Toba, Sinata.id – Sebanyak 50 pelajar tingkat SD/MI se-Kabupaten Toba mengikuti ajang Lomba Bertutur Tingkat SD/MI Negeri dan Swasta Tahun 2026 yang digelar Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Toba melalui Dinas Perpustakaan dan Kearsipan, Kamis (21/5/2026).
Kegiatan tersebut turut dihadiri Bupati Toba, Effendi Sintong P. Napitupulu.
Lomba bertutur tahun ini mengangkat tema cerita kepahlawanan nasional dan legenda rakyat asal Sumatera Utara (Sumut). Ajang tersebut menjadi wadah bagi generasi muda untuk menunjukkan kemampuan bertutur sekaligus menumbuhkan kecintaan terhadap budaya dan literasi sejak dini.
Sebanyak 50 peserta terbaik tampil dalam perlombaan setelah lolos dari proses seleksi ketat yang diikuti 122 pendaftar dari berbagai sekolah SD/MI sederajat di Kabupaten Toba.
Para peserta membawakan cerita dengan penuh penghayatan melalui intonasi, ekspresi wajah, dan gestur yang memukau para hadirin.
Bupati Toba secara resmi membuka kegiatan tersebut dan menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya lomba yang dinilai mampu membentuk karakter serta meningkatkan rasa percaya diri anak-anak.
“Kami sangat mengapresiasi kegiatan ini agar anak-anak di Toba semakin kreatif dan percaya diri dalam mengekspresikan diri. Dalam beberapa kegiatan Buka Desa, kita melihat banyak anak-anak yang mampu menceritakan kembali apa yang telah mereka baca dengan sangat baik,” ucap Effendi.
Ia berharap seluruh peserta dapat mengerahkan kemampuan terbaiknya dalam perlombaan tersebut.
“Ini juga menjadi bagian dari upaya kita melestarikan budaya dan menumbuhkan minat baca,” tambahnya.
Sementara itu, Bunda Literasi Kabupaten Toba sekaligus Ketua TP PKK Kabupaten Toba, Astita Effendi Sintong P. Napitupulu, menegaskan bahwa kemampuan bertutur merupakan seni menyampaikan pesan secara hidup dan bermakna.
“Lomba bertutur bukan hanya tentang membaca cerita, tetapi bagaimana anak-anak mampu menghidupkan cerita melalui suara, ekspresi wajah, dan gerakan tubuh sehingga pesan moralnya tersampaikan dengan baik,” ujarnya.
Ia mengaku bangga melihat semangat dan keberanian anak-anak Toba dalam mengikuti kompetisi tersebut.
Ajang ini turut menghadirkan dewan juri dari kalangan akademisi dan pegiat bahasa, yakni Riama Audi Murphy O. Sitorus, Agus Bambang Hermanto, serta Halomoan Marpaung.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Toba, Almen Hutagalung, Kepala Badan Kesbangpol, Harrizon Hutabarat, serta Plt Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga, Natalia Silitonga.
Melalui kegiatan tersebut, Pemkab Toba berharap lahir generasi muda yang tidak hanya cerdas dan kreatif, tetapi juga memiliki kemampuan komunikasi yang baik serta kecintaan terhadap budaya dan warisan cerita rakyat Sumut. (SN23)










Jadilah yang pertama berkomentar di sini