Info Market CPO
🗓 Update: Senin, 4 Mei 2026 |15:05 WIB |Volume: 0.5K • 0.3K • 0.2K DMI • FOB TDUKU • LOCO PARINDU • LOCO KEMBAYAN • LOCO NGABANG • LOCO LUWU
HARGA CPO (ACC/WD)
Grade EUP WNI IBP CTR Winner
N5 N4 (N5)
Vol: 0.5K · DMI
15400 15297 (PAA) 15300 (AGM) 15415 EUP ACC
N3 N4 (N3)
Vol: 0.5K · DMI
15400 15297 (PAA) 15300 (AGM) 15145 EUP ACC
N6 N4 (N6)
Vol: 0.5K · FOB TDUKU
15198 (PRISCOLIN) 15097 (PAA) 15100 (AGM) 15215 PRISCOLIN ACC
N6 N4 (N6)
Vol: 0.2K · LOCO PARINDU
14875 14589 (MNA) 14700 (PBI) 15065 - WD
N13 N4 (N13)
Vol: 0.3K · LOCO KEMBAYAN
14850 14589 (MNA) 14600 (PBI) 14965 - WD
N13 N4 (N13)
Vol: 0.2K · LOCO NGABANG
15035 14589 (MNA) 14700 (PBI) 15065 - WD
N14 N4 (N14)
Vol: 0.5K · LOCO LUWU
- - - - - NO BIDDER
Catatan Pasar
  • EUP mendominasi pada transaksi DMI
  • PRISCOLIN unggul pada FOB TDUKU
  • Segmen LOCO masih cenderung melemah dan belum merata
👥Sumber: Internal Market CPO
Advertisement
Model
Pematangsiantar

Posko Kampung Bebas Narkoba di Pulo Kumba Disorot, Peredaran Narkoba Disebut Masih Jalan

posko kampung bebas narkoba di pulo kumba disorot, peredaran narkoba disebut masih jalan
Posko yang diresmikan Kapolres Pematangsiantar AKBP Sah Udur TM Sitinjak dan tak berpenghuni. ist

Pematangsiantar, Sinata.id – Posko Kampung Bebas Narkoba yang diresmikan oleh Kapolres Pematangsiantar, AKBP Sah Udur Sitinjak, di Pulo Kumba pada Rabu (24/12/2025) lalu tidak berjalan sesuai harapan. Menurut warga pembentukan Posko terkesan hanya acara seremonial kepolisian.

Pantauan Sinata.id pada Sabtu malam (10/1/2026) menunjukkan posko tersebut sepi dan gelap gulita.

Advertisement

Posko yang seharusnya menjadi garda terdepan pencegahan narkoba itu tampak tak berpenghuni. Tidak ada satupun petugas yang terlihat berjaga. Lampu penerangan di lokasi juga tidak menyala.

Kondisi ini menimbulkan kekecewaan warga. Seorang warga yang enggan disebutkan namanya, menyatakan posko tersebut diduga hanya sekadar simbol atau proyek sesaat.

“Saya juga heran, tidak ada terlihat aktivitas di posko itu, seperti tidak ada manfaatnya. Rasanya cuma seremonial,” ucap warga tersebut.

Baca juga: Agar Leluasa Edarkan Sabu, Geng Narkoba Pulo Kumba Beri Warga Beras-Uang

Ia berharap, jika memang program ini serius, harus ada kejelasan tugas, jadwal penjagaan dan program kerja yang nyata melibatkan masyarakat. “Jangan cuma spanduk dan tulisan bebas dari narkoba saja. Narkoba kan masalah serius,” tuturnya.

Baca Juga  Target 1.333 Rumah MBR di Siantar, Sudah Tercapai 625 Unit

Diduga praktik transaksi narkoba marak di lokasi tersebut, diduga diikuti upaya pemulusan dengan menyuap warga sekitar. Pemberian berupa uang tunai dan beras ini bertujuan agar aktivitas ilegal tersebut dapat berjalan tanpa gangguan.

Hal tersebut diungkapkan oleh seorang warga Jalan Rakkuta Sembiring yang enggan disebutkan namanya, Senin (5/1/2026). Ia mengaku menolak pemberian yang dianggapnya sebagai upaya merusak generasi masa depan.

Baca juga:Warga Bilang Peredaran Narkoba di Pulo Kumba Masih Terjadi

“Mereka memberi uang Rp200 ribu sama beras 5 kg kepada warga sekitar sini. Pemberian itu aku tolak, begitu juga ada beberapa warga di sini, karena itu jelas merusak,” ujarnya.

Menurutnya, pemberian suap tersebut berlangsung sejak kegiatan terlarang itu beroperasi di wilayah itu. Warga yang prihatin ini bahkan berencana melaporkan ke pihak berwajib jika kembali menyaksikan transaksi narkoba secara langsung.

Baca Juga  H-1 Tahun Baru, Wali Kota Siantar Lantik 39 Pejabat Fungsional

“Kami tinggal di sini sudah sangat lama, tapi baru kali ini ada kegiatan terlarang itu. Jika saya lihat lagi, akan saya laporkan ke keluarga yang bertugas di Polda Sumut,” tegasnya.

Ia juga mengungkapkan bahwa sebelumnya, kelompok yang diduga sama pernah mencoba meminta uang secara paksa dari pengendara yang lewat.

Sinata.id telah mencoba mengonfirmasi sejumlah hal di atas kepada Kapolres Pematangsiantar, Minggu (11/1/2026). Tetapi hingga berita ini dimuat dia belum memberi respons.

Baca juga: Ramai Mengkritisi Kapolres Sah Udur Pasca Bentrokan di Pulo Kumba

Bentrokan di Pulo Kumba

Sebelumnya, warga dan kelompok geng narkoba yang menjual narkoba di Gang Pulo Kumba, terlibat bentrokan hingga menimbulkan jatuh korban luka, pada 17/12/2025.

Berdasarkan keterangan warga setempat, bentrokan pada sore diduga dipicu oleh keresahan masyarakat terhadap aktivitas peredaran narkoba di kawasan itu.

Baca Juga  3 Pengedar Sabu Siantar Tumbang dalam Semalam

Kesaksian warga menyebut aktifitas terlarang  tersebut ditandai dengan keluar-masuk kendaraan ke lokasi yang sama secara berulang, meski mereka buka warga setempat.

Warga juga menyebut adanya pendirian sejumlah gubuk atau barak oleh kelompok yang diduga geng narkoba sejak sekitar enam bulan terakhir.

Baca juga: Pulo Kumba Mencekam: Geng Narkoba Serang Balik Warga Usai Baraknya Dibakar

Kondisi itu memicu kemarahan warga hingga berujung pada pembakaran satu gubuk, yang kemudian dibalas dengan penyerangan terhadap permukiman warga.

Akibat insiden tersebut, dua warga berinisial SP dan CP dilaporkan mengalami luka akibat senjata tajam dan benda tumpul.

Pasca bentrokan, Kapolres Pematangsiantar AKBP Sah Udur TM Sitinjak meresmikan Posko Kampung Bebas Narkoba, dengan tujuan wilayah itu bersih dari praktik narkotika yang selama ini meresahkan warga sekitar. (SN14)

Advertisement

Komentar

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar di sini