Taput, Sinata.id – Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) Butar, Kecamatan Pagaran, Kabupaten Tapanuli Utara (Taput), menerima penghargaan dari BPJS Kesehatan sebagai bentuk apresiasi atas komitmen Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP).
Penghargaan tersebut diberikan atas keberhasilan implementasi Integrasi P-Care, Integrasi Antrean Online, dan Implementasi I-Care. Piagam penghargaan diserahkan langsung oleh Kepala BPJS Kesehatan Cabang Sibolga kepada Kepala Puskesmas Butar, drg. Normawati Sihombing, pada Kamis (19/2/2026).
Kepala BPJS Kesehatan Cabang Sibolga, Rita Masyita Ridwan, yang mewakili Direktur Teknologi Informasi BPJS Kesehatan, berharap pelayanan kesehatan kepada masyarakat melalui program BPJS terus ditingkatkan. Ia juga menekankan pentingnya penyuluhan dan sosialisasi kepada masyarakat mengenai manfaat kepesertaan BPJS saat berobat.
Baca juga:Kemenkes Bangun 2 Puskesmas Pasca-Bencana Aceh
Rita menegaskan, apabila FKTP tidak memenuhi komitmen pelayanan, BPJS Kesehatan dapat mengurangi besaran dana kapitasi. Sebaliknya, fasilitas kesehatan yang melampaui standar komitmen berpeluang memperoleh insentif atau reward.
Sementara itu, Kepala UPTD Puskesmas Butar, drg. Normawati Sihombing, menyampaikan apresiasi atas penghargaan yang diberikan.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada BPJS Kesehatan atas penghargaan ini. Ke depan, kami akan terus meningkatkan pelayanan terbaik bagi masyarakat yang datang berobat,” ujarnya pada wartawan, Minggu (22/2/2026).
Ia menjelaskan, FKTP dapat berupa puskesmas, dokter praktik perorangan, maupun klinik pratama. Karena itu, pihaknya sangat mendukung penerapan Kapitasi Berbasis Pemenuhan Komitmen Pelayanan (KBK) guna meningkatkan kinerja layanan di Puskesmas Butar.
Baca juga:Korupsi Puskesmas Berulang, Kejari Labuhanbatu Ungkap Kerugian Negara Rp3,4 Miliar
Adapun indikator penilaian komitmen pelayanan meliputi angka kontak komunikasi, rasio rujukan rawat jalan nonspesialistik, rasio peserta Program Pengelolaan Penyakit Kronis (Prolanis) yang rutin berkunjung ke FKTP, serta indikator tambahan berupa rasio kunjungan rumah. (A02)









Jadilah yang pertama berkomentar di sini