Info Market CPO
🗓 Update: Senin, 4 Mei 2026 |15:05 WIB |Volume: 0.5K • 0.3K • 0.2K DMI • FOB TDUKU • LOCO PARINDU • LOCO KEMBAYAN • LOCO NGABANG • LOCO LUWU
HARGA CPO (ACC/WD)
Grade EUP WNI IBP CTR Winner
N5 N4 (N5)
Vol: 0.5K · DMI
15400 15297 (PAA) 15300 (AGM) 15415 EUP ACC
N3 N4 (N3)
Vol: 0.5K · DMI
15400 15297 (PAA) 15300 (AGM) 15145 EUP ACC
N6 N4 (N6)
Vol: 0.5K · FOB TDUKU
15198 (PRISCOLIN) 15097 (PAA) 15100 (AGM) 15215 PRISCOLIN ACC
N6 N4 (N6)
Vol: 0.2K · LOCO PARINDU
14875 14589 (MNA) 14700 (PBI) 15065 - WD
N13 N4 (N13)
Vol: 0.3K · LOCO KEMBAYAN
14850 14589 (MNA) 14600 (PBI) 14965 - WD
N13 N4 (N13)
Vol: 0.2K · LOCO NGABANG
15035 14589 (MNA) 14700 (PBI) 15065 - WD
N14 N4 (N14)
Vol: 0.5K · LOCO LUWU
- - - - - NO BIDDER
Catatan Pasar
  • EUP mendominasi pada transaksi DMI
  • PRISCOLIN unggul pada FOB TDUKU
  • Segmen LOCO masih cenderung melemah dan belum merata
👥Sumber: Internal Market CPO
Advertisement
Model
Hukum & Peristiwa

Tragis! Pria Hilang di Sungai Lae Une Ditemukan Tak Bernyawa Setelah 8 Hari

tragis! pria hilang di sungai lae une ditemukan tak bernyawa setelah 8 hari
Proses pencarian jasad korban yang hilang di Sungai Lae Une. (polrespakpakbharat) - Salin

Pakpak Bharat, Sinata.id — Upaya pencarian selama delapan hari terhadap seorang pria yang dilaporkan hilang di aliran Sungai Lae Une, Kabupaten Pakpak Bharat, akhirnya membuahkan hasil.

Korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia pada Kamis (2/4/2026) sekitar pukul 09.00 WIB.

Advertisement

Korban diketahui bernama Robert Sinamo (50), seorang petani yang berdomisili di Dusun Sukaramai, Kecamatan Kerajaan. Ia diduga terpeleset dan jatuh ke sungai hingga akhirnya hilang.

Jasad korban ditemukan oleh warga di aliran Sungai Lae Une, tepatnya di wilayah Desa Kecupak I, Kecamatan Pergetteng-getteng Sengkut. Penemuan tersebut kemudian dilaporkan kepada aparat kepolisian setempat.

Menindaklanjuti laporan itu, jajaran Polres Pakpak Bharat langsung berkoordinasi dengan berbagai pihak untuk melakukan proses evakuasi. Tim yang terlibat terdiri dari personel kepolisian, tim SAR, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), pemerintah desa, serta masyarakat sekitar.

Baca Juga  Polres Simalungun Dampingi Terlapor Penganiayaan ke RSJ, Utamakan Aspek Kemanusiaan

Proses evakuasi dilakukan di lokasi kejadian dan disaksikan oleh pihak keluarga korban. Setelah jenazah berhasil diangkat dari sungai, aparat kepolisian sempat mengupayakan pemeriksaan medis guna memastikan penyebab kematian.

Namun, pihak keluarga menolak dilakukan visum maupun autopsi. Penolakan tersebut didasari kondisi jenazah yang telah mengalami pembusukan serta keinginan keluarga untuk segera melaksanakan prosesi pemakaman.

Keluarga korban juga menyatakan menerima peristiwa tersebut sebagai musibah dan tidak mengajukan keberatan atas penyebab kematian.

Selanjutnya, jenazah diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan. Proses penyerahan dilakukan di lokasi dengan disaksikan oleh tim SAR, BPBD, pemerintah desa, serta warga setempat.

Peristiwa ini menjadi pengingat bagi masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan saat beraktivitas di sekitar aliran sungai, terutama dalam kondisi yang berpotensi membahayakan. (SN8)

Baca Juga  Pria di Pakpak Bharat Ditangkap, Polisi Temukan Sabu di Saku Bajunya

 

Advertisement

Komentar

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar di sini