Tanjungbalai, Sinata.id – Komitmen penataan kawasan Pasar Bahagia terus dimatangkan. Mahyaruddin Salim bersama Wakil Wali Kota Muhammad Fadly Abdina turun langsung meninjau lokasi relokasi pedagang di eks Kantor Damkar, Jalan KH Ahmad Dahlan, Kelurahan Bunga Tanjung, Kecamatan Datuk Bandar Timur, Rabu (4/3/2026).
Kehadiran orang nomor satu di Tanjungbalai itu disambut hangat pedagang dan pembeli yang tengah beraktivitas. Dalam dialog terbuka, Wali Kota menjelaskan bahwa relokasi ini bukan sekadar pemindahan tempat berjualan, melainkan bagian dari penataan menyeluruh Pasar Bahagia agar lebih tertib dan nyaman.
Sebanyak 120 pedagang yang selama ini berjualan di bahu jalan akan menempati lapak baru di area eks Kantor Damkar. Pemerintah Kota menargetkan seluruh proses perpindahan rampung paling lambat 25 Maret 2026.
“Relokasi ini menjadi solusi agar pedagang tidak lagi berjualan di badan jalan. Kita ingin pasar ini rapi, tertib, dan memberikan kenyamanan baik bagi pedagang maupun masyarakat,” tegas Mahyaruddin di hadapan para pedagang.
Ia menambahkan, keberadaan pasar yang tertata akan berdampak langsung pada kelancaran arus lalu lintas di sekitar kawasan tersebut. Selama ini, kemacetan dan persoalan parkir menjadi keluhan warga saat berbelanja di Pasar Bahagia.
Menurutnya, lokasi baru dirancang dengan konsep yang lebih layak dan representatif. Selain menyediakan 120 lapak untuk pedagang lama—khususnya warga Tanjungbalai yang dibuktikan dengan KTP—Pemko juga akan menata sistem parkir agar tidak lagi semrawut.
“Penataan ini bukan hanya soal bangunan, tetapi juga pengelolaan parkir dan arus kendaraan. Kita ingin menciptakan lingkungan pasar yang bersih, aman, dan teratur,” ujarnya.
Pemko berharap relokasi ini menjadi titik awal pembenahan wajah Pasar Bahagia secara menyeluruh. Dengan fasilitas yang lebih memadai dan penataan yang terstruktur, aktivitas perdagangan diharapkan tumbuh lebih sehat serta memberikan dampak ekonomi yang positif bagi masyarakat setempat. (SN10)









Jadilah yang pertama berkomentar di sini