Simalungun, Sinata.id – Pembangunan Gerai Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di Nagori Bahlias, Kecamatan Bandar, Kabupaten Simalungun, hingga saat ini belum menunjukkan perkembangan.
Bahkan, proyek yang berlokasi di lahan eks perkebunan PT Lonsum tersebut dilaporkan terbengkalai selama dua pekan terakhir.
Berdasarkan pantauan Sinata.id, Selasa (9/6/2026), pondasi bangunan gerai sudah berdiri. Namun, tidak terlihat adanya aktivitas pembangunan di lokasi proyek. Sejumlah material bangunan, seperti pasir dan batu, masih menumpuk di sekitar area pembangunan yang berada tidak jauh dari Tempat Pemakaman Umum (TPU).
Kepala Urusan (Kaur) Nagori Bahlias bermarga Sinaga membenarkan bahwa lahan yang digunakan merupakan aset eks perkebunan Lonsum yang diserahkan kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Simalungun pada tahun 2025.
Meski demikian, ia mengaku tidak mengetahui secara pasti titik lokasi pembangunan gerai tersebut.
“Saya sendiri tidak tahu persis titik lokasinya, tetapi ada yang pernah menyebutkan berada di dekat makam (TPU). Lahan itu memang diserahkan oleh Lonsum kepada Pemkab Simalungun pada tahun 2025,” ujarnya saat ditemui di Kantor Pangulu Nagori Bahlias.
Sementara itu, Ketua KDMP Nagori Bahlias, Dedy, mengungkapkan bahwa pembangunan gerai tersebut sudah tidak berlanjut dalam dua minggu terakhir. Hingga kini, belum ada kepastian mengenai kelanjutan proyek tersebut.
“Belum ada kelanjutan. Kurang lebih sudah dua minggu,” katanya, Rabu (10/6/2026).
Namun, Dedy belum merinci penyebab terhentinya pembangunan gerai tersebut. Ia juga belum dapat memastikan kapan pekerjaan akan kembali dilanjutkan.
Kondisi ini menimbulkan pertanyaan di tengah masyarakat terkait kelanjutan pembangunan Gerai Koperasi Desa Merah Putih yang sebelumnya diharapkan dapat mendukung aktivitas ekonomi dan pelayanan koperasi bagi warga Nagori Bahlias.
Hingga berita ini diterbitkan, pihak terkait masih belum memberikan penjelasan resmi mengenai penyebab terhentinya pembangunan maupun target penyelesaian proyek tersebut. (SN14)










Jadilah yang pertama berkomentar di sini