Info Market CPO
πŸ—“ Update: Rabu, 20 Mei 2026 |18:50 WIB |Volume: 0.5K β€’ 2.6K β€’ 0.5K β€’ 0.5K β€’ 0.2K β€’DMI β€’ FOB PALOPO β€’ DMI β€’ DMI β€’ LOCO PARINDU
HARGA CPO (ACC/WD)
Grade EUP WNI IBP CTR Winner
N5 N4 (N5)
Vol: 0.5K Β· DMI
- 14500 (IMT) 12100 (IBP) 15500 - WD
N14 N4 (N14)
Vol: 2.6K Β· FOB PALOPO
- - - - - NO BIDDER
N4 N4 (N4)
Vol: 0.5K Β· DMI
- 14500 (IMT) 12100 (IBP) 15500 - WD
N3 N4 (N3)
Vol: 0.5K Β· DMI
- 14500 (IMT) 12100 (IBP) 15500 - WD
N13 N4 (N13)
Vol: 0.2K Β· LOCO PARINDU
- 11010 (MNA) - 15150 – WD
Catatan Pasar
  • Tender PTPN didominasi status WD. Tender DMI mencatat CTR di level 15.500 dengan bidder IMT, IBP, dan PAA. Tender FOB PALOPO belum terdapat bidder. Tender LOCO PARINDU mencatat penawaran MNA di level 11.010 dengan CTR 15.150.
πŸ‘₯Sumber: Internal Market CPO
Model
Regional

7.061 Warga Tapteng Terima Bantuan Isi Hunian dari Kemensos RI

kementerian sosial (kemensos) ri salurkan dana stimulan untuk isi hunian dan bantuan pemulihan ekonomi bagi warga terdampak bencana alam banjir bandang dan tanah longsor di tapanuli tengah (tapteng).
Penyaluran bantuan stimulan di Kantor Pos Tapteng untuk warga terdampak bencana banjir dan longsor

Tapanuli Tengah, Sinata.id – Kementerian Sosial (Kemensos) RI salurkan dana stimulan untuk isi hunian dan bantuan pemulihan ekonomi bagi warga terdampak bencana alam banjir bandang dan tanah longsor di Tapanuli Tengah (Tapteng).

Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas (Kadis) Sosial Tapteng, Mariati Manullang mengatakan, bantuan bertujuan memulihkan hunian dan ekonomi warga tersebut, mulai disalurkan sejak kemarin, 24 April 2026 hingga 28 April 2026 mendatang, melalui sejumlah Kantor Pos di Tapteng.

Advertisement

Ia mengungkapkan, setiap KK menerima bantuan sebesar Rp8 juta. Total dana stimulan isi hunian dan bantuan pemulihan ekonomi tahap pertama tersebut sebesar Rp56.488.000.000 untuk 7.061 Keluarga Penerima Manfaat (KPM).

β€œPenyaluran tahap pertama ini dilaksanakan sesuai prosedur dan ketentuan yang berlaku, data penerima bantuan berdasarkan hasil pendataan, verifikasi, dan validasi resmi pemerintah,” kata Mariati via selular, Sabtu (25/4/2026), pagi.

Baca Juga  Warga dan Polres Tapteng Ungkap Kasus Dugaan Cabul Terhadap Bocah 8 Tahun dan Pencurian

Mariati menjelaskan, tidak semua warga terdampak otomatis menjadi penerima bantuan. Apabila terdapat data yang tidak sesuai kriteria, akan diturunkan (take down) dari daftar penerima bantuan.

Mariati menegaskan, keputusan tersebut bersifat final berdasarkan hasil verifikasi lapangan, yang di lampirkan dengan berita acara dari aparat kecamatan, lurah, dan kepala desa. (SN16)

Advertisement

Komentar

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar di sini