Info Market CPO
🗓 Update: Rabu, 20 Mei 2026 |18:50 WIB |Volume: 0.5K • 2.6K • 0.5K • 0.5K • 0.2K DMI • FOB PALOPO • DMI • DMI • LOCO PARINDU
HARGA CPO (ACC/WD)
Grade EUP WNI IBP CTR Winner
N5 N4 (N5)
Vol: 0.5K · DMI
- 14500 (IMT) 12100 (IBP) 15500 - WD
N14 N4 (N14)
Vol: 2.6K · FOB PALOPO
- - - - - NO BIDDER
N4 N4 (N4)
Vol: 0.5K · DMI
- 14500 (IMT) 12100 (IBP) 15500 - WD
N3 N4 (N3)
Vol: 0.5K · DMI
- 14500 (IMT) 12100 (IBP) 15500 - WD
N13 N4 (N13)
Vol: 0.2K · LOCO PARINDU
- 11010 (MNA) - 15150 WD
Catatan Pasar
  • Tender PTPN didominasi status WD. Tender DMI mencatat CTR di level 15.500 dengan bidder IMT, IBP, dan PAA. Tender FOB PALOPO belum terdapat bidder. Tender LOCO PARINDU mencatat penawaran MNA di level 11.010 dengan CTR 15.150.
👥Sumber: Internal Market CPO
Model
Nasional

Komisi I DPR Apresiasi Diplomasi Pemerintah Bebaskan Aktivis Kemanusiaan dari Israel

komisi i dpr apresiasi diplomasi pemerintah bebaskan aktivis kemanusiaan dari israel
Sukamta (ft: PKS)

Jakarta, Sinata.id – Wakil Ketua Komisi I DPR RI, Sukamta, mengapresiasi langkah cepat Pemerintah Indonesia dalam membebaskan sejumlah aktivis kemanusiaan Indonesia yang sempat ditahan otoritas Israel saat menjalankan misi kemanusiaan untuk Gaza.

Menurutnya, keberhasilan tersebut menunjukkan komitmen negara dalam memberikan perlindungan kepada warga negara Indonesia (WNI) melalui diplomasi yang aktif dan terkoordinasi.

Advertisement

Dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Jumat (22/5/2026), Sukamta menilai respons pemerintah, khususnya melalui Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia, patut diapresiasi karena bergerak cepat sejak informasi penahanan para aktivis diterima.

“Pemerintah telah menunjukkan komitmen dalam melindungi warga negara Indonesia di luar negeri. Upaya diplomasi yang cepat dan terukur menjadi faktor penting dalam proses pembebasan para aktivis kemanusiaan tersebut,” ujarnya.

Baca Juga  Daftar Lokasi yang Belum Bisa Diakses Akibat Banjir Sumatera

Politisi Fraksi PKS itu menekankan pentingnya peran Kementerian Luar Negeri beserta seluruh perwakilan Indonesia di berbagai negara dalam menangani persoalan yang melibatkan WNI di luar negeri.

Menurutnya, penguatan koordinasi diplomatik, pemantauan kondisi warga negara, hingga fasilitasi pemulangan harus terus dilakukan sebagai bagian dari tanggung jawab negara dalam memberikan perlindungan kepada warganya.

Sukamta juga menilai keberhasilan pembebasan para aktivis tidak terlepas dari sinergi yang baik antarinstansi terkait. Melalui koordinasi yang efektif, proses evakuasi hingga pemulangan dapat berjalan aman dan sesuai prosedur.

“Koordinasi lintas lembaga menjadi kunci agar setiap persoalan yang dihadapi WNI di luar negeri dapat ditangani secara cepat dan tepat,” katanya.

Baca Juga  PDIP Respons Usulan Ambang Batas 13 Kursi DPR, Hasto: Perlu Dialog Semua Parpol

Selain itu, ia menyampaikan apresiasi kepada sejumlah negara sahabat yang turut membantu proses perlindungan dan pemulangan para aktivis. Salah satu yang disorot adalah peran Turki yang dinilai memberikan dukungan penting dalam proses pemulangan sebelum para aktivis kembali ke Indonesia.

Sukamta menambahkan, kerja sama internasional dalam isu kemanusiaan sangat diperlukan, terutama untuk menjamin keselamatan relawan dan aktivis yang bertugas di wilayah konflik.

Ia berharap solidaritas dunia internasional terhadap upaya kemanusiaan bagi masyarakat Palestina terus diperkuat agar bantuan yang dibutuhkan warga sipil dapat tersalurkan dengan aman.

Di akhir pernyataannya, Sukamta menegaskan Indonesia selama ini konsisten mendukung nilai-nilai kemanusiaan dan perdamaian dunia. Karena itu, berbagai langkah diplomasi pemerintah dalam melindungi WNI sekaligus mendukung misi kemanusiaan internasional perlu terus mendapat dukungan dari berbagai pihak. (A18)

Baca Juga  Kemenkes Catat 8.244 Suspek Campak Awal 2026, 21 KLB Terjadi di 11 Provinsi

Sumber: Parlementaria

Advertisement

Komentar

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar di sini