Selain dugaan afiliasi dengan partai politik, Watchdoc juga mencatat adanya yayasan yang diduga memiliki keterkaitan dengan pebisnis atau sektor swasta sebanyak 18 yayasan, birokrasi pemerintahan 12 yayasan, kelompok relawan atau organisasi pendukung kampanye presiden sembilan yayasan.
Kemudian, individu yang dekat dengan pejabat tujuh yayasan, kalangan militer enam yayasan, mantan penyelenggara negara empat yayasan, pengurus atau pendiri yang pernah tersangkut kasus korupsi tiga yayasan, serta kepolisian dan kejaksaan dua yayasan.
Watchdoc menyebut temuan tersebut sebagai indikasi potensi konflik kepentingan dalam tata kelola Program Makan Bergizi Gratis yang perlu mendapatkan perhatian publik dan pemerintah.
Pendiri Watchdoc, Dandhy Laksono dihubungi ke nomor WhatsApp pada Kamis (4/6/2026), terkait data di infografik tersebut, tidak secara spesifik memberikan jawaban.
Dandhy mengirimkan hasil karya dokumenter Watchdoc terkait dengan persoalan MBG.
Disebutkan dalam pengantar dokumenter, bahwa proyek MBG disinyalir rawan konflik kepentingan.
Karena sejumlah yayasan diduga terafiliasi dengan TNI, Polri, lembaga negara, dan sejumlah ‘orang dekat’ pemerintahan.
Terkait infografik yang dirilis Watchdoc, belum diperoleh pernyataan resmi dari Badan Gizi Nasional (BGN) maupun yayasan-yayasan yang disebut dalam temuan tersebut.
Temuan Watchdoc tidak serta merta menunjukkan adanya pelanggaran hukum, karena afiliasi yang disebut masih memerlukan verifikasi dan klarifikasi lebih lanjut dari pihak terkait. (A08)










Jadilah yang pertama berkomentar di sini