Info Market CPO
🗓 Update: Selasa, 5 Mei 2026 |14:54 WIB |Volume: 0.5K • 0.3K • 0.2K DMI • LOCO NGABANG • LOCO PARINDU • LOCO KEMBAYAN • LOCO LUWU
HARGA CPO (ACC/WD)
Grade EUP WNI IBP CTR Winner
N5 N4 (N5)
Vol: 0.5K · DMI
15625 15418 15400 - EUP ACC
N3 N4 (N3)
Vol: 0.5K · DMI
15625 15418 15400 - EUP ACC
N13 N4 (N13)
Vol: 0.2K · LOCO NGABANG
15260 14693 14800 15275 - WD
N6 N4 (N6)
Vol: 0.2K · LOCO PARINDU
15100 14693 14800 15275 - WD
N13 N4 (N13)
Vol: 0.3K · LOCO KEMBAYAN
15075 14693 14700 15175 - WD
N14 N4 (N14)
Vol: 0.5K · LOCO LUWU
- - - - - NO BIDDER
Catatan Pasar
  • EUP mendominasi pada transaksi DMI
  • Segmen LOCO masih dalam tekanan harga
  • Belum ada transaksi pada beberapa titik lokasi
👥Sumber: Internal Market CPO
Advertisement
Model
Regional

Banjir Bali Menelan 9 Korban Jiwa, Denpasar Jadi Wilayah Terparah

banjir bali 10 september 2025 melanda denpasar dan sejumlah wilayah, menewaskan 9 orang serta ratusan warga terdampak.
Banjir Bali 10 September 2025 melanda Denpasar dan sejumlah wilayah, menewaskan 9 orang serta ratusan warga terdampak.

Denpasar, Sinata.id – Banjir Bali yang dipicu hujan deras sejak Selasa malam (9/9/2025) menimbulkan dampak luas di sejumlah daerah. Genangan parah melanda kawasan Padangsambian, Denpasar Barat, hingga merendam rumah warga, fasilitas umum, dan menyebabkan jatuhnya korban jiwa.

Informasi dihimpun, Jalan Kebo Iwa Selatan mulai terendam sekitar pukul 03.00 WITA. Air kemudian masuk ke rumah kos dan permukiman warga satu jam berikutnya. Tinggi genangan bervariasi, dari sebatas paha hingga mencapai pinggang orang dewasa. Sebuah mobil bak terbuka bahkan hampir tenggelam akibat derasnya arus.

Advertisement

Iwan, seorang penghuni kos, menceritakan dirinya terbangun karena mendengar suara benturan tabung gas portabel yang mengapung terbawa air. “Saat saya lihat, air sudah setinggi mata kaki. Saya buru-buru mencabut kabel listrik, sempat tersengat arus, dan menyelamatkan dokumen kantor,” tuturnya, dilansir Rabu (10/9/2025).

Sejumlah barang pribadi miliknya hanyut, mulai dari sepatu hingga helm. Kendaraannya juga sempat terendam hingga ke roda.

Selain Denpasar banjir juga dilaporkan terjadi di sekitar Jembatan Tukad Badung dan Jalan Sulawesi. Rekaman warga memperlihatkan sebuah bangunan bertingkat tiga ambruk akibat hantaman air. Di Jalan Maruti, Denpasar Utara, luapan sungai hampir menenggelamkan jembatan penghubung.

Baca Juga  Dana Desa Orahua Uluzoi Diduga Fiktif Sejak 2020–2025, Warga Minta Audit

Seorang Ibu Ditemukan Tewas Tak Lama Setelah Menghubungi Anak

Bencana banjir di Bali turut merenggut korban jiwa. Endang Cafyaning Ayu (42) ditemukan meninggal setelah terseret arus di Pasar Pengosari, Kerobokan Kaja, Badung. Jasad korban ditemukan dua kilometer dari lokasi hilang, tepatnya di area proyek vila.

