Info Market CPO
🗓 Update: Kamis, 30 April 2026 |18:09 WIB |Volume: 0.5K • 0.3K • 0.2K DMI • FOB TDUKU • LOCO PARINDU • LOCO KEMBAYAN • LOCO NGABANG • LOCO LUWU
HARGA CPO (WD)
Grade EUP WNI IBP CTR Winner
N5 N4 (N5)
Vol: 0.5K · DMI
15312 15225 (KJA) 15400 (AGM) 15450 - WD
N3 N4 (N3)
Vol: 0.5K · DMI
15312 15225 (KJA) 15205 15450 - WD
N6 N4 (N6)
Vol: 0.5K · FOB TDUKU
15112 (PRISCOLIN) 14995 (MM) 15000 (AGM) 15250 - WD
N6 N4 (N6)
Vol: 0.2K · LOCO PARINDU
14787 14490 (MNA) 14600 (PBI) 15100 - WD
N13 N4 (N13)
Vol: 0.3K · LOCO KEMBAYAN
14762 14490 (MNA) 14500 (PBI) 15000 - WD
N13 N4 (N13)
Vol: 0.2K · LOCO NGABANG
14947 14490 (MNA) 14600 (PBI) 15100 - WD
N14 N4 (N14)
Vol: 0.5K · LOCO LUWU
- - - - - NO BIDDER
Catatan Pasar
  • Pasar cenderung melemah pada beberapa lokasi LOCO
  • Persaingan harga cukup ketat antar bidder
  • Masih terdapat beberapa grade tanpa penawaran
👥Sumber: Internal Market CPO
Advertisement
Model
Nasional

Pengangguran Indonesia Turun 4,74 Persen, BPS Catat Kenaikan Penduduk Bekerja

pengangguran indonesia turun 4,74 persen, bps catat kenaikan penduduk bekerja
Ilustrasi pekerja. (istimewa)

Pematangsiantar, Sinata.id – Kondisi ketenagakerjaan nasional menunjukkan tren yang semakin positif. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) Indonesia pada November 2025 berada di angka 4,74 persen, turun 0,11 persen poin dibandingkan Agustus 2025.

Dari total 155,27 juta penduduk yang termasuk dalam angkatan kerja, sebanyak 147,91 juta orang tercatat telah bekerja. Sementara itu, 7,35 juta orang masih berstatus pengangguran. Data ini mengindikasikan adanya peningkatan penyerapan tenaga kerja di berbagai sektor ekonomi.

Advertisement

BPS juga melaporkan bahwa selama periode Agustus hingga November 2025, jumlah angkatan kerja bertambah sekitar 1,26 juta orang. Kabar positifnya, pertumbuhan jumlah penduduk bekerja lebih tinggi dibandingkan penambahan angkatan kerja.

Baca Juga  Prabowo Ingin Semua Kelas Punya Layar Digital, Siapkan Smart Classroom Nasional

Pada periode yang sama, jumlah penduduk yang bekerja meningkat sekitar 1,37 juta orang, sehingga jumlah pengangguran berhasil ditekan dan berkurang sekitar 109 ribu orang.

Baca juga:Ekonomi RI Tetap Perkasa di Akhir 2025, BPS Catat Pertumbuhan 5,39 Persen

Kepala BPS, Amalia Adininggar Widyasanti, menyampaikan bahwa sektor-sektor utama masih menjadi tulang punggung penyerapan tenaga kerja nasional.

“Tiga lapangan usaha dengan penyerapan tenaga kerja terbesar masih didominasi oleh sektor pertanian, perdagangan, dan industri pengolahan,” ujarnya, Jumat (6/2/2026).

Menurut BPS, tren penurunan tingkat pengangguran ini mencerminkan mulai pulihnya aktivitas ekonomi nasional serta meningkatnya kebutuhan tenaga kerja di sejumlah sektor strategis. Meski demikian, tantangan penciptaan lapangan kerja yang berkualitas tetap menjadi perhatian pemerintah ke depan. (SN10)

Baca Juga  Dana Pensiun ASN Dikorupsi, KPK Serahkan Rp883 M ke Taspen

Advertisement

Komentar

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar di sini