Pematangsiantar, Sinata.id – Sebuah studi yang diterbitkan dalam jurnal American Journal of Hypertension pada Maret 2026 mengungkap bahwa tekanan darah pada usia 30-an dapat menjadi indikator penting untuk memprediksi risiko penyakit kardiovaskular di usia 50-an.
Dilansir dari Hindustan Times, seorang ahli neurologi dari Rumah Sakit Apollo Hyderabad, Dr. Sudhir Kumar, menjelaskan bahwa peningkatan kecil tekanan darah sejak usia muda tidak boleh dianggap sepele.
Ia menyebutkan, setiap kenaikan 10 mmHg pada tekanan darah sistolik berkaitan dengan peningkatan risiko penyakit kardiovaskular sebesar 22 persen. Sementara itu, kenaikan 5 mmHg pada tekanan darah diastolik meningkatkan risiko hingga 20 persen.
Menurutnya, risiko tersebut sudah mulai muncul sejak tekanan darah berada di angka normal, yakni 120/80 mmHg, bukan hanya saat mencapai kategori hipertensi 140/90 mmHg.
“Peningkatan risiko berlangsung sepanjang hidup dan kerusakan pembuluh darah dapat dimulai secara diam-diam sejak usia muda,” ujarnya.
Ia juga menekankan bahwa tekanan darah diastolik pada usia muda memiliki peran penting karena mencerminkan resistensi pembuluh darah dan aktivitas saraf simpatik.
Hasil studi menunjukkan bahwa individu dengan tekanan darah di bawah 120/70 mmHg memiliki risiko terendah terhadap penyakit kardiovaskular dalam jangka panjang.
Hipertensi Kini Ancam Usia Muda
Selama ini, hipertensi identik dengan penyakit pada usia lanjut. Namun, tren terbaru menunjukkan semakin banyak anak muda usia 20 hingga 30 tahun mengalami tekanan darah di atas normal.
Gaya hidup modern menjadi salah satu faktor utama, mulai dari pola makan tinggi garam, stres, hingga kurangnya aktivitas fisik.
Hipertensi bahkan dikenal sebagai silent killer karena sering tidak menunjukkan gejala hingga terjadi komplikasi serius seperti stroke atau serangan jantung.
Faktor Penyebab Utama
Beberapa faktor yang memicu meningkatnya tekanan darah di usia muda antara lain:
Konsumsi makanan tinggi natrium seperti makanan cepat saji
Tingkat stres yang tinggi akibat pekerjaan dan paparan media sosial
Gaya hidup sedentari atau kurang aktivitas fisik
Cara Mencegah Hipertensi Sejak Dini
Untuk menjaga tekanan darah tetap normal, berikut langkah sederhana yang bisa dilakukan:
Mengurangi konsumsi garam dan makanan olahan
Rutin berolahraga minimal 150 menit per minggu
Mengelola stres dengan baik, seperti meditasi atau istirahat dari gawai
Tidur cukup 7–8 jam setiap malam
Pentingnya Pemeriksaan Rutin
Banyak orang merasa sehat karena tidak mengalami gejala. Padahal, satu-satunya cara mengetahui tekanan darah adalah dengan pemeriksaan rutin.
Menjaga tekanan darah tetap stabil sejak usia muda dapat membantu mencegah berbagai penyakit serius di masa depan serta meningkatkan kualitas hidup. (A02)










Jadilah yang pertama berkomentar di sini