Info Market CPO
πŸ—“ Update: Rabu, 13 Mei 2026 |18:41 WIB |Volume: 0.5K β€’ 0.5K β€’ 0.2K β€’ 2.6K β€’DMI β€’ DMI β€’ LOCO PARINDU β€’ FOB PALOPO
HARGA CPO (ACC/WD)
Grade EUP WNI IBP CTR Winner
N5 N4 (N5)
Vol: 0.5K Β· DMI
14975 14918 (AGM) 14907 (PAA) 15100 EUP ACC
N3 N4 (N3)
Vol: 0.5K Β· DMI
14975 14918 (AGM) 14907 (PAA) 15100 EUP ACC
N13 N4 (N13)
Vol: 0.2K Β· LOCO PARINDU
14535 14399 (MNA) 14400 (PBI) 14750 - WD
N14 N4 (N14)
Vol: 2.6K Β· FOB PALOPO
- - - - - NO BIDDER
Catatan Pasar
  • EUP mendominasi transaksi DMI Persaingan harga masih cukup kompetitif antar bidder Tender LOCO PARINDU berakhir WD Tender FOB PALOPO belum terdapat bidder
πŸ‘₯Sumber: Internal Market CPO
Model
Regional

Bupati Tapsel Jadikan Kolam Lele PKK Huraba sebagai Penyangga Pangan

bupati tapanuli selatan h. gus irawan pasaribu mulai mengarahkan program makan bergizi gratis (mbg) bukan hanya sebagai program pemenuhan gizi masyarakat, tetapi juga sebagai penggerak ekonomi desa yang menopang hasil produksi warga.
Bupati Tapsel Gus Irawan Pasaribu berikan bantuan kolam dan bibit lele ke warga

Tapanuli Selatan, Sinata.id – Bupati Tapanuli Selatan H. Gus Irawan Pasaribu mulai mengarahkan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) bukan hanya sebagai program pemenuhan gizi masyarakat, tetapi juga sebagai penggerak ekonomi desa yang menopang hasil produksi warga.

Langkah itu ditandai dengan penyerahan bantuan kolam lele kepada Kelompok PKK Desa Huraba, Kecamatan Angkola Timur, Selasa, (28/4/2026), dalam program desa binaan kategori Aku Hatinya PKK.

Advertisement

Menurut Gus Irawan, persoalan utama usaha mikro dan kelompok binaan selama ini bukan pada produksi, melainkan akses pasar. Banyak hasil budidaya warga tidak terserap meski kualitasnya baik.

β€œMasalah utama UMKM itu pasar. Produksi ada, kualitas bagus, tapi tidak terserap. Maka kita siapkan offtaker melalui BUMD agar hasil masyarakat punya kepastian pembeli,” kata Gus Irawan.

Baca Juga  PDI Perjuangan Buka Data APBN 2026, Dana MBG Jadi Sorotan Publik

Ia menjelaskan, dapur MBG akan menjadi pusat ekosistem pangan baru di desa. Limbah dapur diolah menjadi pakan ikan, hasil budidaya ikan disuplai kembali ke dapur MBG, sementara kebutuhan telur, ayam, sayur, hingga umbi-umbian dipenuhi dari pekarangan rumah warga.

Dengan skema itu, desa tidak lagi sekadar menjadi penerima manfaat, tetapi produsen utama dalam rantai pasok pangan daerah.

β€œKalau ini berjalan, uang tidak keluar dari desa. Semua berputar di masyarakat sendiri,” ujarnya.

Pemkab Tapsel juga tengah menyiapkan depo pakan untuk menekan tingginya harga pakan ikan akibat panjangnya rantai distribusi. Pemerintah bahkan merancang gerakan satu juta ton jagung sebagai penopang bahan baku pakan ternak dan perikanan.

Baca Juga  Lewat Musrenbang Sumut, Gus Irawan Dorong Sinkronisasi Investasi dan Industrialisasi Daerah

Bupati menyebut Gerakan Seribu Kolam telah tercapai pada akhir 2025. Target berikutnya adalah swasembada ikan dan penguatan produksi telur, mengingat Tapanuli Selatan masih mengalami defisit hingga 90 persen kebutuhan telur.

Kepala Dinas Perikanan Tapsel, Syaiful, mengatakan bantuan yang diberikan meliputi 12 unit kolam bundar yang tersebar di tiga titik, yakni enam unit di sekitar Kantor Desa Huraba, tiga unit di Dusun Pintu Langit, dan tiga unit di Dusun Poken Huraba.

Selain itu, pemerintah juga menyalurkan 22 ribu bibit ikan ukuran 7–8 sentimeter, dengan tahap awal sebanyak 12 ribu ekor, serta pakan ikan sebanyak 48 sak atau sekitar 1.060 kilogram.

β€œKami berharap ini tidak hanya menambah pendapatan masyarakat, tetapi juga mendukung percepatan penurunan stunting dan penguatan ketahanan pangan keluarga,” kata Syaiful.

Baca Juga  Bhabinkamtibmas Sei Raja Ajak Warga Peduli Sungai dan Bijak Bermedsos

Kepala Desa Huraba, Mara Muba, mengatakan bantuan tersebut membuka peluang besar bagi masyarakat untuk membangun usaha berkelanjutan.

β€œKami siap menjaga dan mengembangkan program ini agar manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat,” ujarnya.

Di akhir kunjungan, Bupati bersama Ketua TP PKK Tapsel Ny Murni Gus Irawan Pasaribu meninjau langsung lokasi kolam binaan dan menyerahkan buku saku budidaya ikan nila serta lele kepada kelompok penerima. (SN18)

Advertisement

Komentar

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar di sini