Info Market CPO
🗓 Update: Kamis, 30 April 2026 |18:09 WIB |Volume: 0.5K • 0.3K • 0.2K DMI • FOB TDUKU • LOCO PARINDU • LOCO KEMBAYAN • LOCO NGABANG • LOCO LUWU
HARGA CPO (WD)
Grade EUP WNI IBP CTR Winner
N5 N4 (N5)
Vol: 0.5K · DMI
15312 15225 (KJA) 15400 (AGM) 15450 - WD
N3 N4 (N3)
Vol: 0.5K · DMI
15312 15225 (KJA) 15205 15450 - WD
N6 N4 (N6)
Vol: 0.5K · FOB TDUKU
15112 (PRISCOLIN) 14995 (MM) 15000 (AGM) 15250 - WD
N6 N4 (N6)
Vol: 0.2K · LOCO PARINDU
14787 14490 (MNA) 14600 (PBI) 15100 - WD
N13 N4 (N13)
Vol: 0.3K · LOCO KEMBAYAN
14762 14490 (MNA) 14500 (PBI) 15000 - WD
N13 N4 (N13)
Vol: 0.2K · LOCO NGABANG
14947 14490 (MNA) 14600 (PBI) 15100 - WD
N14 N4 (N14)
Vol: 0.5K · LOCO LUWU
- - - - - NO BIDDER
Catatan Pasar
  • Pasar cenderung melemah pada beberapa lokasi LOCO
  • Persaingan harga cukup ketat antar bidder
  • Masih terdapat beberapa grade tanpa penawaran
👥Sumber: Internal Market CPO
Advertisement
Model
Regional

Kota Langsa Masih Gelap Total, Ribuan Warga Bertahan Tanpa Listrik Pascabanjir Bandang

kota langsa masih dilanda kegelapan pascabanjir bandang. hingga rabu 17 desember 2025, listrik belum pulih, membuat aktivitas warga lumpuh.
Kota Langsa masih dilanda kegelapan pascabanjir bandang. Hingga Rabu 17 Desember 2025, listrik belum pulih, membuat aktivitas warga lumpuh. (Ist)

Sinata.id – Gelap masih menyelimuti Kota Langsa. Hingga Rabu malam (17/12/2025), hampir seluruh penjuru kota di Aceh tersebut belum juga menikmati aliran listrik pascabanjir bandang yang disertai longsor dan terjangan angin kencang. Ribuan warga terpaksa bertahan dalam keterbatasan, menjalani malam-malam panjang tanpa penerangan yang memadai.

Pemadaman listrik berlangsung sejak bencana menerjang kawasan itu beberapa hari lalu.

Advertisement

Meski genangan air di sejumlah lokasi mulai surut, jaringan kelistrikan belum pulih.

Kondisi ini membuat aktivitas warga lumpuh, terutama setelah matahari terbenam.

Rumah-rumah tenggelam dalam gelap, jalanan sepi, dan rasa cemas terus menghantui.

“Begitu malam tiba, semuanya gelap. Anak-anak menangis karena takut, kami orang tua tidak bisa beristirahat dengan tenang,” ujar salah satu warga terdampak banjir.

Baca Juga  Isu Anggota TNI Jadi Korban Longsor Cisarua, Kodam Siliwangi Lakukan Penelusuran

Baca Juga: BSI Terapkan Restrukturisasi Pembiayaan untuk Warga Terdampak Bencana

Ketiadaan listrik berdampak langsung pada sendi kehidupan masyarakat.

Aktivitas rumah tangga tersendat, usaha kecil terpaksa tutup, dan akses informasi nyaris terputus.

Sebagian warga hanya mengandalkan lampu darurat dan genset dengan daya terbatas, sementara lainnya memilih mengurung diri di rumah demi menjaga keselamatan.

Situasi ini memperparah penderitaan warga yang sebelumnya telah kehilangan harta benda akibat terjangan banjir.

Meski air mulai meninggalkan permukiman, kerusakan infrastruktur, khususnya jaringan listrik, masih menjadi persoalan serius yang belum terselesaikan.

Warga pun mendesak pemerintah dan instansi terkait agar segera mempercepat pemulihan layanan kelistrikan.

Baca Juga: Menteri Agama Turun Langsung ke Aceh, Kucurkan Bantuan Kemenag Rp37,95 Miliar

Bagi mereka, listrik bukan sekadar fasilitas, melainkan kebutuhan dasar yang sangat menentukan keselamatan dan keberlangsungan hidup di masa darurat.

Baca Juga  BSI Terapkan Restrukturisasi Pembiayaan untuk Warga Terdampak Bencana

“Air bersih susah, sinyal juga hilang. Semuanya jadi serba terbatas,” kata warga lain menambahkan.

Tak hanya listrik, gangguan juga terjadi pada layanan air bersih dan jaringan komunikasi.

Kondisi ini membuat proses pemulihan sosial dan ekonomi berjalan lambat, sementara kebutuhan warga terus mendesak.

Pemerintah Kota Langsa sebelumnya telah menetapkan status tanggap darurat bencana akibat banjir bandang dan tanah longsor.

Namun, masyarakat berharap status tersebut diikuti langkah nyata di lapangan, terutama pemulihan layanan dasar yang langsung dirasakan warga.

Hingga berita ini ditayangkan, belum ada kejelasan kapan seluruh wilayah Kota Langsa kembali terang.

Warga masih menunggu dalam kegelapan, berharap pemulihan segera dilakukan agar kehidupan bisa kembali berjalan normal. [a46]

Advertisement

Komentar

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar di sini