Info Market CPO
🗓 Update: Jumat, 8 Mei 2026 |15:34 WIB |Volume: 0.5K • 0.2K • 2.6K DMI • LOCO NGABANG • LOCO KEMBAYAN • LOCO PARINDU • FOB PALOPO
HARGA CPO (ACC/WD)
Grade EUP WNI IBP CTR Winner
N5 N4 (N5)
Vol: 0.5K · DMI
15222 15200 (TON) 15131 (AGM) 15275 - WD
N3 N4 (N3)
Vol: 0.5K · DMI
15222 15100 (IMT/KJA) 15131 (AGM) 15275 KJA ACC
N13 N4 (N13)
Vol: 0.5K · LOCO NGABANG
14782 14675 (MNA) 14500 (PBI) 14925 EUP ACC
N13 N4 (N13)
Vol: 0.5K · LOCO KEMBAYAN
14772 14525 (MNA) 14400 (PBI) 14825 EUP ACC
N13 N4 (N13)
Vol: 0.2K · LOCO PARINDU
14782 14600 (MNA) 14500 (PBI) 14925 - WD
N14 N4 (N14)
Vol: 2.6K · FOB PALOPO
- - - - - NO BIDDER
Catatan Pasar
  • EUP masih mendominasi pada beberapa titik LOCO
  • Persaingan harga di DMI berlangsung ketat
  • Masih terdapat lokasi tanpa penawaran
👥Sumber: Internal Market CPO
Nasional

Guru Honorer Bergaji Rp300 Ribu Disorot DPR, Pemerintah Diminta Segera Bertindak

kesejahteraan guru honorer kembali disorot dpr setelah masih ditemukan pengajar bergaji rp300 ribu per bulan. komisi x desak pemerintah tingkatkan gaji guru, alokasi pip, dan revitalisasi sekolah untuk pendidikan lebih layak di 2026.
Kesejahteraan guru honorer kembali disorot DPR setelah masih ditemukan pengajar bergaji Rp300 ribu per bulan. Komisi X desak pemerintah tingkatkan gaji guru, alokasi PIP, dan revitalisasi sekolah untuk pendidikan lebih layak di 2026. (Ilustrasi)

Jakarta, Sinata.id – Kesejahteraan guru honorer kembali menjadi sorotan publik setelah masih ditemukan pengajar yang hanya menerima upah Rp300 ribu per bulan. Lalu Hadrian Irfani, Wakil Ketua Komisi X DPR, menegaskan bahwa kondisi ini tidak manusiawi dan meminta pemerintah mengambil langkah nyata.

Sorotan tersebut disampaikan dalam rapat kerja Komisi X DPR bersama Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mandikdasmen) Abdul Mu’ti. Dalam forum pada Senin, 15 September 2025, Lalu menyebut bahwa guru honorer adalah garda depan pendidikan nasional, namun penghargaan terhadap jasa mereka belum sebanding dengan pengorbanan yang diberikan.

Advertisement

“Guru honorer kita masih menerima Rp300 ribu per bulan, angka yang jelas tidak manusiawi di era sekarang. Mereka adalah pejuang pendidikan, tetapi kesejahteraan mereka sangat memprihatinkan,” ujar Lalu Hadrian Irfani, dikutip Kamis, 18 September 2025.

Baca Juga  Amsal Sitepu Segera Divonis, Kasus Mark Up Video Desa Disorot DPR

Lalu mendesak Presiden agar kondisi serupa tidak lagi terjadi pada tahun 2026. Ia menegaskan, meski anggaran pendidikan 2026 terbilang besar, pemerintah tetap perlu mencari solusi untuk persoalan yang menghambat kualitas pendidikan.

Selain isu kesejahteraan guru, Lalu juga menyoroti alokasi dana untuk Program Indonesia Pintar (PIP) dan revitalisasi sekolah. Menurutnya, banyak sekolah terutama di daerah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T) berada dalam kondisi mengenaskan.

Dalam rapat tersebut, Lalu menekankan bahwa kondisi infrastruktur sekolah yang rusak bahkan tanpa fasilitas dasar seperti MCK adalah masalah serius. “Anggaran revitalisasi sekolah harus ditingkatkan, setidaknya sama dengan tahun 2025 atau bahkan lebih. Presiden sudah menegaskan, tidak boleh ada sekolah yang bocor, apalagi roboh,” tegasnya.

Baca Juga  TNI Cari Celah Pidana Ferry Irwandi, Komisi III DPR Ingatkan Hal Ini...

Ia menambahkan, Komisi X DPR akan terus mengawal kinerja Kemendikdasmen demi peningkatan kualitas pendidikan di Indonesia.

Meski menyadari keterbatasan anggaran yang tersedia, Lalu menegaskan komitmen DPR untuk terus memperjuangkan kesejahteraan tenaga pendidik dan kualitas fasilitas sekolah. “Kami yakin selalu ada cahaya di ujung terowongan, dan itu menjadi motivasi kita bersama,” pungkasnya. (A46)

Advertisement

Komentar

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar di sini