Info Market CPO
🗓 Update: Selasa, 5 Mei 2026 |14:54 WIB |Volume: 0.5K • 0.3K • 0.2K DMI • LOCO NGABANG • LOCO PARINDU • LOCO KEMBAYAN • LOCO LUWU
HARGA CPO (ACC/WD)
Grade EUP WNI IBP CTR Winner
N5 N4 (N5)
Vol: 0.5K · DMI
15625 15418 15400 - EUP ACC
N3 N4 (N3)
Vol: 0.5K · DMI
15625 15418 15400 - EUP ACC
N13 N4 (N13)
Vol: 0.2K · LOCO NGABANG
15260 14693 14800 15275 - WD
N6 N4 (N6)
Vol: 0.2K · LOCO PARINDU
15100 14693 14800 15275 - WD
N13 N4 (N13)
Vol: 0.3K · LOCO KEMBAYAN
15075 14693 14700 15175 - WD
N14 N4 (N14)
Vol: 0.5K · LOCO LUWU
- - - - - NO BIDDER
Catatan Pasar
  • EUP mendominasi pada transaksi DMI
  • Segmen LOCO masih dalam tekanan harga
  • Belum ada transaksi pada beberapa titik lokasi
👥Sumber: Internal Market CPO
Advertisement
Model
Pematangsiantar

Cakupan JKN Tinggi, BPJS Kesehatan Pematangsiantar Raih UHC 2026

cakupan jkn tinggi, bpjs kesehatan pematangsiantar raih uhc 2026
Pemberian penghargaan UHC Awards 2026. (istimewa)

Pematangsiantar, Sinata.id — BPJS Kesehatan Cabang Pematangsiantar kembali meraih penghargaan Universal Health Coverage (UHC) Tahun 2026.

Penghargaan ini menjadi hasil nyata dari sinergi yang kuat antara Pemerintah Kota Pematangsiantar dan BPJS Kesehatan dalam memperluas cakupan jaminan kesehatan bagi masyarakat.

Advertisement

Kepala BPJS Kesehatan Cabang Pematangsiantar, Kiki Chrismar Marbun, menyampaikan apresiasi atas kolaborasi yang telah terjalin dengan pemerintah daerah. Menurutnya, capaian tersebut mencerminkan komitmen bersama seluruh pemangku kepentingan dalam mewujudkan layanan kesehatan yang inklusif, merata, dan berkelanjutan.

“Penghargaan ini merupakan bukti bahwa kerja sama yang solid antara pemerintah daerah dan BPJS Kesehatan mampu menghadirkan perlindungan kesehatan bagi hampir seluruh masyarakat,” ujarnya, Rabu (28/1/2026).

Baca Juga  Proyek Belum Selesai, Pencairan dan Admistrasi Anggaran Jadi Sorotan

Baca juga:Ini Daftar 21 Penyakit yang Tidak Ditanggung BPJS Kesehatan

Sementara itu, perwakilan Bidang Komunikasi dan Kesekretariatan BPJS Kesehatan Pematangsiantar, Arif, menjelaskan bahwa penghargaan UHC diberikan berdasarkan tiga kategori penilaian, yakni pratama, madya, dan utama.

“Penilaian UHC terdiri dari tiga tingkatan, yaitu pratama, madya, dan utama. Capaian ini merupakan hasil evaluasi yang dilakukan sepanjang tahun 2025,” kata Arif.

Ia menambahkan, pada tahun sebelumnya, yakni 2024, BPJS Kesehatan Pematangsiantar juga berhasil meraih penghargaan serupa, sehingga pencapaian tahun 2026 ini memperkuat konsistensi kinerja dalam perluasan kepesertaan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).

Berdasarkan data per 1 Januari 2026, cakupan kepesertaan JKN dan tingkat keaktifan peserta di empat kabupaten/kota wilayah kerja BPJS Kesehatan Cabang Pematangsiantar adalah sebagai berikut:

Baca Juga  Profil Raffi Ahmad yang Ditunjuk Jadi Duta Kehormatan BPJS Kesehatan

Kota Pematangsiantar
Cakupan kepesertaan JKN mencapai 99,02 persen atau setara 277.916 jiwa, dengan tingkat keaktifan peserta 81,57 persen.

Baca juga:Lebih dari 1 Juta Warga Simalungun Tercover BPJS Kesehatan

Kabupaten Simalungun
Cakupan kepesertaan JKN sebesar 101,67 persen atau 971.620 jiwa, dengan tingkat keaktifan peserta 83,41 persen.

Kabupaten Toba
Cakupan kepesertaan JKN mencapai 99,67 persen atau 220.807 jiwa, dengan tingkat keaktifan peserta 82,11 persen.

Kabupaten Samosir
Cakupan kepesertaan JKN sebesar 99,89 persen atau 149.933 jiwa, dengan tingkat keaktifan peserta 84,31 persen.

Capaian tersebut menunjukkan komitmen BPJS Kesehatan bersama pemerintah daerah dalam memastikan akses layanan kesehatan yang merata bagi masyarakat di wilayah Sumatera Utara bagian tengah dan sekitarnya. (SN14)

Baca Juga  Diukur Ulang, Ruko di Jalan Gereja Terbukti Serobot Fasilitas Umum

 

Advertisement

Komentar

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar di sini