Info Market CPO
🗓 Update: Selasa, 5 Mei 2026 |14:54 WIB |Volume: 0.5K • 0.3K • 0.2K DMI • LOCO NGABANG • LOCO PARINDU • LOCO KEMBAYAN • LOCO LUWU
HARGA CPO (ACC/WD)
Grade EUP WNI IBP CTR Winner
N5 N4 (N5)
Vol: 0.5K · DMI
15625 15418 15400 - EUP ACC
N3 N4 (N3)
Vol: 0.5K · DMI
15625 15418 15400 - EUP ACC
N13 N4 (N13)
Vol: 0.2K · LOCO NGABANG
15260 14693 14800 15275 - WD
N6 N4 (N6)
Vol: 0.2K · LOCO PARINDU
15100 14693 14800 15275 - WD
N13 N4 (N13)
Vol: 0.3K · LOCO KEMBAYAN
15075 14693 14700 15175 - WD
N14 N4 (N14)
Vol: 0.5K · LOCO LUWU
- - - - - NO BIDDER
Catatan Pasar
  • EUP mendominasi pada transaksi DMI
  • Segmen LOCO masih dalam tekanan harga
  • Belum ada transaksi pada beberapa titik lokasi
👥Sumber: Internal Market CPO
Advertisement
Model
Nasional

Soal Hunian Korban Bencana, Prabowo: Tak Ada Alasan, Kalau Perlu Pakai Lahan PTPN

presiden prabowo memerintahkan tegas pembangunan hunian korban bencana di aceh, sumut, dan sumbar.
Presiden Prabowo memerintahkan tegas pembangunan rumah korban bencana di Aceh, Sumut, dan Sumbar.

Sinata.id – Presiden Prabowo Subianto mengeluarkan perintah tegas kepada seluruh jajaran pemerintah untuk segera membangun rumah bagi korban bencana banjir bandang dan tanah longsor di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.

Kepala Negara menegaskan, tidak boleh ada satu pun alasan yang menghambat proses pembangunan, terutama soal ketersediaan lahan.

Advertisement

Dalam pengarahan di sela Sidang Kabinet Paripurna, Senin (15/12/2025), Prabowo meminta kementerian dan lembaga terkait langsung bergerak di lapangan.

Ia menekankan bahwa negara harus hadir cepat bagi warga yang kehilangan tempat tinggal, dengan memastikan pembangunan hunian sementara hingga rumah permanen dimulai tanpa penundaan.

Presiden secara khusus mengingatkan agar persoalan lahan tidak dijadikan dalih.

Baca Juga  Prabowo Siap Cabut Izin Tambang di Hutan, Bahlil Bawa Laporan Rahasia ke Istana

Baca Juga: Prabowo Gaspol Pembangunan 2.000 Rumah Korban Bencana di Sumatera, Mulai Pekan Ini

Menurutnya, pemerintah memiliki cukup aset yang bisa dimanfaatkan untuk kepentingan rakyat, termasuk tanah milik negara dan lahan yang berada di bawah pengelolaan BUMN.

“Tidak ada alasan soal lahan. Gunakan tanah negara yang ada. Kalau perlu lahan PTPN, kalau perlu konsesi hutan di sekitar wilayah terdampak, pakai semuanya untuk kepentingan rakyat,” tegas Prabowo.

Instruksi keras tersebut menjadi sinyal bahwa percepatan pembangunan hunian korban bencana menjadi prioritas nasional.

Prabowo menilai, penanganan pascabencana tidak boleh berlarut-larut karena menyangkut kehidupan dan keselamatan masyarakat.

Baca Juga: Menkeu Purbaya Diam-Diam Siapkan Diskon Tambahan untuk Perjalanan Libur Nataru 2025/2026

Baca Juga  Mutasi Polri Terbaru: 5 Irjen dan 17 Brigjen Geser Jabatan

Sejalan dengan arahan Presiden, pemerintah menargetkan pembangunan ribuan unit rumah dapat dimulai dalam waktu dekat.

Seluruh kementerian diminta berkoordinasi lintas sektor agar proses pembangunan berjalan cepat, mulai dari penyiapan lahan hingga penyediaan infrastruktur pendukung.

Dengan sikap tegas itu, Presiden Prabowo menegaskan bahwa negara tidak akan membiarkan warga korban bencana berlama-lama hidup dalam kondisi darurat.

Pembangunan rumah, kata dia, harus berjalan cepat, konkret, dan tanpa hambatan administratif. [a46]

Advertisement

Komentar

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar di sini