Info Market CPO
🗓 Update: Selasa, 5 Mei 2026 |14:54 WIB |Volume: 0.5K • 0.3K • 0.2K DMI • LOCO NGABANG • LOCO PARINDU • LOCO KEMBAYAN • LOCO LUWU
HARGA CPO (ACC/WD)
Grade EUP WNI IBP CTR Winner
N5 N4 (N5)
Vol: 0.5K · DMI
15625 15418 15400 - EUP ACC
N3 N4 (N3)
Vol: 0.5K · DMI
15625 15418 15400 - EUP ACC
N13 N4 (N13)
Vol: 0.2K · LOCO NGABANG
15260 14693 14800 15275 - WD
N6 N4 (N6)
Vol: 0.2K · LOCO PARINDU
15100 14693 14800 15275 - WD
N13 N4 (N13)
Vol: 0.3K · LOCO KEMBAYAN
15075 14693 14700 15175 - WD
N14 N4 (N14)
Vol: 0.5K · LOCO LUWU
- - - - - NO BIDDER
Catatan Pasar
  • EUP mendominasi pada transaksi DMI
  • Segmen LOCO masih dalam tekanan harga
  • Belum ada transaksi pada beberapa titik lokasi
👥Sumber: Internal Market CPO
Advertisement
Model
Hiburan

Vidi Aldiano Meninggal Dunia, Ini Profil dan Perjalanan Karier Sang Penyanyi

vidi aldiano meninggal dunia, ini profil dan perjalanan karier sang penyanyi
Penyanyi Vidi Aldiano. (istimewa)

Pematangsiantar, Sinata.id – Dunia hiburan Tanah Air berduka. Penyanyi pop Indonesia Vidi Aldiano dikabarkan meninggal dunia pada Sabtu (7/3/2026) sekitar pukul 16.33 WIB di kediamannya.

Kabar wafatnya pelantun lagu Nuansa Bening itu mengejutkan banyak pihak, terutama para penggemar dan rekan sesama musisi. Selama ini, Vidi dikenal sebagai salah satu solois pria populer di industri musik Indonesia yang memiliki banyak karya hits.

Advertisement

Selain sebagai penyanyi, Vidi juga dikenal sebagai penulis lagu dan pembawa acara yang aktif di berbagai program hiburan.

Profil dan Perjalanan Karier Vidi Aldiano

Vidi lahir di Jakarta pada 29 Maret 1990 dengan nama lengkap Oxavia Aldiano. Ia menempuh pendidikan dasar hingga menengah di lingkungan Yayasan Al-Azhar Jakarta.

Baca juga:Ketua KPAI dan Ketum Fatayat NU Margaret Aliyatul Maimunah Meninggal, Ini Sosoknya

Pendidikan dasarnya ditempuh di SDI Al Azhar 4 Kebayoran Lama pada 1996–2002. Ia kemudian melanjutkan ke SMPI Al Azhar 3 Bintaro pada 2002–2005, dan menyelesaikan pendidikan menengah atas di SMAI Al Azhar 1 Kebayoran Baru pada 2005–2008.

Setelah lulus SMA, Vidi sempat menempuh pendidikan di jurusan Teknik Elektro Universitas Pelita Harapan (UPH). Namun, ia kemudian memutuskan pindah ke jurusan Manajemen dan berhasil menyelesaikan kuliahnya dengan IPK 3,62.

Baca Juga  Golden Globes 2026: Hasil Lengkap Film, TV, dan Musikal Terbaik

Suami dari Sheila Dara Aisha ini memulai karier di industri musik pada 2008 melalui album debut berjudul Pelangi di Malam Hari. Album tersebut langsung menarik perhatian publik berkat lagu-lagu populer seperti “Nuansa Bening” dan “Status Palsu.”

Kesuksesan album perdananya membuat nama Vidi semakin dikenal sebagai penyanyi pop muda berbakat di Indonesia.

Deretan Album Vidi Aldiano

Sepanjang kariernya, Vidi merilis sejumlah album yang mendapat sambutan baik dari pecinta musik Tanah Air, di antaranya Pelangi di Malam Hari (2008), Lelaki Pilihan (2009), Yang Kedua (2011), Persona (2016), dan Senandika (2022).

