Info Market CPO
🗓 Update: Selasa, 5 Mei 2026 |14:54 WIB |Volume: 0.5K • 0.3K • 0.2K DMI • LOCO NGABANG • LOCO PARINDU • LOCO KEMBAYAN • LOCO LUWU
HARGA CPO (ACC/WD)
Grade EUP WNI IBP CTR Winner
N5 N4 (N5)
Vol: 0.5K · DMI
15625 15418 15400 - EUP ACC
N3 N4 (N3)
Vol: 0.5K · DMI
15625 15418 15400 - EUP ACC
N13 N4 (N13)
Vol: 0.2K · LOCO NGABANG
15260 14693 14800 15275 - WD
N6 N4 (N6)
Vol: 0.2K · LOCO PARINDU
15100 14693 14800 15275 - WD
N13 N4 (N13)
Vol: 0.3K · LOCO KEMBAYAN
15075 14693 14700 15175 - WD
N14 N4 (N14)
Vol: 0.5K · LOCO LUWU
- - - - - NO BIDDER
Catatan Pasar
  • EUP mendominasi pada transaksi DMI
  • Segmen LOCO masih dalam tekanan harga
  • Belum ada transaksi pada beberapa titik lokasi
👥Sumber: Internal Market CPO
Advertisement
Model
News

Pegawai BPOM Batam Ditemukan Tewas di Hotel Mewah

seorang pegawai bpom batam, nurdia rahmah rery, ditemukan tewas di hotel mewah singapura. suaminya, dijerat tuduhan pembunuhan.
Kamar hotel. (Ilustrasi)

Sinata.id – Seorang perempuan asal Indonesia, NR, ditemukan tak bernyawa di sebuah kamar hotel mewah di kawasan China Square. Wanita berusia 38 tahun yang diduga merupakan pegawai Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Batam itu, disebut menjadi korban pembunuhan oleh orang yang paling dekat dengannya, suaminya sendiri, Salehuddin.

Kisah kelam ini terungkap bukan karena laporan orang lain, melainkan dari pengakuan sang suami sendiri.

Advertisement

Pagi itu, Kamis (24/10/2025) pagi, Salehuddin datang ke sebuah pos polisi di Singapura dengan wajah tenang namun gelisah.

Tanpa basa-basi, ia mengaku telah menghabisi nyawa istrinya di kamar hotel tempat mereka menginap.

Baca Juga: Polisi Dalami Penyebab Bus Wisata Terguling di Exit Tol Gandulan

Baca Juga  Cemburu Diperlakukan Berbeda, Anak di Tanjung Priok Racuni Satu Keluarga

Petugas yang menerima laporan itu langsung bergegas menuju lokasi.

Namun semuanya sudah terlambat. Nurdia ditemukan terbujur kaku di kamar, tanpa tanda-tanda kehidupan.

Dugaan kuat, ia tewas akibat kekerasan yang dilakukan oleh suaminya.

Kepolisian Singapura tak butuh waktu lama untuk bertindak.

Salehuddin segera diamankan dan ditetapkan sebagai tersangka.

Ia langsung dijerat dengan tuduhan pembunuhan dan dibawa ke pengadilan pada Jumat (25/10/2025) untuk menjalani proses hukum lebih lanjut.

Kasus ini pun menjadi perhatian publik, bukan hanya di Singapura, tetapi juga di Indonesia, mengingat korban diduga merupakan aparatur sipil negara (ASN) dari BPOM Batam.

Ketika kabar ini mulai menyebar, media mencoba mengonfirmasi identitas korban ke pihak BPOM Batam.

Baca Juga  Akhir Tragis Dosen Cantik, Jam 3 Pagi di Kamar Tidur

Namun, Humas BPOM Batam, Trecy, memilih berhati-hati dalam memberikan keterangan.

“Untuk saat ini kami belum bisa memberikan penjelasan apapun, karena belum ada keterangan resmi dari pihak berwenang,” ujarnya singkat. [zainal/a46]

Advertisement

Komentar

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar di sini