Info Market CPO
πŸ—“ Update: Senin, 4 Mei 2026 |15:05 WIB |Volume: 0.5K β€’ 0.3K β€’ 0.2K β€’DMI β€’ FOB TDUKU β€’ LOCO PARINDU β€’ LOCO KEMBAYAN β€’ LOCO NGABANG β€’ LOCO LUWU
HARGA CPO (ACC/WD)
Grade EUP WNI IBP CTR Winner
N5 N4 (N5)
Vol: 0.5K Β· DMI
15400 15297 (PAA) 15300 (AGM) 15415 EUP ACC
N3 N4 (N3)
Vol: 0.5K Β· DMI
15400 15297 (PAA) 15300 (AGM) 15145 EUP ACC
N6 N4 (N6)
Vol: 0.5K Β· FOB TDUKU
15198 (PRISCOLIN) 15097 (PAA) 15100 (AGM) 15215 PRISCOLIN ACC
N6 N4 (N6)
Vol: 0.2K Β· LOCO PARINDU
14875 14589 (MNA) 14700 (PBI) 15065 - WD
N13 N4 (N13)
Vol: 0.3K Β· LOCO KEMBAYAN
14850 14589 (MNA) 14600 (PBI) 14965 - WD
N13 N4 (N13)
Vol: 0.2K Β· LOCO NGABANG
15035 14589 (MNA) 14700 (PBI) 15065 - WD
N14 N4 (N14)
Vol: 0.5K Β· LOCO LUWU
- - - - - NO BIDDER
Catatan Pasar
  • EUP mendominasi pada transaksi DMI
  • PRISCOLIN unggul pada FOB TDUKU
  • Segmen LOCO masih cenderung melemah dan belum merata
πŸ‘₯Sumber: Internal Market CPO
Advertisement
Model
Regional

Warga Aceh Tamiang Segera Tempati Huntara Baru

warga aceh tamiang segera tempati huntara baru
Pemerintah menargetkan pembangunan hunian sementara (huntara) bagi warga terdampak bencana di Aceh Tamiang rampung 10 Januari 2026. Progres kini mencapai 75 persen dan dilengkapi fasilitas dasar. (Ist)

Sinata.id – Pemerintah memastikan langkah percepatan penanganan warga terdampak bencana di Kabupaten Aceh Tamiang terus berjalan. Kementerian Pekerjaan Umum menargetkan pembangunan hunian sementara atau huntara di wilayah tersebut tuntas dan siap dihuni pada 10 Januari 2026, seiring progres lapangan yang kini telah menembus sekitar 75 persen.

Huntara yang dibangun di Gampong Bundar itu dirancang sebagai solusi cepat agar warga tak berlama-lama bertahan di tenda darurat. Saat ini, pembangunan difokuskan pada penyelesaian tujuh blok utama hunian modular yang disiapkan untuk menampung ratusan penyintas bencana.

Advertisement

Menteri Pekerjaan Umum, Dody Hanggodo, menegaskan kementeriannya memberikan dukungan penuh terhadap penanganan bencana yang dikoordinasikan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB). Menurutnya, kehadiran huntara menjadi bagian penting dalam fase transisi dari kondisi darurat menuju pemulihan.

Baca Juga  Rakernas XVII APKASI di Batam Jadi Forum Kolaborasi Kabupaten se-Indonesia

β€œKami berkomitmen mendukung penuh BNPB. Huntara ini dibangun agar masyarakat terdampak segera menempati hunian yang lebih layak, aman, dan bermartabat. Tidak hanya tempat tinggal, kawasan ini juga dilengkapi air bersih serta sanitasi,” ujar Dody dalam keterangan pers, Selasa (6/1/2026).

Baca Juga:Β Beijing Tutup Keran Produk Dwiguna ke Tokyo, Pasar Jepang Langsung Terguncang

Ia menjelaskan, huntara tersebut terdiri dari tujuh blok bangunan modular, dengan kapasitas 12 kepala keluarga (KK) di setiap blok. Dari total blok yang dibangun, satu blok di bagian depan lokasi masih difungsikan sementara sebagai area penyimpanan material karena posisinya yang berbatasan langsung dengan jalan.

Secara keseluruhan, kawasan huntara Aceh Tamiang dirancang untuk menampung sekitar 84 KK atau setara 336 jiwa dalam satu lokasi terpadu. Setiap blok diproyeksikan dapat menampung hingga 48 orang, dengan pembagian ruang yang disesuaikan kebutuhan keluarga.

Baca Juga  Pemerintah Salurkan Dana Dampak Bencana ke Aceh Tamiang

Untuk menunjang kehidupan warga selama masa tinggal sementara, pemerintah juga menyiapkan berbagai fasilitas pendukung. Mulai dari toilet komunal, jaringan listrik dan pencahayaan, hingga sistem air bersih dan sanitasi yang dirancang agar memenuhi standar kesehatan dasar.

Dari sisi konstruksi, huntara menggunakan sistem modular dengan rangka baja ringan. Model ini dipilih karena dinilai kokoh, cepat dibangun, dan relatif nyaman bagi penghuni. Pekerjaan dilakukan secara bertahap, mencakup pembangunan pondasi, pemasangan rangka dan dinding, atap baja ringan, hingga instalasi mekanikal, elektrikal, dan plumbing.

Dody menegaskan, pembangunan huntara ini merupakan bentuk nyata kehadiran negara di tengah masyarakat yang terdampak bencana. Sebelumnya, warga harus bertahan di tenda pengungsian dengan ruang terbatas dan fasilitas yang minim.

Baca Juga  Pemkab Simalungun Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Aceh Tamiang

β€œDengan tersedianya huntara, kami berharap masyarakat bisa menjalani masa pemulihan dengan kondisi yang jauh lebih baik sambil menunggu solusi hunian permanen,” tutupnya. [a46]

Advertisement

Komentar

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar di sini