Album Persona yang dirilis pada 2016 menjadi salah satu pencapaian penting dalam kariernya. Album tersebut berisi 10 lagu, terdiri dari tujuh lagu baru, dua lagu aransemen ulang, dan satu lagu versi akapela.

Baca juga:Eric Dane Meninggal Dunia di Usia 53 Tahun Akibat ALS

Album ini bahkan berhasil meraih Triple Platinum setelah penjualan fisiknya menembus lebih dari 250 ribu keping pada Januari 2017.

Dalam proses produksinya, Vidi berkolaborasi dengan tim Laleilmanino dan melakukan proses mastering di Abbey Road Studios, London.

Baca Juga  Vidi Aldiano Meninggal Dunia, Kenali Kanker Ginjal dan Gejalanya

Pada 2022, Vidi kembali merilis album Senandika. Album ini sempat tertunda karena pandemi serta perjuangan Vidi menghadapi penyakit yang dideritanya.

Album tersebut memuat 10 lagu yang merefleksikan perjalanan hidupnya sejak 2018. Beberapa lagu menggambarkan perjuangannya melawan penyakit, seperti “Bertahan Lewati Senja,” serta kisah cintanya kepada sang istri dalam lagu “Dara.”

Selain aktif sebagai penyanyi, Vidi juga sering tampil sebagai pembawa acara televisi dan terlibat dalam berbagai proyek hiburan.

Perjuangan Melawan Kanker Ginjal

Pada 2019, Vidi mengungkapkan bahwa dirinya didiagnosis kanker ginjal. Sejak saat itu, ia menjalani berbagai pengobatan, termasuk operasi dan perawatan medis di luar negeri.

Baca juga:Jung Eun-woo Meninggal di Usia 40 Tahun, Pesan Instagram Sehari Sebelumnya Picu Tanda Tanya

Kondisi kesehatan tersebut membuatnya sempat mengurangi aktivitas di dunia hiburan untuk fokus pada proses pemulihan.

Meski menghadapi tantangan kesehatan yang berat, Vidi tetap berusaha berkarya dan menjaga komunikasi dengan para penggemarnya melalui berbagai platform media sosial.

Ucapan Duka dari Rekan Selebritas

Kabar meninggalnya Vidi pertama kali ramai beredar di media sosial setelah sejumlah tokoh dan musisi menyampaikan ucapan belasungkawa.

Baca Juga  Minum Jamu Usai Obat Perlu Jeda, Ini Penjelasan dan Risikonya

Pembawa acara dan kreator konten Deddy Corbuzier turut mengungkapkan rasa dukanya melalui akun Instagram pribadinya.

Ia mengunggah ilustrasi hati retak dengan latar hitam disertai pesan emosional.

“My heart is broken. Badly broken. You gone too soon… Beautiful soul… Vidi Aldiano.”

Dalam keterangan unggahannya, Deddy juga menuliskan pesan penyesalan.

“I hate myself for not knowing you longer than I should.”

Unggahan tersebut langsung menarik perhatian warganet dan dibanjiri ribuan komentar.

Selain Deddy Corbuzier, sejumlah tokoh publik dan musisi seperti Andi Rianto dan Adib Hidayat juga menyampaikan belasungkawa atas kepergian penyanyi tersebut.

Baca juga:Vokalis Romi & The Jahats Meninggal Dunia, Ini Profilnya

Meninggalkan Duka Mendalam

Vidi dikenal sebagai salah satu penyanyi pop Indonesia yang memulai karier sejak akhir 2000-an dan berhasil mempertahankan eksistensinya di industri musik hingga kini.

Beberapa lagu populernya seperti “Nuansa Bening,” “Status Palsu,” dan “Cinta Jangan Kau Pergi” masih sering diputar dan dikenang oleh para penggemar.

Kepergian Vidi meninggalkan duka mendalam bagi keluarga, sahabat, rekan musisi, serta para penggemarnya di seluruh Indonesia. (A02)

 

Advertisement

Komentar

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar di sini