Info Market CPO
🗓 Update: Kamis, 04 Juni 2026 |17:08 WIB |Volume: 0.5K • 0.5K • 0.5K • 0.5K • 0.5K • 0.5K DMI • BLW • FOB TDUKU • FRC TBAYUR • FRC PLMBG • LOCO LUWU
HARGA CPO (ACC/WD)
Grade EUP WNI IBP CTR Winner
MERANTI7 N4 (MERANTI7)
Vol: 0.5K · DMI
15025 (AGM) 15010 (IBP) 14921 (EUP) 15075 AGM ACC
N4 N4 (N4)
Vol: 0.5K · BLW
15025 (ARM) 15010 (MM) 14951 (EOP) 15075 ARM ACC
N6 N4 (N6)
Vol: 0.5K · FOB TDUKU
14825 (AGM) 14785 (MM) 14736 (PRISCOLIN) 14875 AGM ACC
N6 N4 (N6)
Vol: 0.5K · FRC TBAYUR
14880 (WIRA) 14759 (WNI) 8000 (PRCW) 14945 WIRA ACC
N7 N4 (N7)
Vol: 0.5K · FRC PLMBG
14875 (AGM) 14860 (MM) 14771 (PRISCOLIN) 14925 AGM ACC
N14 N4 (N14)
Vol: 0.5K · LOCO LUWU
- - - - NO BIDDER
Catatan Pasar
  • Tender PTPN didominasi transaksi ACC dengan persaingan harga yang cukup ketat antar bidder. AGM memenangkan tender DMI, FOB TDUKU, dan FRC PLMBG, sementara ARM unggul di BLW dan WIRA memenangkan tender FRC TBAYUR. Tender LOCO LUWU belum terdapat bidder.
👥Sumber: Internal Market CPO
Model
Nasional

Sidang Isbat Ramadhan 2026 Digelar 17 Februari, Ini Jadwal Lengkapnya

sidang isbat ramadhan 2026 digelar 17 februari, ini jadwal lengkapnya
Ilustrasi Sidang Isbat. (antara)

Jakarta, Sinata.id — Kementerian Agama (Kemenag) akan menggelar Sidang Isbat untuk menetapkan awal Ramadhan 1447 Hijriah pada Selasa (17/2/2026).

Masyarakat yang menantikan kepastian awal puasa Ramadhan 2026 dapat menyimak rangkaian agenda resmi yang telah diumumkan Kemenag.

Advertisement

Sidang Isbat menjadi momen penting dalam penentuan 1 Ramadhan 1447 H, karena hasilnya akan menjadi rujukan pemerintah terkait dimulainya ibadah puasa bagi umat Islam di Indonesia.

Kegiatan ini akan dilaksanakan di Hotel Borobudur, Jakarta Pusat, dengan rangkaian acara dimulai sejak sore hingga pengumuman resmi pada malam hari.

Baca juga:Hitung Mundur Puasa 2026: Jadwal Ramadhan 1447 H Pemerintah, NU & Muhammadiyah

Sidang Isbat Awal Puasa 2026 Dimulai Pukul Berapa?
Berdasarkan agenda yang dirilis Kemenag, rangkaian kegiatan dimulai pada pukul 16.30 WIB melalui Seminar Posisi Hilal. Seminar tersebut membahas data hisab dan hasil pemantauan hilal yang menjadi dasar pertimbangan penetapan awal Ramadhan.

Masyarakat dapat mengikuti seminar ini melalui siaran langsung di kanal YouTube Bimas Islam TV, serta akun TikTok dan Instagram Bimas Islam.

Setelah itu, pada pukul 18.30 WIB akan digelar Sidang Isbat yang bersifat tertutup untuk umum. Dalam sidang tersebut, Kemenag bersama para ulama, perwakilan organisasi masyarakat Islam, ahli astronomi, serta instansi terkait membahas hasil rukyatul hilal dari berbagai titik pemantauan di Indonesia, sekaligus mengkaji data hisab yang telah dihimpun.

Hasil Sidang Isbat kemudian akan diumumkan kepada publik melalui konferensi pers yang dijadwalkan pada pukul 19.05 WIB.

Baca Juga  Insentif Rp6 Juta SPPG Bisa Dihentikan, BGN Tegaskan Pengawasan Ketat

Konferensi pers penetapan 1 Ramadan 1447 H dapat disaksikan melalui kanal YouTube Kemenag RI, YouTube Bimas Islam TV, serta akun TikTok dan Instagram Bimas Islam.

Baca juga:Prediksi Awal Ramadhan 1447 H 2026 di Berbagai Negara

Jadwal Sidang Isbat Awal Ramadhan 2026
16.30 WIB: Seminar Posisi Hilal (siaran langsung YouTube Bimas Islam TV, TikTok, dan Instagram Bimas Islam)
18.30 WIB: Pelaksanaan Sidang Isbat (tertutup untuk umum)
19.05 WIB: Konferensi Pers Penetapan 1 Ramadhan 1447 H (siaran langsung YouTube Kemenag RI, Bimas Islam TV, TikTok, dan Instagram Bimas Islam)

Melalui mekanisme tersebut, pemerintah memastikan penetapan awal puasa Ramadhan 2026 dilakukan secara transparan serta berdasarkan pertimbangan ilmiah dan syariat. Umat Islam di Indonesia diimbau menunggu pengumuman resmi Kemenag sebagai rujukan dalam memulai ibadah puasa Ramadhan.

