Sinata.id – Seorang perempuan asal Indonesia, NR, ditemukan tak bernyawa di sebuah kamar hotel mewah di kawasan China Square. Wanita berusia 38 tahun yang diduga merupakan pegawai Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Batam itu, disebut menjadi korban pembunuhan oleh orang yang paling dekat dengannya, suaminya sendiri, Salehuddin.
Kisah kelam ini terungkap bukan karena laporan orang lain, melainkan dari pengakuan sang suami sendiri.
Pagi itu, Kamis (24/10/2025) pagi, Salehuddin datang ke sebuah pos polisi di Singapura dengan wajah tenang namun gelisah.
Tanpa basa-basi, ia mengaku telah menghabisi nyawa istrinya di kamar hotel tempat mereka menginap.
Baca Juga: Polisi Dalami Penyebab Bus Wisata Terguling di Exit Tol Gandulan
Petugas yang menerima laporan itu langsung bergegas menuju lokasi.
Namun semuanya sudah terlambat. Nurdia ditemukan terbujur kaku di kamar, tanpa tanda-tanda kehidupan.
Dugaan kuat, ia tewas akibat kekerasan yang dilakukan oleh suaminya.
Kepolisian Singapura tak butuh waktu lama untuk bertindak.
Salehuddin segera diamankan dan ditetapkan sebagai tersangka.
Ia langsung dijerat dengan tuduhan pembunuhan dan dibawa ke pengadilan pada Jumat (25/10/2025) untuk menjalani proses hukum lebih lanjut.
Kasus ini pun menjadi perhatian publik, bukan hanya di Singapura, tetapi juga di Indonesia, mengingat korban diduga merupakan aparatur sipil negara (ASN) dari BPOM Batam.
Ketika kabar ini mulai menyebar, media mencoba mengonfirmasi identitas korban ke pihak BPOM Batam.
Namun, Humas BPOM Batam, Trecy, memilih berhati-hati dalam memberikan keterangan.
“Untuk saat ini kami belum bisa memberikan penjelasan apapun, karena belum ada keterangan resmi dari pihak berwenang,” ujarnya singkat. [zainal/a46]









Jadilah yang pertama berkomentar di sini