Banda Aceh, Sinata.id – Sebanyak 392 jemaah haji Aceh yang tergabung dalam kelompok terbang (kloter) BTJ-02 dijadwalkan berangkat dari Makkah menuju Madinah pada Minggu (7/6/2026) pukul 17.00 Waktu Arab Saudi (WAS).
Kloter ini menjadi rombongan pertama asal Aceh yang bergerak ke Madinah setelah menyelesaikan rangkaian puncak ibadah haji di Arafah, Muzdalifah, dan Mina.
Informasi tersebut disampaikan Ketua Kloter BTJ-02, Khairul Huda, melalui keterangan yang diterima wartawan pada Minggu (7/6/2026).
Khairul menjelaskan, saat diberangkatkan dari Embarkasi Aceh, Kloter BTJ-02 berjumlah 391 jemaah. Namun, selama operasional haji terdapat satu jemaah yang wafat dan dua jemaah mutasi masuk ke dalam kloter tersebut sehingga total jemaah yang berangkat ke Madinah menjadi 392 orang.
“Saat berangkat dari Tanah Air, BTJ-02 berjumlah 391 jemaah. Namun satu jemaah telah berpulang ke rahmatullah, yakni H. Mahdi Muhammad Sufi asal Aceh Besar. Selanjutnya terdapat dua jemaah mutasi masuk, yaitu Ibu Fatimah Basyah dari Kloter BTJ-13 dan Bapak Mawardi Muhammad dari Kloter BTJ-08. Dengan demikian jumlah jemaah yang berangkat menuju Madinah sebanyak 392 orang,” jelasnya.
Menurut pria yang akrab disapa Pak Keuchik itu, para jemaah menyambut antusias keberangkatan menuju Madinah setelah menuntaskan seluruh rangkaian utama ibadah haji.
“Alhamdulillah, semangat jemaah sangat baik. Mereka telah menyelesaikan fase utama ibadah haji dan kini bersiap melanjutkan perjalanan ke Madinah. Kami terus mengingatkan jemaah agar menjaga kesehatan, memperhatikan waktu istirahat, dan mengikuti arahan petugas selama perjalanan maupun selama berada di Madinah,” ujarnya.
Perbanyak Ibadah di Masjid Nabawi
Selama berada di Madinah, para jemaah dijadwalkan memperbanyak ibadah di Masjid Nabawi, melaksanakan salat berjamaah, serta berziarah ke makam Rasulullah SAW dan sejumlah lokasi bersejarah Islam lainnya.
Sementara itu, dokter kloter BTJ-02, Balqis Susianty, memastikan seluruh jemaah yang akan berangkat menuju Madinah berada dalam kondisi sehat.
“Hasil pemantauan tim kesehatan menunjukkan seluruh jemaah yang akan diberangkatkan ke Madinah dalam kondisi sehat dan layak melakukan perjalanan. Kami terus mengingatkan jemaah untuk menjaga hidrasi, mengonsumsi obat secara teratur bagi yang memiliki penyakit penyerta, serta menghindari aktivitas yang dapat menyebabkan kelelahan berlebihan,” katanya.










Jadilah yang pertama berkomentar di sini