Info Market CPO
🗓 Update: Kamis, 04 Juni 2026 |17:08 WIB |Volume: 0.5K • 0.5K • 0.5K • 0.5K • 0.5K • 0.5K DMI • BLW • FOB TDUKU • FRC TBAYUR • FRC PLMBG • LOCO LUWU
HARGA CPO (ACC/WD)
Grade EUP WNI IBP CTR Winner
MERANTI7 N4 (MERANTI7)
Vol: 0.5K · DMI
15025 (AGM) 15010 (IBP) 14921 (EUP) 15075 AGM ACC
N4 N4 (N4)
Vol: 0.5K · BLW
15025 (ARM) 15010 (MM) 14951 (EOP) 15075 ARM ACC
N6 N4 (N6)
Vol: 0.5K · FOB TDUKU
14825 (AGM) 14785 (MM) 14736 (PRISCOLIN) 14875 AGM ACC
N6 N4 (N6)
Vol: 0.5K · FRC TBAYUR
14880 (WIRA) 14759 (WNI) 8000 (PRCW) 14945 WIRA ACC
N7 N4 (N7)
Vol: 0.5K · FRC PLMBG
14875 (AGM) 14860 (MM) 14771 (PRISCOLIN) 14925 AGM ACC
N14 N4 (N14)
Vol: 0.5K · LOCO LUWU
- - - - NO BIDDER
Catatan Pasar
  • Tender PTPN didominasi transaksi ACC dengan persaingan harga yang cukup ketat antar bidder. AGM memenangkan tender DMI, FOB TDUKU, dan FRC PLMBG, sementara ARM unggul di BLW dan WIRA memenangkan tender FRC TBAYUR. Tender LOCO LUWU belum terdapat bidder.
👥Sumber: Internal Market CPO
Model
Religi

Tuhan Melihat Hati, Bukan Kekayaan: Pesan Iman dari 1 Samuel 16:7 untuk Kehidupan Masa Kini

tuhan melihat hati, bukan kekayaan: pesan iman dari 1 samuel 16:7 untuk kehidupan masa kini
Tuhan Melihat Hati, Bukan Kekayaan: Pesan Iman dari 1 Samuel 16:7 untuk Kehidupan Masa Kini

Oleh: Kolom Rohani

Di tengah kehidupan modern yang sering menilai seseorang dari harta, jabatan, dan popularitas, firman Tuhan mengingatkan bahwa ukuran tersebut tidak berlaku di hadapan-Nya. Alkitab mencatat bahwa Tuhan tidak menilai manusia berdasarkan penampilan luar, melainkan dari hati yang tulus dan kehidupan yang berserah kepada-Nya.

Advertisement

Pesan ini tercermin dalam 1 Samuel 16:7, ketika Tuhan menegur Samuel agar tidak menilai seseorang dari paras atau postur tubuh. Firman itu menegaskan bahwa manusia cenderung melihat apa yang tampak di mata, tetapi Tuhan menilai hati yang terdalam. Prinsip ini menunjukkan bahwa standar ilahi berbeda dengan standar dunia.

Dalam realitas kehidupan, tidak sedikit orang mengejar kekayaan, kekuasaan, dan status sosial sebagai ukuran keberhasilan. Namun, firman Tuhan menegaskan bahwa nilai sejati manusia bukan terletak pada apa yang dimiliki, melainkan pada sikap hati yang bertobat, rendah hati, dan setia menyembah-Nya. Tuhan berkenan kepada mereka yang sungguh-sungguh mencari wajah-Nya, bukan sekadar mengejar pengakuan manusia.

Baca Juga  Hamba Tuhan Tetap Setia Melayani Meski Dalam Sakit dan Kekurangan Obat

Pertobatan yang sejati merupakan titik awal perubahan hidup. Hati yang mau mengakui kesalahan, bersyukur atas pengampunan Tuhan, dan hidup dalam ketaatan adalah dasar dari hubungan yang benar dengan Sang Pencipta. Dalam pandangan Tuhan, hati yang bersih dan hidup yang setia jauh lebih berharga daripada segala kemewahan dunia.

Pesan ini menjadi pengingat bagi masyarakat luas agar tidak terjebak dalam penilaian duniawi. Kehidupan yang berkenan di hadapan Tuhan dimulai dari hati yang tulus, penuh syukur, dan berserah sepenuhnya kepada-Nya.

Pada akhirnya, firman Tuhan menegaskan bahwa kemuliaan hidup tidak ditentukan oleh apa yang terlihat di mata manusia, melainkan oleh hati yang bertobat dan setia kepada Tuhan, sebab Dia melihat dan menilai kedalaman hati setiap orang.

Baca Juga  Makna Perlindungan Tuhan di Tengah Kecelakaan: Refleksi Mazmur 121:7 tentang Pemeliharaan Ilahi

Tuhan Yesus memberkati. (A27)

Advertisement

Komentar

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar di sini