Info Market CPO
🗓 Update: Jumat, 8 Mei 2026 |15:34 WIB |Volume: 0.5K • 0.2K • 2.6K DMI • LOCO NGABANG • LOCO KEMBAYAN • LOCO PARINDU • FOB PALOPO
HARGA CPO (ACC/WD)
Grade EUP WNI IBP CTR Winner
N5 N4 (N5)
Vol: 0.5K · DMI
15222 15200 (TON) 15131 (AGM) 15275 - WD
N3 N4 (N3)
Vol: 0.5K · DMI
15222 15100 (IMT/KJA) 15131 (AGM) 15275 KJA ACC
N13 N4 (N13)
Vol: 0.5K · LOCO NGABANG
14782 14675 (MNA) 14500 (PBI) 14925 EUP ACC
N13 N4 (N13)
Vol: 0.5K · LOCO KEMBAYAN
14772 14525 (MNA) 14400 (PBI) 14825 EUP ACC
N13 N4 (N13)
Vol: 0.2K · LOCO PARINDU
14782 14600 (MNA) 14500 (PBI) 14925 - WD
N14 N4 (N14)
Vol: 2.6K · FOB PALOPO
- - - - - NO BIDDER
Catatan Pasar
  • EUP masih mendominasi pada beberapa titik LOCO
  • Persaingan harga di DMI berlangsung ketat
  • Masih terdapat lokasi tanpa penawaran
👥Sumber: Internal Market CPO
Model
Pematangsiantar

5 Tahun Warga Keluhkan Jalan Rusak Dekat Rumah Dinas Wakil Wali Kota Siantar

5 tahun warga keluhkan jalan rusak dekat rumah dinas wakil wali kota siantar
Jalan KASAD

Pematangsiantar, Sinata.id – Jalan KASAD rusak dan membentuk kubangan. Setidaknya sudah 5 tahun hal itu dikeluhkan warga sekitar. Namun tak kunjung diperbaiki. Padahal, Rumah Dinas Wakil Wali Kota Pematangsiantar, juga ada di jalan tersebut.

Jarak rumah dinas yang saat ini dihuni Wakil Wali Kota Pematangsiantar Herlina, ke titik jalan rusak, sekira 240 meter. Baik rumah dinas maupun jalan rusak, masih berada di wilayah Kelurahan Bukit Sofa, Kecamatan Siantar Sitalasari.

Advertisement

Pantauan Sinata.id, banyak lubang ditemukan pada badan jalan di Jalan KASAD. Bahkan lubang besar berbentuk kubangan, juga ada. Bahkan, di sekitar jalan rusak, tidak jarang terjadi banjir, bila hujan deras turun.

Baca Juga  Jadi Guru Besar, Rektor USI Prof. Dr. Sarintan Damanik Sampaikan Orasi Ilmiah

Hendro (43), warga yang rumah tempat tinggalnya persis di depan kubangan, mengatakan, kondisi jalan rusak telah berulang kali dilaporkan ke kantor lurah dan camat. Namun, hingga saat ini belum ada tindakan perbaikan.

“Sudah lima tahun. Sudah kita laporin juga. Kantor lurah dibelakang ini, camat juga. Mereka tiap hari lewat sini, tapi tidak ada respon,” ucap Hendro, Senin (15/9/2025).

Menurut Hendro, Jalan KASAD alami kerusakan, dampak dari tidak optimalnya fungsi drainase yang ada di bagian lebih tinggi dari lokasi jalan rusak.

Kedalaman drainase sekira 50 centi meter, tidak mampu menampung air hujan, tuturnya. Sehingga air pun meluap dan membanjiri badan jalan. “Kalau drainase dari atas sana tidak diperbaiki, ya sama aja aspal ini bolong terus,” katanya.

Baca Juga  GAMPERA Kritik Truk Gandeng Bebas Melintas di Pusat Kota Pematangsiantar

8 Pengendara Jadi Korban Jalan Rusak

Hendro menyebut, dampak lain dari kerusakan Jalan KASAD, sudah berulang kali dirasakan warga. Setidaknya, peristiwa pengendara sepeda motor terjatuh, sudah ada 8 kali terjadi. “Kalau korbannya ini kurang lebih delapan orang,” tuturnya.

Sebut Hendro, warga sekitar telah berupaya melakukan perbaikan ala kadarnya. Dengan cara menimbun dan menabur batu padas di kubangan. Bahkan sudah 15 pikap batu badas ditabur di sana. Namun upaya seperti itu tidak bertahan lama.

“15 mobil pikap pun sudah pernah untuk menimbun ini. Tapi ya itu tadi, (habis). Ya masalah nya drainase di sana,” tambahnya lagi.

Selain itu, Hendro juga menyebut, dirinya pernah menyampaikan persoalan Jalan KASAD rusak parah ke Anggota DPRD Pematangsiantar dari Partai Gerindra Chairuddin Lubis, yang juga sering disapa Budi, melalui akun media sosial. Namun tidak membuahkan hasil.

Baca Juga  Lapak Relokasi Pedagang Pasar Horas Difasilitasi CCTV, Instalasi Listrik dan Air

Terkait kondisi Jalan KASAD yang rusak, Camat Siantar Sitalasari Syahrul Ramadhan Pane, SH, MH mengatakan, pihaknya telah menindaklanjuti persoalan jalan rusak dengan menyurati Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR).

Lebih lanjut Pane berharap, perbaikan Jalan KASAD dapat direalisasikan pada tahun 2025 ini. “Itu sudah kita suratin ke PUTR, semoga tahun ini bisa diperbaiki,” ucapnya. (SN15)

Advertisement

Komentar

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar di sini