Info Market CPO
🗓 Update: Selasa, 5 Mei 2026 |14:54 WIB |Volume: 0.5K • 0.3K • 0.2K DMI • LOCO NGABANG • LOCO PARINDU • LOCO KEMBAYAN • LOCO LUWU
HARGA CPO (ACC/WD)
Grade EUP WNI IBP CTR Winner
N5 N4 (N5)
Vol: 0.5K · DMI
15625 15418 15400 - EUP ACC
N3 N4 (N3)
Vol: 0.5K · DMI
15625 15418 15400 - EUP ACC
N13 N4 (N13)
Vol: 0.2K · LOCO NGABANG
15260 14693 14800 15275 - WD
N6 N4 (N6)
Vol: 0.2K · LOCO PARINDU
15100 14693 14800 15275 - WD
N13 N4 (N13)
Vol: 0.3K · LOCO KEMBAYAN
15075 14693 14700 15175 - WD
N14 N4 (N14)
Vol: 0.5K · LOCO LUWU
- - - - - NO BIDDER
Catatan Pasar
  • EUP mendominasi pada transaksi DMI
  • Segmen LOCO masih dalam tekanan harga
  • Belum ada transaksi pada beberapa titik lokasi
👥Sumber: Internal Market CPO
Advertisement
Model
Regional

Cuaca Ekstrem, Harga Ikan di Pasar Modern Sibolga Melonjak

cuaca ekstrim membuat harga ikan melonjak naik di pasar ikan modern (pim) sibolga. pim merupakan grosir penjualan ikan untuk wilayah sibolga dan tapanuli tengah tapteng.
Aktivitas di PIM Sibolga

Sibolga, Sinata.id – Cuaca ekstrem membuat harga ikan melonjak naik di Pasar Ikan Modern (PIM) Sibolga. PIM merupakan grosir penjualan ikan untuk wilayah Sibolga dan Tapanuli Tengah Tapteng.

Pantauan di lokasi pada Kamis (2/4/26), aktivitas pasar tampak ramai dengan kegiatan jual beli antara pedagang dan pembeli pascalibur lebaran.

Advertisement

Salah satu pedagang ikan bermarga Tambunan mengatakan, stok ikan mulai bertambah, seiring dengan para nelayan sudah mendarat, usai melaut pascalibur lebaran. Pun begitu, sebutnya, harga ikan masih belum stabil.

Katanya, hal itu disebabkan cuaca ekstrem yang sering terjadi di perairan sekitar Sibolga-Tapteng pada berberapa waktu belakangan ini.

Gelombang tinggi dan ombak besar membuat aktivitas melaut nelayan menjadi terbatas, meski sudah memasuki masa pascalibur lebaran yang biasanya menjadi periode peningkatan produksi ikan.

Baca Juga  BMKG Sumut Peringatkan Angin Kencang Ekstrem Enam Hari

“Arus deras karena cuaca ekstrem membuat hasil tangkapan nelayan tidak maksimal,” ucap pria berperawakan kurus tersebut.

Kondisi stok ikan menipis membuat harga ikan juga ikut mengalami kenaikan yang cukup signifikan, seiring dengan tingginya permintaan pasar.

Jenis ikan tongkol biasanya dijual Rp30 ribu, kini dibanderol Rp40 ribu per kilogram. Ikan Kerapu Rp40 ribu, dari biasanya dijual Rp30 ribu, Ikan Sebelah dibanderol Rp40 ribu dari biasanya Rp30 ribu dan Ikan Lidah Rp40 ribu.

Selanjutnya, Ikan Kapas-kapas Rp35 ribu, udang Rp115 ribu dari biasanya Rp 90 ribu, Ikan Mujahir Rp35 ribu, Gabu Rp50 ribu dari biasanya Rp40 ribu, Cumi Rp90 ribu, Teter Rp38 ribu, Kaling Rp30 ribu, Pari Rp30 ribu, Bolang Mata Rp40 ribu.

Baca Juga  Polres Tebing Tinggi Laksanakan Patroli Terpadu, Perayaan Natal 2025 Kondusif

Kata Tambunan, pedagang tidak punya pilihan lain selain menaikkan harga. Sebab, modal yang dikeluarkan untuk mendapatkan stok juga jauh lebih mahal dari biasanya.

Dia mengatakan, biasanya harga akan kembali disesuaikan, apabila cuaca kembali normal dan tangkapan ikan nelayan melimpah.

Salah satu pembeli, Nurbeti yang kerap berbelanja ikan di Pasar Ikan Modern mengatakan, membeli ikan di PIM karena harganya relatif lebih murah, bila dibandingkan dengan harga di pasar tradisional lainnya.

Nurbeti menyebut, biasanya dia akan membeli stok ikan untuk satu pekan. Ikan tersebut akan ia simpan di lemari pendingan, jika harga ikan terbilang stabil.

“Kalau harga murah beli enam kilogram ikan dengan jenis berbeda. Tapi sekarang beli dua kilogram saja dulu sambil menunggu harga kembali murah,” katanya. (SN16)

Baca Juga  BMKG Modifikasi Cuaca di Enam Provinsi untuk Tekan Banjir

Advertisement

Komentar

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar di sini