Info Market CPO
🗓 Update: Rabu, 13 Mei 2026 |18:41 WIB |Volume: 0.5K • 0.5K • 0.2K • 2.6K DMI • DMI • LOCO PARINDU • FOB PALOPO
HARGA CPO (ACC/WD)
Grade EUP WNI IBP CTR Winner
N5 N4 (N5)
Vol: 0.5K · DMI
14975 14918 (AGM) 14907 (PAA) 15100 EUP ACC
N3 N4 (N3)
Vol: 0.5K · DMI
14975 14918 (AGM) 14907 (PAA) 15100 EUP ACC
N13 N4 (N13)
Vol: 0.2K · LOCO PARINDU
14535 14399 (MNA) 14400 (PBI) 14750 - WD
N14 N4 (N14)
Vol: 2.6K · FOB PALOPO
- - - - - NO BIDDER
Catatan Pasar
  • EUP mendominasi transaksi DMI Persaingan harga masih cukup kompetitif antar bidder Tender LOCO PARINDU berakhir WD Tender FOB PALOPO belum terdapat bidder
👥Sumber: Internal Market CPO
Model
Nasional

Tragedi Kebakaran Panti Jompo, Anggota DPR RI Minta Usut Tuntas

anggota komisi viii dpr ri, aprozi alam, menyatakan belasungkawa mendalam atas meninggalnya 16 warga lanjut usia akibat kebakaran panti jompo di kota manado.
Kebakaran Panti Jompo

Jakarta, Sinata.id — Anggota Komisi VIII DPR RI, Aprozi Alam, menyatakan belasungkawa mendalam atas meninggalnya 16 warga lanjut usia akibat kebakaran panti jompo di Kota Manado.

Ia menegaskan insiden tersebut adalah tragedi kemanusiaan yang harus diusut secara serius dan tidak boleh berakhir tanpa kejelasan tanggung jawab.

Advertisement

Aprozi mendesak aparat penegak hukum, khususnya kepolisian, untuk melakukan penyelidikan komprehensif, profesional, dan terbuka guna mengungkap penyebab kebakaran.

Menurutnya, proses hukum perlu memastikan apakah terdapat unsur kelalaian atau pelanggaran terhadap standar keselamatan yang berujung pada jatuhnya korban jiwa.

“Penegakan hukum yang berkeadilan sangat penting, bukan hanya demi keadilan bagi korban dan keluarga, tetapi juga sebagai pelajaran agar kejadian serupa tidak terulang,” ujar Aprozi pada keterangan persnya, Rabu (31/12/2025).

Baca Juga  Sumatra dan Kalimantan Paling Rawan Karhutla, BNPB Perkuat Pencegahan

Di luar aspek hukum, politisi Fraksi Partai Golkar itu juga mendorong Kementerian Sosial bersama pemerintah daerah untuk segera melakukan evaluasi menyeluruh terhadap regulasi, perizinan, serta standar keamanan seluruh panti jompo.

Evaluasi tersebut mencakup perlindungan keselamatan lansia, sistem pencegahan kebakaran, kesiapan tenaga pengelola, hingga prosedur evakuasi darurat.

Aprozi menilai tragedi di Manado menjadi peringatan keras bahwa niat baik dalam pelayanan sosial tidak akan cukup tanpa sistem yang kokoh dan standar keselamatan yang tegas. Lansia merupakan kelompok rentan yang sepenuhnya bergantung pada negara dan pengelola panti dalam menjamin keselamatan hidup mereka.

“Negara tidak boleh hanya bereaksi setelah korban berjatuhan. Pencegahan harus menjadi fokus utama melalui regulasi yang jelas, pengawasan berkelanjutan, dan penegakan hukum yang tegas,” katanya.

Baca Juga  Ingat! Mudik Gratis Naik Kapal Perang TNI AL Mulai 16 Maret Ini

Ia menegaskan, wafatnya para lansia dalam peristiwa ini adalah duka bersama sekaligus alarm bagi semua pihak.

Aprozi meminta negara hadir secara nyata untuk memastikan setiap panti jompo benar-benar menjadi tempat yang aman dan layak bagi para lansia, bukan justru membahayakan keselamatan mereka. (*)

Sumber: Parlementaria

Advertisement

Komentar

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar di sini