Kapolsek Kuta Utara, Kompol I Ketut Agus Pasek Sudina, menjelaskan korban sempat terjebak bersama suaminya, Jumaali (59), di dalam mobil yang tersapu arus Tukad Yeh Poh. “Suaminya berhasil selamat, namun istrinya masih berada di dalam mobil ketika terbawa banjir,” ujarnya.

Jasad korban kemudian ditemukan tertindih reruntuhan tembok proyek. Mobil yang ditumpangi masih dalam pencarian, sementara sang suami menjalani perawatan di rumah sakit akibat luka-luka.

Kisah haru datang dari anak korban, Muhammad Saiful (26), yang sempat menerima telepon dari ibunya pada pukul 04.10 WITA. “Beliau bilang mobil terjebak banjir, tapi setelah saya hubungi lagi, nomor ponselnya sudah tidak aktif. Saya sangat terpukul mendengar ibu ditemukan meninggal dunia,” katanya.

Baca Juga  APBD Asahan 2025 Disesuaikan, Belanja Daerah Capai Rp2,04 Triliun

Status Darurat Bencana Pasca Banjir Bali

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menetapkan status darurat bencana di Bali selama tujuh hari. Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto menyatakan, penetapan status ini diperlukan agar bantuan dari pemerintah pusat dapat segera tersalurkan.

“Hujan deras sejak Selasa malam berdampak pada enam kabupaten/kota. Hingga Rabu sore, sembilan orang meninggal dunia dan lebih dari 600 jiwa terdampak,” jelasnya.

Rincian korban jiwa terdiri dari lima orang di Denpasar, dua di Jembrana, satu di Gianyar, dan satu di Badung. Puluhan keluarga di Jembrana mengungsi, sedangkan di Klungkung tercatat ratusan warga terdampak.

Sebaran Titik Banjir

BPBD Provinsi Bali mencatat 127 titik banjir tersebar di enam wilayah. Denpasar Bali banjir tercatat paling parah dengan 81 titik genangan, diikuti Gianyar 14 titik, Badung 12 titik, Tabanan 8 titik, Jembrana 8 titik, dan Karangasem 4 titik.

Selain banjir, terdapat 20 titik longsor, 14 lokasi pohon tumbang, dua jembatan rusak, serta beberapa bangunan roboh. Kerusakan paling banyak terjadi di Gianyar, Karangasem, dan Denpasar.

Baca Juga  Kota Langsa Masih Gelap Total, Ribuan Warga Bertahan Tanpa Listrik Pascabanjir Bandang

“Prioritas saat ini adalah evakuasi, pembersihan wilayah terdampak, serta koordinasi penanganan darurat bersama instansi terkait,” ungkap Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Bali, Eka Saputra.

Data Korban Menurut Polda Bali

Humas Polda Bali, Kombes Ariasandy, merinci sembilan korban jiwa akibat Bali banjir 10 September 2025, yakni:

  • Denpasar: Nadira (48), Ni Wayan Lenyot, Rio Saputra (20), dan satu korban perempuan belum teridentifikasi.

  • Badung: Endang Cafyaning Ayu (42).

  • Gianyar: Ni Made Latif (70) dan Ni Made Rupet (87).

  • Jembrana: Komang Oka Sudiastawa (34) dan Nita Ulama (23).

Selain itu, enam orang lainnya masih dinyatakan hilang.

BMKG Bali mengeluarkan peringatan dini cuaca ekstrem berupa hujan lebat disertai angin kencang di Denpasar, Gianyar, Badung, dan Karangasem. BNPB meminta masyarakat waspada terhadap kemungkinan banjir susulan, banjir bandang, tanah longsor, hingga pohon tumbang.

“Pemerintah daerah diharapkan aktif menyebarkan informasi serta menyiapkan posko darurat agar penanganan lebih cepat dan tepat,” ujar Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari. (A46)

Advertisement

Komentar

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar di sini