Pematangsiantar, Sinata.id – Seri ponsel pintar terbaru Samsung Galaxy S26 yang diperkirakan meluncur dalam waktu dekat dikabarkan akan dibekali fitur komunikasi satelit. Fitur ini memungkinkan pengguna mengirim dan menerima pesan teks di wilayah yang tidak terjangkau jaringan seluler.
Mengutip laporan GSM Arena, Kamis (29/1/2026), tiga model dalam lini Galaxy S26 terdeteksi telah muncul dalam basis data Komisi Komunikasi Federal Amerika Serikat (Federal Communications Commission/FCC).
Berdasarkan dokumen FCC tersebut, Galaxy S26, Galaxy S26+, dan Galaxy S26 Ultra untuk pasar Amerika Serikat mendukung teknologi Supplemental Coverage from Space (SCS) dan Non-Terrestrial Network (NTN). Kehadiran dua teknologi ini mengindikasikan kemampuan perangkat untuk terhubung dengan jaringan komunikasi satelit.
Dengan dukungan tersebut, pengguna Galaxy S26 berpotensi tetap dapat mengirim dan menerima pesan teks meski berada di area tanpa sinyal seluler. Kendati demikian, fitur komunikasi satelit ini diperkirakan hanya tersedia di wilayah tertentu.
Baca juga:Samsung Galaxy S26 Ultra Segera Rilis di Indonesia? Ini Petunjuknya
Selain konektivitas satelit, dokumen FCC juga mengungkap bahwa seri Samsung Galaxy S26 mendukung teknologi Wi-Fi 7, Bluetooth Low Energy (LE), Near Field Communication (NFC), serta Ultra Wideband (UWB).
Samsung juga disebut berpeluang menggandeng Skylo untuk menghadirkan layanan panggilan dan pesan berbasis satelit, sebagaimana laporan sebelumnya terkait Exynos Modem 5410.
Desain Baru Galaxy S26 Ultra
Kehadiran Samsung Galaxy S26 Ultra menjadi salah satu yang paling dinantikan. Berdasarkan sejumlah bocoran dan render yang beredar, perangkat ini disebut akan hadir dengan desain berbeda dibandingkan pendahulunya.
Galaxy S26 Ultra dikabarkan mengusung sudut bodi yang lebih membulat serta modul kamera belakang berbentuk oval. Perubahan desain ini disebut sebagai upaya Samsung memperbaiki kelemahan pada konstruksi cincin kamera Galaxy S25 Ultra.
Render CAD yang beredar memperlihatkan cincin kamera dengan struktur lebih solid dan tampilan yang menyatu dengan panel belakang. Desain tersebut diklaim terinspirasi dari pendekatan yang digunakan Samsung pada generasi terbaru ponsel lipatnya, yang menekankan integrasi komponen agar lebih kokoh.
Baca juga:Bocoran Samsung Galaxy S26 Ultra: Jadwal Rilis, Charging 60W, dan Harga
Samsung juga diyakini berupaya menutup celah desain lama yang memungkinkan cincin kamera terlepas. Selain itu, Galaxy S26 Ultra disebut akan dibekali layar dengan fitur anti-spy bawaan bernama Privacy Display.
Keberadaan fitur tersebut secara tidak langsung terungkap melalui tangkapan layar antarmuka One UI 8.5 versi beta. Sementara itu, Samsung dikabarkan tengah menyiapkan peluncuran Galaxy S26 series pada Februari 2026, berbeda dari seri sebelumnya yang biasanya dirilis pada Januari.
Perubahan jadwal peluncuran ini disebut dipengaruhi oleh kondisi rantai pasok global, termasuk ketersediaan komponen memori dan chip. Meski demikian, hingga kini Samsung belum memberikan pernyataan resmi terkait desain kamera Galaxy S26 Ultra maupun jadwal peluncuran resminya. (A02)









Jadilah yang pertama berkomentar di sini