Info Market CPO
🗓 Update: Senin, 4 Mei 2026 |15:05 WIB |Volume: 0.5K • 0.3K • 0.2K DMI • FOB TDUKU • LOCO PARINDU • LOCO KEMBAYAN • LOCO NGABANG • LOCO LUWU
HARGA CPO (ACC/WD)
Grade EUP WNI IBP CTR Winner
N5 N4 (N5)
Vol: 0.5K · DMI
15400 15297 (PAA) 15300 (AGM) 15415 EUP ACC
N3 N4 (N3)
Vol: 0.5K · DMI
15400 15297 (PAA) 15300 (AGM) 15145 EUP ACC
N6 N4 (N6)
Vol: 0.5K · FOB TDUKU
15198 (PRISCOLIN) 15097 (PAA) 15100 (AGM) 15215 PRISCOLIN ACC
N6 N4 (N6)
Vol: 0.2K · LOCO PARINDU
14875 14589 (MNA) 14700 (PBI) 15065 - WD
N13 N4 (N13)
Vol: 0.3K · LOCO KEMBAYAN
14850 14589 (MNA) 14600 (PBI) 14965 - WD
N13 N4 (N13)
Vol: 0.2K · LOCO NGABANG
15035 14589 (MNA) 14700 (PBI) 15065 - WD
N14 N4 (N14)
Vol: 0.5K · LOCO LUWU
- - - - - NO BIDDER
Catatan Pasar
  • EUP mendominasi pada transaksi DMI
  • PRISCOLIN unggul pada FOB TDUKU
  • Segmen LOCO masih cenderung melemah dan belum merata
👥Sumber: Internal Market CPO
Advertisement
Model
Dunia

Jatuh dari Lantai 17 di Pattaya, Kematian Pendiri ASOS Masih Sisakan Tanda Tanya

jatuh dari lantai 17 di pattaya, kematian pendiri asos masih sisakan tanda tanya
Quentin Griffiths dan Ploy Kringsinthanakun. (dokmediasosial)

Pattaya, Sinata.id – Salah satu pendiri raksasa e-commerce fesyen asal Inggris, Quentin Griffiths, ditemukan tewas setelah jatuh dari lantai 17 apartemennya di Pattaya, Thailand, pada 9 Februari 2026.

Pria berusia 58 tahun itu ditemukan di luar gedung tempat tinggalnya di kota resor yang terletak di selatan Bangkok. Polisi memastikan tidak ada tanda-tanda kekerasan berdasarkan hasil pemeriksaan awal dan rekaman CCTV.

Advertisement

Seorang sumber kepolisian menyatakan, petugas yang tiba di lokasi langsung memastikan korban telah meninggal dunia. Jenazah kemudian dibawa ke rumah sakit untuk pemeriksaan post-mortem.

Dari hasil CCTV, hanya Griffiths yang terlihat memasuki kamar tersebut sehingga polisi tidak mencurigai adanya unsur pidana.

Baca Juga  Ini yang Bikin Rusia Disasar Prabowo sebagai Mitra Strategis Sektor Energi

Baca juga:Whip Pink Jadi Sorotan Nasional Usai Kematian Lula Lahfah, Negara Siapkan Aturan Baru

Hasil post-mortem juga tidak menemukan bukti tindak kejahatan, seperti dikutip dari Daily Mail, Rabu (25/2/2026).

Namun, kematian Griffiths terjadi di tengah perselisihan hukum dengan mantan istrinya asal Thailand, Ploy Kringsinthanakun (43). Ia sebelumnya menuduh Griffiths menjual secara curang tanah dan saham senilai 500.000 poundsterling dari perusahaan yang mereka kelola bersama.

Kringsinthanakun membantah keterlibatan dalam kematian tersebut. Kepada The Sun, ia menegaskan tidak berada di Pattaya saat kejadian.

“Saya sama sekali tidak ada hubungannya dengan kematiannya. Bagaimana mungkin saya membunuhnya? Saya tinggal di Bangkok, bukan di Pattaya,” ujarnya.

Baca Juga  Ukraina, AS, dan Rusia Gelar Pertemuan Trilateral Perdana Sejak 2022

Sempat Ditangkap Terkait Sengketa

Sebelumnya, pada Januari lalu, Griffiths sempat ditahan di Bandara Suvarnabhumi, Bangkok, setelah dituduh memalsukan dokumen untuk menjual aset perusahaan tanpa sepengetahuan mantan istrinya.

Baca juga:Dugaan Penyebab Kematian Lula Lahfah Disorot, Pihak Klinik Tegaskan Tak Ada Kebocoran Data Medis

Ia membantah seluruh tuduhan dan kemudian dibebaskan setelah pemeriksaan, sementara penyelidikan masih berjalan hingga saat kematiannya.

Sosok Pendiri ASOS

Griffiths dikenal sebagai salah satu pendiri ASOS pada tahun 2000 bersama Nick Robertson dan Andrew Regan. Perusahaan tersebut kemudian berkembang menjadi peritel online global bernilai miliaran poundsterling.

ASOS dalam pernyataannya menyampaikan duka mendalam atas wafatnya Griffiths dan mengenang perannya pada masa-masa awal perusahaan.
Juru bicara Foreign, Commonwealth & Development Office (FCDO) juga menyatakan pihaknya mendukung keluarga korban dan berkoordinasi dengan otoritas setempat di Thailand.

Baca Juga  Tegaskan Serang Iran Murni Keputusannya, Trump: Bukan Israel Paksa Kami

Meski hasil autopsi tidak menemukan unsur pidana, sumber dekat keluarga menyebut kematian Griffiths masih menyisakan tanda tanya. (A02)

Advertisement

Komentar

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar di sini