Info Market CPO
🗓 Update: Kamis, 04 Juni 2026 |17:08 WIB |Volume: 0.5K • 0.5K • 0.5K • 0.5K • 0.5K • 0.5K DMI • BLW • FOB TDUKU • FRC TBAYUR • FRC PLMBG • LOCO LUWU
HARGA CPO (ACC/WD)
Grade EUP WNI IBP CTR Winner
MERANTI7 N4 (MERANTI7)
Vol: 0.5K · DMI
15025 (AGM) 15010 (IBP) 14921 (EUP) 15075 AGM ACC
N4 N4 (N4)
Vol: 0.5K · BLW
15025 (ARM) 15010 (MM) 14951 (EOP) 15075 ARM ACC
N6 N4 (N6)
Vol: 0.5K · FOB TDUKU
14825 (AGM) 14785 (MM) 14736 (PRISCOLIN) 14875 AGM ACC
N6 N4 (N6)
Vol: 0.5K · FRC TBAYUR
14880 (WIRA) 14759 (WNI) 8000 (PRCW) 14945 WIRA ACC
N7 N4 (N7)
Vol: 0.5K · FRC PLMBG
14875 (AGM) 14860 (MM) 14771 (PRISCOLIN) 14925 AGM ACC
N14 N4 (N14)
Vol: 0.5K · LOCO LUWU
- - - - NO BIDDER
Catatan Pasar
  • Tender PTPN didominasi transaksi ACC dengan persaingan harga yang cukup ketat antar bidder. AGM memenangkan tender DMI, FOB TDUKU, dan FRC PLMBG, sementara ARM unggul di BLW dan WIRA memenangkan tender FRC TBAYUR. Tender LOCO LUWU belum terdapat bidder.
👥Sumber: Internal Market CPO
Model
Simalungun

Miliki 512 Siswa, SD Plus Tiga Balata Simalungun Masih Butuh Perpustakaan dan Toilet yang Layak

miliki 512 siswa, sd plus tiga balata simalungun masih butuh perpustakaan dan toilet yang layak
SD Negeri 091473 Plus Tiga Balata. (sinata)

Simalungun, Sinata.id – Kepala SD Negeri 091473 Plus Tiga Balata,  Riong Silaban, berharap sekolah yang dipimpinnya dapat memiliki fasilitas perpustakaan dan toilet yang lebih layak guna menunjang kegiatan belajar mengajar.

Harapan tersebut disampaikannya saat ditemui di ruang kerjanya di Jalan Besar Parapat-Tiga Balata, Kecamatan Jorlang Hataran, Kabupaten Simalungun, Kamis (4/6/2026).

Advertisement

Riong menjelaskan, fasilitas perpustakaan yang ada saat ini belum berfungsi secara optimal. Ruangan yang digunakan sebagai perpustakaan merupakan bangunan kosong yang sebelumnya dipersiapkan untuk memenuhi kebutuhan akreditasi sekolah.

“Ruangan yang saat ini digunakan sebagai perpustakaan sebenarnya merupakan ruang kosong yang dimanfaatkan saat proses akreditasi,” ujarnya.

Selain perpustakaan, kondisi toilet sekolah juga menjadi perhatian. Menurut Riong, bangunan toilet yang dibangun sejak tahun 2003 tersebut membutuhkan perbaikan agar dapat memberikan kenyamanan bagi siswa dan tenaga pendidik.

Baca Juga  Lewat Pendampingan, Kejari Simalungun Kawal Dana Desa 2026

Ia menjelaskan bahwa keterbatasan anggaran menjadi kendala utama dalam pembangunan sarana dan prasarana sekolah. Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS), kata dia, tidak dapat digunakan untuk pembangunan gedung baru.

“Dana BOS tidak diperuntukkan untuk pembangunan bangunan baru. Penggunaannya hanya dapat dilakukan untuk perawatan dan perbaikan terbatas,” jelasnya.

Meski masih menghadapi keterbatasan fasilitas, Riong tetap optimistis terhadap perkembangan sekolah yang dipimpinnya. Berbagai prestasi telah diraih siswa, termasuk keberhasilan meraih juara dalam ajang Olimpiade tingkat Kabupaten Simalungun.

Menurutnya, capaian tersebut tidak terlepas dari kerja sama yang baik antara pihak sekolah, guru, orang tua siswa, serta berbagai pemangku kepentingan.

“Kerja sama antara guru, orang tua murid, dan stakeholder selama ini berjalan sangat baik. Disiplin, komunikasi, serta kegiatan ekstrakurikuler juga terus berkembang dengan positif,” katanya.

Baca Juga  Kejari Simalungun Bekali Kepala SMK Kelola Dana BOSP, Cegah Penyimpangan Sejak Dini

Saat ini, SDN 091473 Plus Tiga Balata memiliki 35 personel yang terdiri dari guru, pegawai, dan tenaga honorer. Sekolah tersebut juga memiliki 23 ruang kelas dengan jumlah peserta didik mencapai 512 siswa.

Pihak sekolah berharap adanya dukungan dari berbagai pihak agar kebutuhan sarana pendidikan, khususnya perpustakaan dan toilet yang layak, dapat segera terpenuhi demi meningkatkan kualitas layanan pendidikan bagi siswa. (SN14)

SD Negeri 091473 Plus Tiga Balata. (sinata)

 

Advertisement

Komentar

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar di sini