Info Market CPO
🗓 Update: Kamis, 7 Mei 2026 |18:20 WIB |Volume: 0.5K • 0.2K • 1K DMI • LOCO PARINDU • LOCO LUWU
HARGA CPO (WD)
Grade EUP WNI IBP CTR Winner
N5 N4 (N5)
Vol: 0.5K · DMI
15222 15200 (IMT) 15220 (AGM) 15350 - WD
N3 N4 (N3)
Vol: 0.5K · DMI
15222 15200 (IMT) 15220 (AGM) 15350 - WD
N6 N4 (N6)
Vol: 0.2K · LOCO PARINDU
14782 14455 (MNA) 14600 (PBI) 15000 - WD
N6 N4 (N6)
Vol: 0.2K · LOCO PARINDU
15100 14693 14800 15275 - WD
N14 N4 (N14)
Vol: 1K · LOCO LUWU
- - - - - NO BIDDER
Catatan Pasar
  • Harga relatif stabil pada transaksi DMI
  • Selisih harga antar bidder sangat tipis
  • Masih terdapat lokasi tanpa penawaran
👥Sumber: Internal Market CPO
Nasional

Pantau Mudik Real Time, Kemenhub Andalkan Nusantara Hub

pantau mudik real time, kemenhub andalkan nusantara hub
Pantau pergerakan angkutan lewat platform digital Nusantara Hub

Jakarta, Sinata.id – Kementerian Perhubungan mengajak masyarakat memantau pergerakan Angkutan Lebaran 2026 secara langsung melalui platform digital Nusantara Hub – Live Streaming.

Layanan ini disediakan sebagai sumber informasi resmi agar masyarakat dapat mengetahui kondisi terkini arus mudik dan balik tanpa terpengaruh informasi yang belum terverifikasi.

Advertisement

Pemantauan terintegrasi tersebut didukung Posko Pusat Angkutan Lebaran Terpadu 2026 yang berfungsi sebagai pusat koordinasi nasional selama periode Lebaran.

Melalui Nusantara Hub, masyarakat dapat mengakses berbagai informasi penting, mulai dari kondisi lalu lintas, pergerakan transportasi, cuaca, hingga titik-titik rawan di sejumlah simpul transportasi.

Platform Nusantara Hub sendiri merupakan sistem digital terpadu yang dikembangkan Kementerian Perhubungan untuk mendukung layanan transportasi lintas moda.

Baca Juga  4.009 Pemudik Diberangkatkan, Program Presisi Kian Diminati

Selain itu, platform ini juga dimanfaatkan dalam penyelenggaraan program mudik gratis agar lebih transparan dan terintegrasi.

Dudy Purwagandhi menegaskan komitmen pemerintah dalam memastikan kelancaran layanan transportasi selama musim mudik dan arus balik.

Ia menyebut seluruh fasilitas dan pelayanan publik terus dipantau agar berjalan optimal selama periode Angkutan Lebaran.

Berdasarkan data Kemenhub, puncak arus mudik terjadi pada Rabu, 18 Maret 2026 atau H-3, dengan lonjakan pergerakan di hampir seluruh moda transportasi.

Sementara itu, arus balik diperkirakan mencapai puncaknya pada 24 Maret 2026. Masyarakat diimbau untuk memantau kondisi perjalanan secara berkala melalui kanal resmi.

Kemenhub mendorong masyarakat menjadikan Nusantara Hub sebagai rujukan utama dalam merencanakan perjalanan.

Baca Juga  Albanese di Jakarta, Bahas Stabilitas Kawasan dengan Prabowo

Dengan informasi real time, pengguna dapat menyesuaikan waktu keberangkatan, memilih rute alternatif, serta menghindari kepadatan.

Selain melalui platform tersebut, masyarakat juga dapat mengakses layanan informasi dan pengaduan resmi melalui Contact Center 151. (A18)

Sumber: Situs Kemenhub

Advertisement

Komentar

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar di sini