Info Market CPO
πŸ—“ Update: Senin, 4 Mei 2026 |15:05 WIB |Volume: 0.5K β€’ 0.3K β€’ 0.2K β€’DMI β€’ FOB TDUKU β€’ LOCO PARINDU β€’ LOCO KEMBAYAN β€’ LOCO NGABANG β€’ LOCO LUWU
HARGA CPO (ACC/WD)
Grade EUP WNI IBP CTR Winner
N5 N4 (N5)
Vol: 0.5K Β· DMI
15400 15297 (PAA) 15300 (AGM) 15415 EUP ACC
N3 N4 (N3)
Vol: 0.5K Β· DMI
15400 15297 (PAA) 15300 (AGM) 15145 EUP ACC
N6 N4 (N6)
Vol: 0.5K Β· FOB TDUKU
15198 (PRISCOLIN) 15097 (PAA) 15100 (AGM) 15215 PRISCOLIN ACC
N6 N4 (N6)
Vol: 0.2K Β· LOCO PARINDU
14875 14589 (MNA) 14700 (PBI) 15065 - WD
N13 N4 (N13)
Vol: 0.3K Β· LOCO KEMBAYAN
14850 14589 (MNA) 14600 (PBI) 14965 - WD
N13 N4 (N13)
Vol: 0.2K Β· LOCO NGABANG
15035 14589 (MNA) 14700 (PBI) 15065 - WD
N14 N4 (N14)
Vol: 0.5K Β· LOCO LUWU
- - - - - NO BIDDER
Catatan Pasar
  • EUP mendominasi pada transaksi DMI
  • PRISCOLIN unggul pada FOB TDUKU
  • Segmen LOCO masih cenderung melemah dan belum merata
πŸ‘₯Sumber: Internal Market CPO
Advertisement
Model
Hiburan

Ahli: Stroke Bisa Kambuh, Serangan Kedua Berisiko Lebih Fatal

ahli: stroke bisa kambuh, serangan kedua berisiko lebih fatal
Ilustrasi stroke

Jakarta, Sinata.id – Pasien yang pernah mengalami stroke memiliki risiko tinggi terserang kembali, bahkan dengan tingkat keparahan yang dapat lebih berat dari serangan pertama. Kondisi ini terjadi karena kerusakan jaringan otak sebelumnya belum sepenuhnya pulih saat serangan berikutnya muncul.

Dokter spesialis saraf dari Departemen Neurologi FKUI-RSCM, Prof dr Teguh Ranakusuma, SpS(K), menjelaskan bahwa stroke berulang kerap berujung pada kecacatan lebih berat hingga kematian. β€œOrang yang sudah kena stroke memiliki kemungkinan tinggi terkena stroke lagi. Itulah sebabnya penanganan pasien stroke harus hati-hati,” ujarnya dikutip dariΒ  detik.com

Advertisement

Menurutnya, terapi yang diberikan di rumah sakit-baik melalui tindakan operasi maupun pemberian obat seperti pengencer darah-bertujuan menyelamatkan fungsi tubuh yang masih dapat dipertahankan.

Baca Juga  Pemilik OnlyFans Leonid Radvinsky Meninggal Dunia, Ini Jejak Bisnisnya

Penanganan tersebut tidak serta-merta menghilangkan risiko serangan ulang. Jika gejala kembali muncul, hal itu dapat mengindikasikan faktor risiko belum terkendali secara optimal.

Secara medis, setiap serangan stroke menyebabkan gangguan pada suplai darah ke otak. Ketika serangan kedua atau berikutnya terjadi, area otak yang sudah terdampak sebelumnya menjadi lebih rentan. Akibatnya, gangguan fungsi tubuh dapat semakin luas dan berat.

Faktor risiko yang tidak terkontrol menjadi penyebab utama stroke berulang. Tekanan darah tinggi, misalnya, meningkatkan risiko stroke hingga empat sampai enam kali lipat. Selain itu, kebiasaan merokok dapat memicu pembekuan darah, sementara kadar kolesterol tinggi berkontribusi terhadap pembentukan plak di pembuluh darah.

Baca Juga  Minum Jamu Usai Obat Perlu Jeda, Ini Penjelasan dan Risikonya

Upaya pencegahan difokuskan pada pengendalian faktor-faktor tersebut. Pasien dianjurkan mengubah pola hidup, termasuk mengurangi konsumsi garam, membatasi makanan berlemak dan daging merah, serta memperbanyak asupan sayur, buah, dan air putih. Penghentian kebiasaan merokok dan pengawasan rutin tekanan darah juga menjadi bagian penting dalam pencegahan.

Tenaga medis menekankan bahwa pengelolaan pascastroke memerlukan pemantauan berkelanjutan. Tanpa pengendalian risiko yang konsisten, kemungkinan terjadinya serangan ulang tetap terbuka dan dapat berdampak lebih fatal dibandingkan kejadian pertama. (A58)

Advertisement

Komentar

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar di sini