Info Market CPO
🗓 Update: Kamis, 30 April 2026 |18:09 WIB |Volume: 0.5K • 0.3K • 0.2K DMI • FOB TDUKU • LOCO PARINDU • LOCO KEMBAYAN • LOCO NGABANG • LOCO LUWU
HARGA CPO (WD)
Grade EUP WNI IBP CTR Winner
N5 N4 (N5)
Vol: 0.5K · DMI
15312 15225 (KJA) 15400 (AGM) 15450 - WD
N3 N4 (N3)
Vol: 0.5K · DMI
15312 15225 (KJA) 15205 15450 - WD
N6 N4 (N6)
Vol: 0.5K · FOB TDUKU
15112 (PRISCOLIN) 14995 (MM) 15000 (AGM) 15250 - WD
N6 N4 (N6)
Vol: 0.2K · LOCO PARINDU
14787 14490 (MNA) 14600 (PBI) 15100 - WD
N13 N4 (N13)
Vol: 0.3K · LOCO KEMBAYAN
14762 14490 (MNA) 14500 (PBI) 15000 - WD
N13 N4 (N13)
Vol: 0.2K · LOCO NGABANG
14947 14490 (MNA) 14600 (PBI) 15100 - WD
N14 N4 (N14)
Vol: 0.5K · LOCO LUWU
- - - - - NO BIDDER
Catatan Pasar
  • Pasar cenderung melemah pada beberapa lokasi LOCO
  • Persaingan harga cukup ketat antar bidder
  • Masih terdapat beberapa grade tanpa penawaran
👥Sumber: Internal Market CPO
Advertisement
Model
News

BMKG Sumut Peringatkan Angin Kencang Ekstrem Enam Hari

bmkg sumut memperingatkan potensi cuaca ekstrem enam hari di sumatera utara pada 22–27 november 2025.
BMKG Sumut memperingatkan potensi cuaca ekstrem enam hari di Sumatera Utara pada 22–27 November 2025. (Ilustrasi)

Sinata.id – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika Sumatera Utara (BMKG Sumut) mengeluarkan peringatan dini bagi warga Sumatera Utara. Mulai 22 hingga 27 November 2025, puluhan kabupaten/kota di provinsi ini berpotensi diguyur hujan sangat lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang.

Situasi ini, menurut BMKG, dipicu oleh kombinasi fenomena global dan regional yang memperparah pembentukan awan badai di wilayah Sumut.

Advertisement

Dalam imbauan resminya yang diunggah di Instagram @infobmkgsumut yang dikutip Sinata.id pada Minggu (23/11/2025), BMKG menjelaskan bahwa kondisi Indian Ocean Dipole (IOD) negatif masih aktif hingga Desember.

Fenomena ini menambah suplai uap air dari Samudera Hindia ke wilayah pantai barat Sumatera, membuat udara lebih basah dan mudah memicu hujan intensitas tinggi.

Tak hanya itu, gelombang atmosfer yang masih aktif serta sistem tekanan rendah 95B di sekitar Selat Malaka ikut memunculkan pertemuan dan belokan angin yang signifikan.

Baca Juga  83 Rumah Rusak Diterjang Hujan Deras dan Angin Kencang di Gunung Maligas Simalungun

Situasi tersebut memperkuat pembentukan awan Cumulonimbus (CB), awan badai yang identik dengan hujan deras, kilat, dan hembusan angin kencang.

“Dengan kelembapan udara yang sangat tinggi, peluang hujan lebat hingga sangat lebat di banyak wilayah Sumut meningkat drastis,” ujar Kepala Balai Besar MKG Wilayah I Medan, Hendro Nugroho.

Baca Juga: Viral Mobil Barang Bukti Dipakai Jalan-Jalan, “Bapak Saya Propam di Polda Metro”

Puluhan Wilayah Berstatus Siaga Hujan Lebat

BMKG merinci sejumlah wilayah yang berpotensi mengalami curah hujan tinggi. Daftar tersebut meliputi wilayah Kepulauan Nias, di antaranya Nias, Nias Utara, Nias Selatan, Nias Barat, dan Kota Gunungsitoli.

Untuk wilayah Tapanuli dan sekitarnya, yakni Tapanuli Utara, Tapanuli Tengah, Tapanuli Selatan, Kota Sibolga, dan Kota Padangsidimpuan.

Baca Juga  Tapanuli Tengah Paling Parah dari Enam Daerah Sumut Terdampak Banjir dan Longsor

Wilayah Dataran Tinggi dan Barat Sumut juga terdampak, yakni Dairi, Pakpak Bharat, Humbang Hasundutan, Mandailing Natal, Karo, Samosir, dan Simalungun.

Wilayah Pantai Timur dan perkotaan yang turut berpotensi dilanda hujan lebat dan angin kencang adalah Kota Medan, Kota Binjai, Kota Tebing Tinggi, Deli Serdang, Serdang Bedagai, Langkat, Padang Lawas, dan Padang Lawas Utara.

BMKG menegaskan seluruh wilayah tersebut berada dalam kondisi atmosfer yang sangat labil dan perlu meningkatkan kewaspadaan.

Ancaman Banjir, Longsor, hingga Gelombang Tinggi

Hendro menyebutkan, kombinasi faktor global dan lokal ini berpotensi memicu bencana hidrometeorologis dalam beberapa hari ke depan.

Warga diminta lebih waspada terhadap banjir dan banjir bandang di kawasan rawan serta daerah sekitar alur sungai, longsor di wilayah perbukitan dan lereng curam, angin kencang yang berisiko menumbangkan pohon, serta gelombang tinggi yang dapat mengancam aktivitas pelayaran di perairan barat Sumatera Utara.

Baca Juga  Rekannya Diduga Dipukul, Aliansi BEM Pematangsiantar Malah Batal Demo DPRD dan Polres

“Cuaca sangat dinamis. Masyarakat kami imbau untuk terus memantau informasi terkini dari BMKG,” tegas Hendro.

Instruksi untuk Kepala Daerah dan Layanan Informasi

BMKG juga meminta para kepala daerah di Sumut memperkuat koordinasi dengan BPBD, TNI, dan Polri guna meningkatkan respons dan kesiapsiagaan menghadapi potensi cuaca ekstrem.

Informasi lengkap dapat diperoleh melalui:

  • Instagram resmi @infobmkgsumut

  • Call center BBMKG Wilayah I: 0821-6804-3653

  • Email: bbmkg1@bmkg.go.id

BMKG menegaskan bahwa kesiapsiagaan masyarakat selama periode cuaca ekstrem sangat diperlukan untuk meminimalkan risiko. [a46]

Advertisement

Komentar

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar di sini