Pematangsiantar, Sinata.id – Wali Kota Pematangsiantar, Wesly Silalahi, kembali tidak menghadiri peringatan Hari Buruh Sedunia (May Day) 2026 yang digelar pada Jumat (1/5/2026).
Ini menjadi kali kedua secara berturut-turut sejak menjabat, setelah sebelumnya juga absen pada peringatan May Day 2025.
Ketidakhadiran orang nomor satu di Pemerintah Kota Pematangsiantar tersebut menuai sorotan dari perwakilan serikat pekerja. Dalam sambutannya, Heston Panjaitan menyayangkan absennya Wali Kota maupun anggota legislatif dalam agenda tahunan tersebut.
“Jika kegiatan ini kembali digelar tahun depan, kami berharap wali kota dapat hadir. Jika tidak, kami akan menempuh langkah somasi,” tegas Heston di hadapan peserta peringatan May Day.
Ia menekankan bahwa hubungan antara pengusaha dan pekerja seharusnya bersifat setara dan saling membutuhkan.
“Pengusaha dan pekerja adalah mitra yang sejajar,” ujarnya.
Selain itu, Heston juga mengingatkan para pekerja agar tidak mudah terpengaruh oleh praktik politik uang, terutama menjelang pemilihan umum.
“Kepada rekan-rekan serikat pekerja, jangan mudah terpengaruh politik uang pada pemilu mendatang,” katanya.
Sementara itu, Ketua Panitia May Day 2026, Robert Samosir, menyampaikan bahwa peringatan Hari Buruh merupakan bentuk kepedulian terhadap pekerja serta momentum untuk memperkuat solidaritas antara buruh, pemerintah, dan pemangku kepentingan lainnya. (SN14)









Jadilah yang pertama berkomentar di sini