Pematangsiantar, Sinata.id – Warga Gang Damai, Kelurahan Simarimbun, Kecamatan Siantar Marihat, Kota Pematangsiantar, Sumatera Utara digegerkan dengan penemuan seorang wanita bernama Risma boru Siahaan (50) dalam kondisi meninggal dunia di dalam rumahnya, Rabu (3/6/2026).
Peristiwa itu pertama kali diketahui oleh warga yang hendak berbelanja di kedai milik korban. Kecurigaan muncul karena kedai tersebut belum juga buka hingga pagi hari, padahal korban dikenal selalu membuka usahanya lebih awal.
Beberapa warga kemudian mendatangi rumah korban. Saat diperiksa, rumah dalam keadaan tertutup. Setelah pintu berhasil dibuka, warga mendapati Risma Boru Siahaan sudah tergeletak dan tidak bernyawa.
Penemuan tersebut langsung mengundang perhatian warga sekitar. Polisi yang menerima laporan segera turun ke lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan mengamankan area sekitar.
Dari informasi yang diperoleh, sejumlah barang berharga milik korban diduga hilang, di antaranya cincin, telepon genggam, serta sepeda motor.
Pihak keluarga yang masih berduka meminta aparat kepolisian bekerja cepat dan profesional untuk mengungkap penyebab kematian korban. Keluarga menilai terdapat sejumlah kejanggalan yang perlu diusut secara menyeluruh.
“Kami memohon dan mendesak pihak kepolisian agar mengusut tuntas kasus ini. Jangan sampai ada yang ditutupi. Kami ingin mengetahui apa sebenarnya yang terjadi kepada keluarga kami dan siapa yang bertanggung jawab jika memang ada unsur kejahatan,” ujar boru Silalahi salah seorang anggota keluarga korban.
Keluarga juga berharap hasil autopsi dapat segera diketahui untuk memberikan kejelasan terkait penyebab kematian korban.
“Kami percaya kepada pihak kepolisian, tetapi kami berharap penyelidikan dilakukan secara serius hingga pelaku, jika ada, dapat ditemukan dan diproses sesuai hukum yang berlaku,” tambahnya
Saat ini jenazah Risma telah dibawa ke rumah sakit untuk menjalani autopsi dan pemeriksaan forensik. Sementara itu, kepolisian masih melakukan penyelidikan dengan mengumpulkan keterangan saksi serta menelusuri keberadaan barang-barang milik korban yang dilaporkan hilang. (SN10)










Jadilah yang pertama berkomentar di sini