Simalungun, Sinata.id – Aliansi Mahasiswa Pemuda Peduli Danau Toba (AMPDT) menyoroti dugaan pelanggaran yang terjadi di Hotel Khas Parapat.
Ketua AMPDT, Rico Nainggolan, menyebut pihak manajemen hotel diduga melakukan penggelapan pajak serta tidak memenuhi hak-hak pekerja.
Menurut Rico, dugaan tersebut mencakup praktik eksploitasi tenaga kerja, khususnya bagi karyawan yang bekerja melebihi jam kerja tanpa mendapatkan hak yang semestinya.
Selain itu, pihaknya juga menyoroti pengelolaan limbah yang diduga tidak sesuai dengan standar lingkungan.
“Dalam waktu dekat, kami akan menyurati Komisi VI DPR RI untuk menggelar Rapat Dengar Pendapat terkait persoalan ini,” ujar Rico, Minggu (3/5/2026).
Ia menegaskan, manajemen hotel diduga tidak mematuhi ketentuan perundang-undangan, baik terkait perlindungan tenaga kerja, kewajiban perpajakan, maupun pengelolaan lingkungan.
Menanggapi tudingan tersebut, pihak Hotel Khas Parapat melalui Legal Human Capital, Ananda, membantah adanya eksploitasi karyawan. Ia menjelaskan bahwa kondisi operasional hotel sangat dipengaruhi tingkat hunian (occupancy) yang fluktuatif seiring dinamika sektor pariwisata.
Menurutnya, pengaturan kerja karyawan telah disepakati melalui mekanisme briefing di masing-masing departemen. Jika terdapat penyesuaian jam kerja, hal itu akan dikompensasi dengan hari libur sesuai kebutuhan operasional.
Terkait pengelolaan limbah, Ananda menyebut pihak hotel telah terhubung dengan Instalasi Pengelolaan Air Limbah (IPAL) komunal dan rutin diawasi oleh instansi lingkungan hidup melalui verifikasi langsung dan uji laboratorium.
Sementara untuk kewajiban pajak, ia memastikan seluruh pembayaran dilakukan sesuai ketentuan dan berada dalam pengawasan dinas terkait.
“Setiap pembayaran pajak dilakukan berdasarkan invoice resmi dari Badan Pendapatan Daerah Provinsi Sumatera Utara, serta ada pengawasan dari pihak terkait,” jelasnya.
Hingga berita ini diturunkan, klarifikasi lebih lanjut dari pihak manajemen terkait dugaan pelanggaran hak lembur karyawan masih ditunggu. (SN14)









Jadilah yang pertama berkomentar di sini