Sibolga, Sinata.id – Cuaca ekstrem membuat harga ikan melonjak naik di Pasar Ikan Modern (PIM) Sibolga. PIM merupakan grosir penjualan ikan untuk wilayah Sibolga dan Tapanuli Tengah Tapteng.
Pantauan di lokasi pada Kamis (2/4/26), aktivitas pasar tampak ramai dengan kegiatan jual beli antara pedagang dan pembeli pascalibur lebaran.
Salah satu pedagang ikan bermarga Tambunan mengatakan, stok ikan mulai bertambah, seiring dengan para nelayan sudah mendarat, usai melaut pascalibur lebaran. Pun begitu, sebutnya, harga ikan masih belum stabil.
Katanya, hal itu disebabkan cuaca ekstrem yang sering terjadi di perairan sekitar Sibolga-Tapteng pada berberapa waktu belakangan ini.
Gelombang tinggi dan ombak besar membuat aktivitas melaut nelayan menjadi terbatas, meski sudah memasuki masa pascalibur lebaran yang biasanya menjadi periode peningkatan produksi ikan.
“Arus deras karena cuaca ekstrem membuat hasil tangkapan nelayan tidak maksimal,” ucap pria berperawakan kurus tersebut.
Kondisi stok ikan menipis membuat harga ikan juga ikut mengalami kenaikan yang cukup signifikan, seiring dengan tingginya permintaan pasar.
Jenis ikan tongkol biasanya dijual Rp30 ribu, kini dibanderol Rp40 ribu per kilogram. Ikan Kerapu Rp40 ribu, dari biasanya dijual Rp30 ribu, Ikan Sebelah dibanderol Rp40 ribu dari biasanya Rp30 ribu dan Ikan Lidah Rp40 ribu.
Selanjutnya, Ikan Kapas-kapas Rp35 ribu, udang Rp115 ribu dari biasanya Rp 90 ribu, Ikan Mujahir Rp35 ribu, Gabu Rp50 ribu dari biasanya Rp40 ribu, Cumi Rp90 ribu, Teter Rp38 ribu, Kaling Rp30 ribu, Pari Rp30 ribu, Bolang Mata Rp40 ribu.
Kata Tambunan, pedagang tidak punya pilihan lain selain menaikkan harga. Sebab, modal yang dikeluarkan untuk mendapatkan stok juga jauh lebih mahal dari biasanya.
Dia mengatakan, biasanya harga akan kembali disesuaikan, apabila cuaca kembali normal dan tangkapan ikan nelayan melimpah.
Salah satu pembeli, Nurbeti yang kerap berbelanja ikan di Pasar Ikan Modern mengatakan, membeli ikan di PIM karena harganya relatif lebih murah, bila dibandingkan dengan harga di pasar tradisional lainnya.
Nurbeti menyebut, biasanya dia akan membeli stok ikan untuk satu pekan. Ikan tersebut akan ia simpan di lemari pendingan, jika harga ikan terbilang stabil.
“Kalau harga murah beli enam kilogram ikan dengan jenis berbeda. Tapi sekarang beli dua kilogram saja dulu sambil menunggu harga kembali murah,” katanya. (SN16)









Jadilah yang pertama berkomentar di sini