Jakarta, Sinata.id – Seorang warga Arkansas, Amerika Serikat, mendapatkan kejutan luar biasa tepat di hari Natal.
Pada pengundian Kamis (25/12/2025), ia resmi dinobatkan sebagai pemenang jackpot Powerball senilai 1,817 miliar dollar AS atau setara dengan Rp 30,4 triliun.
Angka fantastis ini tercatat sebagai hadiah lotre terbesar kedua dalam sejarah Amerika Serikat.
Lonjakan penjualan tiket di detik-detik terakhir menjadi pemicu utama meroketnya nilai hadiah hingga melampaui estimasi awal. Meski begitu, peluang untuk memenangkan hadiah utama ini sangatlah tipis, yakni hanya 1 berbanding 292,2 juta.
Opsi Pencairan Hadiah
Pemenang yang beruntung ini dihadapkan pada dua pilihan cara pengambilan hadiah:
- Anuitas: Pembayaran penuh secara bertahap (cicilan) selama 30 tahun.
- Tunai (Lump Sum): Pengambilan langsung dalam satu waktu sebesar 834,9 juta dollar AS (sekitar Rp 13,9 triliun). Perlu dicatat bahwa nominal ini adalah nilai sebelum pemotongan pajak federal dan negara bagian.
Sebagai perbandingan, rekor dunia untuk jackpot lotre masih dipegang oleh warga California pada tahun 2022 dengan total hadiah mencapai 2,04 miliar dollar AS.
Regulasi Ketat Lotre di Amerika Serikat
Lotre di Amerika Serikat bukanlah bisnis swasta, melainkan entitas yang sepenuhnya diatur dan dioperasikan oleh pemerintah negara bagian.
Berikut adalah beberapa poin penting terkait regulasi lotre di sana:
- Tujuan Sosial: Pendapatan yang diperoleh dari penjualan tiket lotre dialokasikan untuk mendanai berbagai program publik dan fasilitas pemerintah.
- Aksesibilitas: Hingga saat ini, lotre beroperasi di 42 negara bagian dan Distrik Columbia. Siapa pun orang dewasa yang berada di wilayah tersebut secara fisik dapat membeli tiket secara legal, tanpa harus menjadi penduduk tetap di sana.
- Aturan Transaksi: Berdasarkan Undang-Undang Lotre Federal, tiket tidak boleh diperjualbelikan melalui telepon atau surat. Sebuah mekanisme lotre baru dianggap sah jika memenuhi tiga unsur utama: pembayaran, peluang, dan hadiah.
- Transparansi: Untuk menjaga kepercayaan publik, pengundian biasanya disiarkan secara langsung di televisi. Pemenang umumnya diberikan batas waktu antara 6 hingga 12 bulan untuk mengklaim hadiah mereka sesuai aturan di masing-masing negara bagian. []









Jadilah yang pertama berkomentar di sini