Oleh: Pdt. Gilbert Lugomendong
Filipi 1:27–30
Keselamatan adalah anugerah Allah yang diterima manusia semata-mata karena kasih karunia-Nya. Namun, kehidupan Kristen tidak berhenti pada penerimaan anugerah. Rasul Paulus, dalam Filipi 1:27–30, menegaskan bahwa setiap orang percaya juga dipanggil untuk hidup berpadanan dengan Injil dan berjuang mempertahankan iman.
Paulus mengingatkan jemaat di Filipi agar tetap berdiri teguh dalam satu roh dan satu tujuan, sekalipun menghadapi tekanan dan penderitaan. Perjuangan iman bukanlah tanda kegagalan, melainkan bagian dari panggilan hidup Kristen yang dijalani bersama Kristus, dengan kekuatan yang bersumber dari anugerah-Nya.
Dalam praktik kehidupan sehari-hari, perjuangan iman tercermin dalam upaya untuk tetap kuat di tengah kesulitan, mendahulukan Yesus di atas segala kepentingan, hidup dalam kekudusan, serta menjaga kesetiaan kepada Tuhan. Perjuangan ini tidak dijalani secara pribadi semata, melainkan dalam kebersamaan iman yang saling menguatkan.
Anugerah dan perjuangan merupakan dua hal yang tidak terpisahkan. Anugerah menyelamatkan, sementara perjuangan iman menjadi wujud ketaatan dan respons orang percaya atas kasih Tuhan, hingga mencapai kemenangan yang telah dijanjikan.
“Anugerah menyelamatkan kita, perjuangan membuktikan kesetiaan kita.” (A27)










Jadilah yang pertama berkomentar di sini