Muhammadiyah Tetapkan Awal Puasa Ramadhan 2026
Sementara itu, Pimpinan Pusat Muhammadiyah telah menetapkan awal Ramadhan 1447 H/2026 melalui Maklumat PP Muhammadiyah Nomor 2/MLM/I.0/E/2025 tentang penetapan hasil hisab Ramadan, Syawal, dan Zulhijah 1447 Hijriah.

Penetapan tersebut menggunakan metode hisab hakiki wujudul hilal dan menjadi acuan bagi warga Muhammadiyah. Berdasarkan maklumat tersebut, 1 Ramadhan 1447 H bertepatan dengan Rabu (18/2/2026).

Jadwal Puasa Ramadhan 2026 Versi Muhammadiyah (Konversi Masehi)
1 Ramadhan: 18 Februari 2026
2 Ramadhan: 19 Februari 2026
3 Ramadhan: 20 Februari 2026
4 Ramadhan: 21 Februari 2026
5 Ramadhan: 22 Februari 2026
6 Ramadhan: 23 Februari 2026
7 Ramadhan: 24 Februari 2026
8 Ramadhan: 25 Februari 2026
9 Ramadhan: 26 Februari 2026
10 Ramadhan: 27 Februari 2026
11 Ramadhan: 28 Februari 2026
12 Ramadhan: 1 Maret 2026
13 Ramadhan: 2 Maret 2026
14 Ramadhan: 3 Maret 2026
15 Ramadhan: 4 Maret 2026
16 Ramadhan: 5 Maret 2026
17 Ramadhan: 6 Maret 2026
18 Ramadhan: 7 Maret 2026
19 Ramadhan: 8 Maret 2026
20 Ramadhan: 9 Maret 2026
21 Ramadan: 10 Maret 2026
22 Ramadhan: 11 Maret 2026
23 Ramadhan: 12 Maret 2026
24 Ramadhan: 13 Maret 2026
25 Ramadhan: 14 Maret 2026
26 Ramadhan: 15 Maret 2026
27 Ramadhan: 16 Maret 2026
28 Ramadhan: 17 Maret 2026
29 Ramadhan: 18 Maret 2026
30 Ramadhan: 19 Maret 2026

Baca Juga  Pemerintah Diminta Bentuk Satgas di Rumah Sakit untuk Tangani Penonaktifan PBI BPJS

Baca juga:Alokasikan Rp55 Triliun, THR PNS, TNI dan Polri Cair Awal Ramadhan

Dasar Hisab Muhammadiyah dalam Penetapan 1 Ramadhan 2026
Dalam maklumat tersebut dijelaskan bahwa ijtimak menjelang Ramadhan 1447 H terjadi pada Selasa, 17 Februari 2026 pukul 12.01.09 UTC.

Muhammadiyah juga menjelaskan, sebelum pukul 24.00 UTC pada hari yang sama, tidak ada wilayah di dunia yang memenuhi Parameter Kalender Global (PKG) 1, yakni tinggi Bulan minimal 5 derajat, dan elongasi Bulan minimal 8 derajat.

Namun, terdapat wilayah yang memenuhi Parameter Kalender Global (PKG) 2, yakni pemenuhan syarat 5 derajat dan 8 derajat setelah pukul 24.00 UTC, serta ijtimak terjadi sebelum fajar di Selandia Baru.
Salah satu wilayah daratan yang memenuhi parameter tersebut berada di benua Amerika, di antaranya wilayah Alaska, dengan data astronomis tertentu yang menjadi rujukan.

Baca Juga  Natal 2025 Perkuat Persatuan dan Kepedulian Sosial, Sambut Tahun Baru dengan Empati

Berdasarkan rangkaian perhitungan tersebut, Muhammadiyah menetapkan 1 Ramadhan 1447 H jatuh pada Rabu, 18 Februari 2026.

Penjelasan Muhammadiyah: Prinsip Kalender Hijriah Global Tunggal
Muhammadiyah menyebut penetapan awal Ramadhan dilakukan berdasarkan konsep Kalender Hijriah Global Tunggal (KHGT), yang dibangun di atas prinsip keselarasan hari dan tanggal di seluruh dunia (one day, one date globally).

Prinsip tersebut bertujuan menjadikan Bumi sebagai satu kesatuan matla, tanpa pembagian zona regional, dengan tetap mengikuti garis tanggal internasional.

Baca juga:Harga Bahan Pokok Mulai “Panas” Jelang Ramadhan, Cabai Meledak Dua Digit

Dalam ketentuan KHGT, bulan baru dimulai serentak apabila sebelum pukul 24.00 GMT terdapat wilayah daratan di Bumi yang memenuhi dua syarat astronomis, yakni elongasi Bulan–Matahari minimal 8 derajat, dan ketinggian hilal minimal 5 derajat saat Matahari terbenam.

Jika kriteria tersebut belum terpenuhi, maka digunakan parameter lanjutan, termasuk memastikan ijtimak terjadi sebelum fajar di Selandia Baru serta terpenuhinya parameter 5 derajat dan 8 derajat di daratan benua Amerika.
Dengan demikian, Muhammadiyah menetapkan awal Ramadhan secara global pada hari berikutnya

Demikian informasi jadwal Sidang Isbat Kemenag serta penetapan awal puasa Ramadhan 2026 versi Muhammadiyah.

Masyarakat diimbau menunggu keputusan resmi pemerintah melalui Sidang Isbat sebagai rujukan nasional, sambil menghormati perbedaan metode penetapan yang berlaku di organisasi keagamaan. (A02)

 

Advertisement

Komentar

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar di sini