Info Market CPO
🗓 Update: Rabu, 13 Mei 2026 |18:41 WIB |Volume: 0.5K • 0.5K • 0.2K • 2.6K DMI • DMI • LOCO PARINDU • FOB PALOPO
HARGA CPO (ACC/WD)
Grade EUP WNI IBP CTR Winner
N5 N4 (N5)
Vol: 0.5K · DMI
14975 14918 (AGM) 14907 (PAA) 15100 EUP ACC
N3 N4 (N3)
Vol: 0.5K · DMI
14975 14918 (AGM) 14907 (PAA) 15100 EUP ACC
N13 N4 (N13)
Vol: 0.2K · LOCO PARINDU
14535 14399 (MNA) 14400 (PBI) 14750 - WD
N14 N4 (N14)
Vol: 2.6K · FOB PALOPO
- - - - - NO BIDDER
Catatan Pasar
  • EUP mendominasi transaksi DMI Persaingan harga masih cukup kompetitif antar bidder Tender LOCO PARINDU berakhir WD Tender FOB PALOPO belum terdapat bidder
👥Sumber: Internal Market CPO
Model
Religi

Hidup yang Menyenangkan Hati Tuhan: Iman, Kekudusan, dan Kasih yang Nyata

perang timur tengah dan panggilan hidup kudus: makna firman tuhan di tengah konflik iran, israel, dan amerika
Pdt. Manser Sagala, M.Th.

Oleh: Pdt Manser Sagala, M.Th.

Kehidupan yang berkenan di hadapan Tuhan bukanlah tentang kesempurnaan manusia, melainkan tentang hati yang tertuju kepada-Nya dan ketaatan dalam menjalani hidup seperti Kristus. Hal ini disampaikan oleh Pdt. Manser Sagala, seorang hamba Tuhan yang aktif melayani di bidang konseling rohani.

Advertisement

Dalam renungannya, Pdt. Manser Sagala menegaskan bahwa kehidupan yang berkenan di hadapan Tuhan mencakup beberapa aspek penting yang menjadi dasar kehidupan orang percaya.

Pertama , hidup dalam iman yang disertai perbuatan.
Firman Tuhan menegaskan, “Tanpa iman tidak mungkin orang berkenan kepada Allah” (Ibrani 11:6). Namun iman sejati tidak berhenti pada pengakuan, melainkan harus tampak dalam tindakan nyata, sebagaimana dikatakan dalam Yakobus 2:17 bahwa iman tanpa perbuatan adalah mati.
“Iman yang benar akan mendorong seseorang untuk hidup dalam ketaatan dan melakukan kebaikan,” jelas Pdt. Manser.

Baca Juga  Menghadapi Tantangan Hidup dengan Iman yang Teguh

Kedua , mempersembahkan diri sebagai ibadah yang sejati.
Mengutip Roma 12:1-2, ia mengingatkan bahwa tubuh dan kehidupan kita adalah persembahan yang hidup bagi Allah. “Ibadah sejati bukan hanya di gereja, tetapi setiap aspek hidup — pikiran, perkataan, pekerjaan, bahkan hubungan — harus menjadi bentuk penyembahan,” tambahnya.

Ketiga , hidup dalam kekudusan dan menjauhi dosa.
Allah memanggil umat-Nya untuk hidup kudus sebagaimana Dia kudus (1 Petrus 1:15-16). “Kekudusan berarti memisahkan diri dari dosa dan mempersembahkan hidup untuk Allah. Tanpa kekudusan, tidak seorang pun dapat melihat Tuhan,” tegasnya, mengutip Ibrani 12:14.

Keempat , menyerupai Kristus dan hidup dalam kasih.
Pdt. Manser Sagala mengingatkan bahwa Yesus adalah teladan utama kehidupan yang berkenan kepada Bapa. Firman Tuhan berkata, “Barangsiapa mengatakan bahwa ia ada di dalam Dia, ia wajib hidup sama seperti Kristus telah hidup” (1 Yohanes 2:6).
Kasih menjadi dasar dari seluruh hukum Tuhan — mengasihi Allah dengan segenap hati dan sesama seperti diri sendiri (Markus 12:30-31).

Baca Juga  Bahaya Hidup Suam-Suam Kuku: Renungan Penting bagi Pertumbuhan Rohani

“Menjadi pengikut Kristus berarti meneladani hidup-Nya: rendah hati, sabar, mengampuni, dan rela berkorban. Kasih yang tulus dan tanpa pamrih adalah hal yang paling berharga di mata Tuhan,” tuturnya penuh kasih.

Di akhir pesannya, Pdt. Manser mengajak umat percaya untuk hidup dalam pertolongan Roh Kudus agar mampu menjalani kehidupan yang berkenan di hadapan Tuhan.

“Doa dan harapan saya, kiranya kita semua ditolong Roh Kudus untuk hidup kudus, beriman, dan penuh kasih. Jadilah umat yang berkenan di hadapan Tuhan,” tutupnya.

Untuk pelayanan doa dan konseling, Pdt. Manser Sagala dapat dihubungi melalui 0812 762 709.
Tuhan Yesus memberkati kita semua.

(A27)

Advertisement

Komentar

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar di sini