Info Market CPO
🗓 Update: Kamis, 7 Mei 2026 |18:20 WIB |Volume: 0.5K • 0.2K • 1K DMI • LOCO PARINDU • LOCO LUWU
HARGA CPO (WD)
Grade EUP WNI IBP CTR Winner
N5 N4 (N5)
Vol: 0.5K · DMI
15222 15200 (IMT) 15220 (AGM) 15350 - WD
N3 N4 (N3)
Vol: 0.5K · DMI
15222 15200 (IMT) 15220 (AGM) 15350 - WD
N6 N4 (N6)
Vol: 0.2K · LOCO PARINDU
14782 14455 (MNA) 14600 (PBI) 15000 - WD
N6 N4 (N6)
Vol: 0.2K · LOCO PARINDU
15100 14693 14800 15275 - WD
N14 N4 (N14)
Vol: 1K · LOCO LUWU
- - - - - NO BIDDER
Catatan Pasar
  • Harga relatif stabil pada transaksi DMI
  • Selisih harga antar bidder sangat tipis
  • Masih terdapat lokasi tanpa penawaran
👥Sumber: Internal Market CPO
Nasional

Menag Nasaruddin Diserang Hoaks soal Kekerasan Seksual di Ponpes Pati

menag
Menteri Agama Nasaruddin Umar. (Foto: tangkapan layar)

Jakarta, Sinata.id – Nasaruddin Umar menegaskan dirinya tidak pernah mentoleransi segala bentuk kekerasan seksual di lingkungan pendidikan agama.

Menyusul maraknya hoaks dan disinformasi di media sosial yang menyerang dirinya terkait kasus dugaan kekerasan seksual di pondok pesantren di Pati.

Advertisement

Menag menyebut berbagai narasi yang beredar di media sosial sengaja diframing untuk menyerang dirinya dengan mengaitkan kasus tersebut kepada Kementerian Agama.

“Sikap saya terkait tindak kekerasan seksual itu jelas dan tegas. Tidak ada toleransi untuk tindak kekerasan seksual. Saya tidak pernah menoleransi sedikit pun tindakan yang mencederai martabat kemanusiaan,” tegas Nasaruddin di Jakarta, Rabu (6/5/2026).

Menurutnya, penolakan terhadap kekerasan seksual bukan hanya sebagai sikap seorang Menteri Agama, tetapi juga sebagai bentuk tanggung jawab moral dan kemanusiaan.

“Saya tidak hanya sebagai Menteri Agama, tapi sebagai seorang manusia juga menyatakan semua yang bertentangan dengan moralitas itu harus menjadi musuh bersama,” sambungnya dilansir Kamis (7/5/2026).

Nasaruddin menekankan lembaga pendidikan agama, termasuk pondok pesantren, harus menjadi ruang aman dan bermartabat bagi peserta didik.

“Lembaga pendidikan agama harus menjadi tempat paling aman bagi anak-anak kita untuk belajar, harus menjadi contoh masyarakat yang ideal,” ujarnya.

Advertisement

Komentar

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar di sini