Info Market CPO
🗓 Update: Kamis, 7 Mei 2026 |18:20 WIB |Volume: 0.5K • 0.2K • 1K DMI • LOCO PARINDU • LOCO LUWU
HARGA CPO (WD)
Grade EUP WNI IBP CTR Winner
N5 N4 (N5)
Vol: 0.5K · DMI
15222 15200 (IMT) 15220 (AGM) 15350 - WD
N3 N4 (N3)
Vol: 0.5K · DMI
15222 15200 (IMT) 15220 (AGM) 15350 - WD
N6 N4 (N6)
Vol: 0.2K · LOCO PARINDU
14782 14455 (MNA) 14600 (PBI) 15000 - WD
N6 N4 (N6)
Vol: 0.2K · LOCO PARINDU
15100 14693 14800 15275 - WD
N14 N4 (N14)
Vol: 1K · LOCO LUWU
- - - - - NO BIDDER
Catatan Pasar
  • Harga relatif stabil pada transaksi DMI
  • Selisih harga antar bidder sangat tipis
  • Masih terdapat lokasi tanpa penawaran
👥Sumber: Internal Market CPO
Nasional

Semeru dan Gunung Ibu Sama-Sama Erupsi, PVMBG Keluarkan Imbauan Waspada

semeru dan gunung ibu sama-sama erupsi, pvmbg keluarkan imbauan waspada
Asap vulkanis yang keluar dari kawah Gunung Semeru. (antara)

Lumajang, Sinata.id – Asap vulkanis keluar dari kawah Gunung Semeru dan terlihat jelas dari Desa Supiturang, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, Rabu (25/2/2026).

Berdasarkan data Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) pada periode pengamatan hari yang sama, Gunung Semeru mengalami erupsi dengan tinggi kolom abu teramati sekitar 400–600 meter di atas puncak.

Advertisement

PVMBG juga mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi banjir lahar, mengingat curah hujan di kawasan tersebut masih tergolong tinggi.

Sementara itu, Gunung Ibu di Maluku Utara juga dilaporkan erupsi pada Rabu (25/2/2026) pukul 06.25 WIT. PVMBG mencatat tinggi kolom abu vulkanik mencapai sekitar 600 meter di atas puncak atau sekitar 1.925 meter di atas permukaan laut.

Baca Juga  Eko Patrio Apresiasi Peran PNM Dorong Ekonomi Masyarakat Kecil

Baca juga:Puan Maharani Minta Penanganan Erupsi Semeru Utamakan Keselamatan Warga

“Kolom abu teramati berwarna kelabu dengan intensitas tebal condong ke arah selatan. Erupsi ini terekam di seismogram dengan amplitudo maksimum 28 mm dan durasi ±1 menit 5 detik,” demikian keterangan PVMBG.

Saat ini Gunung Ibu berstatus Level II (Waspada). Masyarakat di sekitar gunung serta pengunjung atau wisatawan direkomendasikan tidak beraktivitas dalam radius 2 kilometer dari kawah aktif, serta pada perluasan sektoral sejauh 3,5 kilometer ke arah bukaan kawah di bagian utara.

Apabila terjadi hujan abu, warga yang beraktivitas di luar rumah disarankan menggunakan pelindung hidung dan mulut (masker) serta pelindung mata (kacamata).

Baca Juga  Ferry SP Sinamo Desak Penahanan Tersangka Kasus Perusakan Tanaman di Pakpak Bharat

Baca juga:Marapi Berstatus Waspada, Warga Bantaran Sungai Diimbau Siaga Banjir Lahar

PVMBG juga mengingatkan seluruh pihak untuk menjaga kondusivitas di tengah masyarakat, tidak menyebarkan informasi bohong (hoaks), serta selalu mengikuti arahan resmi dari pemerintah daerah. (A02)

Advertisement

Komentar

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar di sini