Info Market CPO
🗓 Update: Kamis, 7 Mei 2026 |18:20 WIB |Volume: 0.5K • 0.2K • 1K DMI • LOCO PARINDU • LOCO LUWU
HARGA CPO (WD)
Grade EUP WNI IBP CTR Winner
N5 N4 (N5)
Vol: 0.5K · DMI
15222 15200 (IMT) 15220 (AGM) 15350 - WD
N3 N4 (N3)
Vol: 0.5K · DMI
15222 15200 (IMT) 15220 (AGM) 15350 - WD
N6 N4 (N6)
Vol: 0.2K · LOCO PARINDU
14782 14455 (MNA) 14600 (PBI) 15000 - WD
N6 N4 (N6)
Vol: 0.2K · LOCO PARINDU
15100 14693 14800 15275 - WD
N14 N4 (N14)
Vol: 1K · LOCO LUWU
- - - - - NO BIDDER
Catatan Pasar
  • Harga relatif stabil pada transaksi DMI
  • Selisih harga antar bidder sangat tipis
  • Masih terdapat lokasi tanpa penawaran
👥Sumber: Internal Market CPO
News

14 Kali Beraksi, Spesialis Curanmor Ini Tumbang Saat Pengembangan Kasus

14 kali beraksi, spesialis curanmor ini tumbang saat pengembangan kasus
Pelarian komplotan curanmor berakhir di Sunggal. Seorang pemuda yang telah 14 kali beraksi tumbang ditembak Polsek Medan Timur saat pengembangan kasus. Polisi ungkap jejak kejahatan lintas wilayah. (Ist)

Medan, Sinata.id – Rekam jejak panjang komplotan pencurian sepeda motor akhirnya terhenti. Seorang pemuda yang diduga menjadi spesialis curanmor lintas wilayah tumbang setelah ditembak petugas saat pengembangan kasus di kawasan Jalan Medan–Binjai Kilometer 9, Simpang Sei Mencirim, Kecamatan Sunggal, Kabupaten Deli Serdang.

Unit Reskrim mengamankan dua pelaku yang disebut telah berulang kali meresahkan warga. Salah satu di antaranya, Reza Andi Setiawan (20), terpaksa dilumpuhkan karena melakukan perlawanan aktif. Sementara rekannya, Opik (19), telah lebih dulu diamankan oleh Polsek Sunggal.

Advertisement

Aksi terakhir keduanya diketahui menyasar sepeda motor milik Putri Athiya Harahap (22), warga Kecamatan Medan Timur. Dari hasil pemeriksaan, polisi mendapati fakta mengejutkan: komplotan ini telah beraksi sedikitnya di 14 lokasi berbeda dalam rentang waktu kurang dari satu tahun.

Baca Juga  LeBron James Bersinar, Lakers Unggul 3-0 atas Rockets di Playoff NBA 2026

“Keduanya merupakan pelaku curanmor yang cukup aktif. Saat dilakukan pengembangan untuk mencari barang bukti, salah satu pelaku melawan sehingga petugas mengambil tindakan tegas dan terukur,” ujar Kapolsek Medan Timur Kompol Agus M. Butar-butar, didampingi Kanit Reskrim Iptu Khairul Fajri Lubis, Kamis (22/1/2026).

Kasus ini bermula dari laporan korban yang kehilangan sepeda motor saat diparkir di rumah kos. Kendaraan ditinggal dalam kondisi stang terkunci, namun raib hanya dalam hitungan jam. Laporan itu menjadi pintu masuk pengusutan panjang hingga akhirnya polisi menerima informasi pergerakan pelaku di wilayah Sunggal.

Kolaborasi cepat antar-polsek membuahkan hasil. Kedua terduga berhasil dikejar dan diamankan pada Senin, 19 Januari 2026. Saat pengembangan lanjutan, salah satu pelaku mencoba melawan petugas dan melarikan diri, hingga akhirnya dilumpuhkan.

Baca Juga  Curi Motor di Kafe, Residivis Tiga Kali Masuk Penjara Dilumpuhkan Polisi di Medan

Dalam penindakan tersebut, polisi menyita sejumlah barang yang diduga berkaitan dengan aksi kejahatan, di antaranya dua helai pakaian lengan panjang bermotif, serta dua helm yang kerap digunakan pelaku saat beraksi.

Hasil pemeriksaan mengungkap, pelaku mengakui seluruh perbuatannya dan menyebutkan 14 titik lokasi pencurian yang tersebar di kawasan Medan Timur, termasuk Jalan Gunung Sibayak, Jalan Mustafa, Jalan Ampera, Jalan Sentosa Baru, hingga Alfalah Raya.

Rangkaian lokasi dan waktu kejadian itu memperkuat dugaan bahwa komplotan ini bukan pelaku dadakan, melainkan spesialis pencurian sepeda motor yang telah lama beroperasi.

Kini, kedua pelaku telah diamankan untuk proses hukum lanjutan. Polisi menegaskan pengembangan masih terus dilakukan guna menelusuri kemungkinan adanya jaringan lain serta mengupayakan pengembalian kendaraan milik para korban. [dfb]

Advertisement

Komentar

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar di sini