Pematangsiantar, Sinata.id – Puluhan warga yang tergabung dalam forum korban dugaan penipuan dan penggelapan di BNI Kota Pematangsiantar menggelar aksi damai di depan kantor BNI di Jalan Merdeka, Senin (27/4/2026).
Dalam aksi tersebut, para pengunjuk rasa menuntut pengembalian dana yang mereka klaim mencapai Rp4,2 miliar.
Salah seorang korban, Hotna Rumasi Lumban Toruan, secara lantang menyampaikan kekecewaannya terhadap pihak bank.
“BNI penipu, pembohong, kembalikan uang kami,” ujarnya dalam orasi.
Korban lainnya juga mengungkapkan dampak kerugian yang dialaminya. Ia menyebut uang tersebut rencananya digunakan untuk biaya pendidikan.
“Kembalikan uang kami. Uang itu akan saya gunakan untuk melanjutkan pendidikan. Itu uang orang tua saya,” katanya.
Aksi yang semula berlangsung tertib sempat memanas setelah massa menunggu kehadiran pihak pimpinan BNI yang disebut akan menemui mereka, namun tidak kunjung hadir.
Situasi tersebut memicu aksi pemblokiran Jalan Merdeka oleh para demonstran, sehingga menyebabkan arus lalu lintas mengalami kemacetan panjang di sekitar lokasi.
Hingga berita ini diturunkan, kondisi lalu lintas masih tersendat. Aparat kepolisian terlihat berupaya membuka jalur dan menenangkan massa.
Sementara itu, pihak BNI belum memberikan keterangan resmi terkait tuntutan pengembalian dana sebesar Rp4,2 miliar tersebut. (SN14)










Jadilah yang pertama berkomentar di sini