Info Market CPO
πŸ—“ Update: Senin, 11 Mei 2026 |15:20 WIB |Volume: 0.5K β€’ 0.2K β€’ 2.6K β€’DMI β€’ LOCO NGABANG β€’ LOCO KEMBAYAN β€’ LOCO PARINDU β€’ FOB PALOPO
HARGA CPO (ACC/WD)
Grade EUP WNI IBP CTR Winner
N5 N4 (N5)
Vol: 0.5K Β· DMI
15325 15217 (PAA) 15203 - EUP ACC
N3 N4 (N3)
Vol: 0.5K Β· DMI
15325 15217 (PAA) 15203 - EUP ACC
N13 N4 (N13)
Vol: 0.2K Β· LOCO NGABANG
14975 14774 (MNA) 14550 (PBI) - EUP ACC
N13 N4 (N13)
Vol: 0.2K Β· LOCO KEMBAYAN
14875 14624 (MNA) 14450 (PBI) - EUP ACC
N13 N4 (N13)
Vol: 0.5K Β· LOCO PARINDU
14885 14699 (MNA) 14550 (PBI) 14975 - WD
N14 N4 (N14)
Vol: 2.6K Β· FOB PALOPO
- - - - - NO BIDDER
Catatan Pasar
  • EUP mendominasi pada transaksi DMI dan segmen LOCO
  • Persaingan harga masih cukup ketat antar bidder
  • Masih terdapat lokasi tanpa penawaran
πŸ‘₯Sumber: Internal Market CPO
Model
Regional

7.061 Warga Tapteng Terima Bantuan Isi Hunian dari Kemensos RI

kementerian sosial (kemensos) ri salurkan dana stimulan untuk isi hunian dan bantuan pemulihan ekonomi bagi warga terdampak bencana alam banjir bandang dan tanah longsor di tapanuli tengah (tapteng).
Penyaluran bantuan stimulan di Kantor Pos Tapteng untuk warga terdampak bencana banjir dan longsor

Tapanuli Tengah, Sinata.id – Kementerian Sosial (Kemensos) RI salurkan dana stimulan untuk isi hunian dan bantuan pemulihan ekonomi bagi warga terdampak bencana alam banjir bandang dan tanah longsor di Tapanuli Tengah (Tapteng).

Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas (Kadis) Sosial Tapteng, Mariati Manullang mengatakan, bantuan bertujuan memulihkan hunian dan ekonomi warga tersebut, mulai disalurkan sejak kemarin, 24 April 2026 hingga 28 April 2026 mendatang, melalui sejumlah Kantor Pos di Tapteng.

Advertisement

Ia mengungkapkan, setiap KK menerima bantuan sebesar Rp8 juta. Total dana stimulan isi hunian dan bantuan pemulihan ekonomi tahap pertama tersebut sebesar Rp56.488.000.000 untuk 7.061 Keluarga Penerima Manfaat (KPM).

β€œPenyaluran tahap pertama ini dilaksanakan sesuai prosedur dan ketentuan yang berlaku, data penerima bantuan berdasarkan hasil pendataan, verifikasi, dan validasi resmi pemerintah,” kata Mariati via selular, Sabtu (25/4/2026), pagi.

Baca Juga  Pemuda di Lumut Maju Meninggal Usai Konsumsi Herbisida

Mariati menjelaskan, tidak semua warga terdampak otomatis menjadi penerima bantuan. Apabila terdapat data yang tidak sesuai kriteria, akan diturunkan (take down) dari daftar penerima bantuan.

Mariati menegaskan, keputusan tersebut bersifat final berdasarkan hasil verifikasi lapangan, yang di lampirkan dengan berita acara dari aparat kecamatan, lurah, dan kepala desa. (SN16)

Advertisement

Komentar

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar di sini