Siantar, Sinata.id – Gaya komunikasi kepala daerah kerap menjadi cerminan cara mereka membangun hubungan dengan masyarakat.
Di kawasan Siantar-Simalungun, publik mulai membandingkan pendekatan komunikasi Wesly Silalahi dan Anton Achmad Saragih yang dinilai memiliki karakter berbeda dalam menyampaikan pesan kepada warga.
Wesly Silalahi dikenal cukup aktif membagikan kutipan ayat-ayat Alkitab dalam komunikasi publiknya.
Bagi sebagian masyarakat, langkah tersebut dianggap sebagai upaya menyampaikan pesan moral dan nilai-nilai religius kepada warga Kota Pematangsiantar.
Namun di sisi lain, muncul pula pandangan kritis bahwa penyampaian pesan keagamaan oleh kepala daerah seharusnya dibarengi dengan implementasi nyata dalam tata kelola pemerintahan, pelayanan publik, hingga keberpihakan terhadap masyarakat.
Sebagian warga menilai komunikasi simbolik bernuansa religius memang penting, tetapi publik juga menunggu konsistensi antara pesan moral dengan kebijakan konkret di lapangan.
Secara umum, gaya komunikasi Wesly terlihat formal, tenang, dan terstruktur. Dalam berbagai pidato resmi, ia cenderung menggunakan bahasa birokratis dengan penyampaian yang rapi dan hati-hati.









Jadilah yang pertama berkomentar di sini