Info Market CPO
🗓 Update: Kamis, 7 Mei 2026 |18:20 WIB |Volume: 0.5K • 0.2K • 1K DMI • LOCO PARINDU • LOCO LUWU
HARGA CPO (WD)
Grade EUP WNI IBP CTR Winner
N5 N4 (N5)
Vol: 0.5K · DMI
15222 15200 (IMT) 15220 (AGM) 15350 - WD
N3 N4 (N3)
Vol: 0.5K · DMI
15222 15200 (IMT) 15220 (AGM) 15350 - WD
N6 N4 (N6)
Vol: 0.2K · LOCO PARINDU
14782 14455 (MNA) 14600 (PBI) 15000 - WD
N6 N4 (N6)
Vol: 0.2K · LOCO PARINDU
15100 14693 14800 15275 - WD
N14 N4 (N14)
Vol: 1K · LOCO LUWU
- - - - - NO BIDDER
Catatan Pasar
  • Harga relatif stabil pada transaksi DMI
  • Selisih harga antar bidder sangat tipis
  • Masih terdapat lokasi tanpa penawaran
👥Sumber: Internal Market CPO
Sains & Teknologi

Peramban Atlas dari OpenAI Hadir Menyaingi Chrome & Safari

peramban atlas
Peramban baru Atlas saingi Chrome dan Safari. ist

AS, Sinata.id – Pengembang kecerdasan buatan (AI) ChatGPT, OpenAI, belum lama ini serukan tantangan terhadap raksasa teknologi Google dan Apple dengan meluncurkan peramban web baru yang inovatif bernama “Atlas”.

Penjelajah ini, yang secara eksklusif dirancang untuk mengintegrasikan kekuatan AI ke dalam pengalaman penjelajahan, dipandang sebagai upaya signifikan untuk merebut pangsa pasar dari dominasi Google Chrome dan Apple Safari.

Advertisement

Inovasi utama Atlas terletak pada integrasi mendalam chatbot ChatGPT langsung ke dalam inti penjelajahan web.

OpenAI menjelaskan bahwa peramban ini diciptakan untuk membantu pengguna menyelesaikan tugas “tanpa harus menyalin, menempel, atau meninggalkan halaman yang sedang mereka buka.”

Fitur-fitur yang dikembangkan meliputi pengguna dapat dengan mudah mendapatkan ringkasan singkat dari konten halaman web yang panjang, memungkinkan perbandingan artikel atau produk dengan cepat, misalnya saat berbelanja online.

Baca Juga  Tips Aman Berpuasa untuk Ibu Menyusui di Bulan Ramadan

Atlas menggunakan memori bawaan ChatGPT, memungkinkan percakapan baru memanfaatkan informasi dari interaksi sebelumnya untuk menyelesaikan tugas dengan lebih efisien.

OpenAI mengonfirmasi bahwa Atlas pada awalnya hanya akan tersedia untuk komputer Mac Apple.

Meskipun bertujuan untuk menyederhanakan tugas web, beberapa fungsi tingkat lanjut akan dibatasi untuk pelanggan berbayar.

Perusahaan menekankan bahwa kemampuan untuk meminta ChatGPT secara otomatis melakukan tugas yang kompleks atas nama pengguna—seperti pemesanan perjalanan—hanya dapat diakses oleh pelanggan premium OpenAI.

Cara OpenAI menempatkan Atlas dalam persaingan langsung dengan pemain mapan. Saat ini, Google Chrome memegang gelar sebagai peramban web yang paling banyak digunakan di dunia, sementara Apple Safari tetap menjadi kekuatan tangguh, terutama di kalangan basis pengguna iPhone yang loyal.

Baca Juga  Kapan E-mail Aktivasi Akun SNPMB 2026 Dikirim? Ini Jadwal Lengkapnya

Peluncuran Atlas juga mengikuti tren yang lebih luas, di mana beberapa perusahaan AI lainnya telah memperkenalkan peramban web berbasis AI mereka sendiri dalam beberapa bulan terakhir.

Peluncuran ini mencerminkan upaya perusahaan-perusahaan AI untuk memonetisasi teknologi tersebut. Meskipun ChatGPT, yang diluncurkan sekitar tiga tahun lalu, telah memicu kebangkitan teknologi AI dan kini memiliki sekitar 800 juta pengguna mingguan, industri ini masih menghadapi pertanyaan besar mengenai profitabilitas.

Dengan investasi ratusan miliar dolar yang dilakukan oleh OpenAI dan perusahaan teknologi besar lainnya (termasuk Meta) untuk membangun pusat data, kini fokusnya adalah menemukan cara terbaik untuk mengubah investasi besar tersebut menjadi keuntungan yang berkelanjutan. (A58)

Baca Juga  Samsung Galaxy S26 Dikabarkan Dukung Komunikasi Satelit, Ini Bocorannya

Advertisement

Komentar

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar di sini