Info Market CPO
🗓 Update: Rabu, 13 Mei 2026 |18:41 WIB |Volume: 0.5K • 0.5K • 0.2K • 2.6K DMI • DMI • LOCO PARINDU • FOB PALOPO
HARGA CPO (ACC/WD)
Grade EUP WNI IBP CTR Winner
N5 N4 (N5)
Vol: 0.5K · DMI
14975 14918 (AGM) 14907 (PAA) 15100 EUP ACC
N3 N4 (N3)
Vol: 0.5K · DMI
14975 14918 (AGM) 14907 (PAA) 15100 EUP ACC
N13 N4 (N13)
Vol: 0.2K · LOCO PARINDU
14535 14399 (MNA) 14400 (PBI) 14750 - WD
N14 N4 (N14)
Vol: 2.6K · FOB PALOPO
- - - - - NO BIDDER
Catatan Pasar
  • EUP mendominasi transaksi DMI Persaingan harga masih cukup kompetitif antar bidder Tender LOCO PARINDU berakhir WD Tender FOB PALOPO belum terdapat bidder
👥Sumber: Internal Market CPO
Model
Nasional

Dedi Mulyadi Wacanakan Hapus Pajak Kendaraan

dedi mulyadi
Dedi Mulyadi. (Foto: Ist)

Bandung, Sinata.id  – Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi melontarkan wacana baru terkait sistem pendapatan daerah dengan menghapus Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dan menggantinya dengan sistem jalan berbayar di seluruh ruas jalan provinsi.

Wacana tersebut disampaikan Dedi dalam rapat paripurna di Gedung DPRD Jawa Barat, Bandung, Senin (11/5/2026).

Advertisement

Menurut Dedi Mulyadi, gagasan itu muncul sebagai respons terhadap meningkatnya penggunaan kendaraan listrik yang saat ini tidak dikenakan pajak kendaraan bermotor.

Selain itu, ia menilai sistem jalan berbayar akan lebih adil karena biaya hanya dibebankan kepada masyarakat yang benar-benar menggunakan jalan provinsi.

“Kalau pengen berkeadilan, pajak kendaraan bermotor dihapus, diganti dengan jalan berbayar. Siapa yang pakai jalan provinsi, bayar,” ujar Dedi.

Ia menilai sistem pajak tahunan yang berlaku saat ini kurang tepat karena banyak kendaraan yang lebih sering terparkir di rumah namun tetap dikenakan pajak penuh setiap tahun.

Meski demikian, Dedi menegaskan wacana tersebut masih sebatas konsep dan belum akan diterapkan dalam waktu dekat.

Advertisement

Komentar

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar di sini