Info Market CPO
🗓 Update: Kamis, 30 April 2026 |18:09 WIB |Volume: 0.5K • 0.3K • 0.2K DMI • FOB TDUKU • LOCO PARINDU • LOCO KEMBAYAN • LOCO NGABANG • LOCO LUWU
HARGA CPO (WD)
Grade EUP WNI IBP CTR Winner
N5 N4 (N5)
Vol: 0.5K · DMI
15312 15225 (KJA) 15400 (AGM) 15450 - WD
N3 N4 (N3)
Vol: 0.5K · DMI
15312 15225 (KJA) 15205 15450 - WD
N6 N4 (N6)
Vol: 0.5K · FOB TDUKU
15112 (PRISCOLIN) 14995 (MM) 15000 (AGM) 15250 - WD
N6 N4 (N6)
Vol: 0.2K · LOCO PARINDU
14787 14490 (MNA) 14600 (PBI) 15100 - WD
N13 N4 (N13)
Vol: 0.3K · LOCO KEMBAYAN
14762 14490 (MNA) 14500 (PBI) 15000 - WD
N13 N4 (N13)
Vol: 0.2K · LOCO NGABANG
14947 14490 (MNA) 14600 (PBI) 15100 - WD
N14 N4 (N14)
Vol: 0.5K · LOCO LUWU
- - - - - NO BIDDER
Catatan Pasar
  • Pasar cenderung melemah pada beberapa lokasi LOCO
  • Persaingan harga cukup ketat antar bidder
  • Masih terdapat beberapa grade tanpa penawaran
👥Sumber: Internal Market CPO
Advertisement
Model
Hukum & Peristiwa

Moge Tabrak Bocah 10 Tahun hingga Tewas di Toraja Utara

rombongan moge
Ilustrasi rombongan moge. (Foto: Ist)
Toraja Utara, Sinata.id  – Moge Harley-Davidson menewaskan seorang bocah berusia 10 tahun di Kabupaten Toraja Utara. Polisi hingga kini masih menyelidiki penyebab pasti insiden tersebut.

Peristiwa tragis itu terjadi di Jalan Poros Rantepao–Palopo, tepatnya di Kelurahan Nanggala Sangpiak Salu, Kecamatan Nanggala, pada Kamis (30/4/2026) sekitar pukul 17.00 Wita.

Korban diketahui bernama Julfian (10), yang meninggal dunia setelah tertabrak sepeda motor yang melaju tanpa kendali usai pengendaranya terjatuh di jalan.

Advertisement

Kasat Lantas Polres Toraja Utara, Muhammad Nasrum Sujana, mengatakan pihaknya masih mendalami kronologi dan penyebab kecelakaan tersebut. Polisi telah memeriksa pengendara moge berinisial RDN, sejumlah saksi, serta rekaman video yang beredar di media sosial.

Baca Juga  Digerebek di Serbelawan, Pemuda 19 Tahun Ditangkap, 21 Paket Sabu Disita Polisi

“Menurut pengakuan pengendara, saat kejadian ia melambaikan tangan ke warga, bukan melakukan freestyle. Kemungkinan kehilangan konsentrasi,” ujar Nasrum, Sabtu (2/5).

Meski demikian, polisi tidak menutup kemungkinan adanya faktor lain. Pasalnya, beredar video dan keterangan warga yang menyebut pengendara sempat berdiri di atas motor sebelum terjatuh.

Dalam rekaman yang beredar, warga juga menyebut motor tetap melaju sendiri setelah pengendaranya terjatuh hingga akhirnya menabrak korban di pinggir jalan.

Polisi saat ini turut mendalami dugaan aktivitas merekam video atau penggunaan ponsel saat rombongan melintas.

“Informasi dari masyarakat menyebut ada yang sempat merekam. Itu juga masih kami dalami,” tambahnya.

Rombongan moge tersebut diperkirakan berjumlah sekitar 15 kendaraan yang bergerak dari arah Palopo menuju Rantepao. Pengendara yang terlibat kecelakaan berada di posisi paling belakang atau sebagai sweeper.

Baca Juga  Dikonfirmasi Soal Judi, Kasat Reskrim Polres Pematangsiantar Blokir Nomor Wartawan

Advertisement

Komentar

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar di sini