Dalam proses pencarian, dua korban selamat yakni R.S. dan J.A. ikut membantu tim SAR gabungan dengan memberikan informasi jalur pendakian dan titik terakhir keberadaan para korban sebelum erupsi terjadi.
Operasi pencarian sempat dihentikan sementara karena adanya potensi lontaran lava pijar hingga radius 1,5 kilometer dari kawah gunung.
Setelah kondisi dinilai lebih aman, pencarian kembali dilanjutkan dengan membagi tim ke dua lokasi berbeda.
Tim pertama yang dipimpin Kepala Pelaksana BPBD Halmahera Utara menyisir jalur menuju puncak gunung dan menggunakan drone untuk pemantauan udara.
Tim tersebut dilaporkan berada sekitar 500 meter dari puncak.
Sementara tim kedua melakukan pencarian di area aliran sungai dekat kawasan puncak yang diduga menjadi lokasi pergerakan korban.
Operasi penanganan darurat melibatkan Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan, BPBD, TNI, Polri, tenaga medis, relawan, dan Pos Pengamatan Gunung Api Dukono.
Badan Nasional Penanggulangan Bencana mengimbau masyarakat dan wisatawan untuk tidak melakukan aktivitas pendakian di kawasan Gunung Dukono selama aktivitas vulkanik masih meningkat. (A08)










Jadilah yang pertama berkomentar di sini