Info Market CPO
🗓 Update: Senin, 18 Mei 2026 |17:55 WIB |Volume: 0.5K • 0.5K • 0.5K • 0.2K • 2.6K DMI • DMI • DMI • LOCO PARINDU • FOB PALOPO
HARGA CPO (ACC/WD)
Grade EUP WNI IBP CTR Winner
N5 N4 (N5)
Vol: 0.5K · DMI
15225 15200 (TON) 15170 (AGM) 15300 EUP ACC
N4 N4 (N4)
Vol: 0.5K · DMI
15225 15170 (AGM) 15150 (IBP) 15300 EUP ACC
N3 N4 (N3)
Vol: 0.5K · LOCO PARINDU
15225 15170 (AGM) 15150 (IBP) 15300 EUP ACC
N13 N4 (N13)
Vol: 0.2K · FOB PALOPO
14785 14550 (PBI) 14445 (MNA) 14950 - WD
N14 N4 (N14)
Vol: 2.6K · FOB PALOPO
- - - - - NO BIDDER
Catatan Pasar
  • EUP mendominasi transaksi DMI dengan ACC di level 15.300. Persaingan harga masih kompetitif antar bidder. Tender LOCO PARINDU berakhir WD, sementara tender FOB PALOPO belum terdapat bidder.
👥Sumber: Internal Market CPO
Model
Regional

Bupati Batu Bara dan DPR RI Bahas Pembentukan Provinsi Sumatera Pantai Timur

semangat membangun kawasan pesisir timur sumatera mengemuka dalam momen silaturahmi syawal 1447 hijriah yang digelar di aula kantor bupati batu bara, kecamatan lima puluh, selasa (14/4/2026).
Foto bersama di momen silaturahmi Syawal 1447 H

Batu Bara, Sinata.id – Semangat membangun kawasan Pesisir Timur Sumatera Utara mengemuka pada momen silaturahmi Syawal 1447 Hijriah yang digelar di Aula Kantor Bupati Batu Bara, Kecamatan Lima Puluh, Selasa  (14/4/2026).

Kegiatan tidak sebatas ajang halal bihalal. Melainkan, juga menjadi ruang diskusi serius terkait arah pembangunan dan wacana pemekaran daerah.

Advertisement

Acara yang diinisiasi Komite Pemekaran Provinsi Sumatera Pantai Timur itu dihadiri sejumlah tokoh, seperti Bupati Batu Bara Baharuddin Siagian, Ketua Komite Pemekaran Provinsi Sumatera Pantai Timur, Muslim Simbolon dan Anggota Komisi II DPR RI Ahmad Doli Kurnia Tandjung, serta jajaran pejabat Pemkab Batu Bara.

Dalam sambutannya, Baharuddin Siagian menegaskan bahwa pertemuan tersebut menjadi momentum penting untuk memperkuat sinergi antar tokoh lintas daerah sekaligus merumuskan strategi pembangunan berbasis potensi lokal kawasan Asahan–Labuhanbatu (ASLAB).

Baca Juga  1.160 Poskamling Terbentuk di 21 Kecamatan se-Kota Medan

“Ini bukan hanya silaturahmi, tapi juga wadah menyatukan gagasan demi percepatan pembangunan wilayah pesisir timur,” ujarnya

Kawasan yang dikenal dengan sebutan Sumatera Pantai Timur atau “Sumpatim” meliputi enam daerah, yakni Kabupaten Asahan, Batu Bara, Labuhanbatu, Labuhanbatu Utara, Labuhanbatu Selatan, serta Kota Tanjungbalai.

Wilayah ini dinilai memiliki kekuatan ekonomi dan sumber daya yang cukup untuk berkembang lebih mandiri.

Muslim Simbolon menegaskan, bahwa upaya pembentukan Provinsi Sumatera Pantai Timur bukanlah gerakan yang bertentangan dengan negara.

“Bahwa inisiatif tersebut telah dirintis sejak 2013 dan sempat mendapat dukungan dari Gubernur Sumatera Utara saat itu, Gatot Pujo Nugroho” kata Muslim

Dalam forum tersebut, kajian akademik juga dipaparkan oleh M Yusuf Harahap. Ia menjelaskan, dari sisi potensi ekonomi, kemampuan fiskal, hingga kelengkapan administratif, kawasan ASLAB memiliki peluang besar untuk tumbuh lebih cepat apabila dimekarkan menjadi provinsi baru.

Baca Juga  May Day di Pakpak Bharat Sepi Aksi, Polisi Tetap Siaga

Pada momen itu, Ahmad Doli Kurnia Tandjung menegaskan bahwa pemekaran wilayah merupakan langkah yang sah secara hukum, selama memenuhi syarat objektif yang telah ditetapkan dalam peraturan perundang-undangan. (SN10)

Advertisement

Komentar

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar di sini