Samosir, Sinata.id – Tiga destinasi wisata unggulan di Pulau Samosir menjadi magnet utama kunjungan wisatawan selama libur Idulfitri 2026. Ketiga lokasi tersebut yakni Air Mancur Menari, Panorama Tele, dan Bukit Sibea-bea yang dipadati pengunjung dari berbagai daerah.
Salah satu yang paling menyita perhatian adalah Air Mancur Menari yang tampil memukau pada malam hari. Semburan air yang menari mengikuti irama musik, dipadukan dengan permainan cahaya warna-warni, menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan. Tak sedikit pengunjung yang mengabadikan momen tersebut menggunakan ponsel mereka, menciptakan suasana meriah dan penuh antusiasme.
Selain itu, Panorama Tele juga menjadi favorit karena menyuguhkan pemandangan Danau Toba dari ketinggian. Lokasi ini kerap dipadati wisatawan yang ingin menikmati keindahan alam sekaligus berburu spot foto terbaik. Sementara itu, Bukit Sibea-bea yang terkenal dengan patung Yesus yang megah juga menjadi destinasi religi sekaligus wisata alam yang banyak dikunjungi.
Hal tersebut disampaikan Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Samosir, Tetti Naibaho, kepada Sinata.id, Rabu (25/3/2026).
“Air Mancur Menari, Panorama Tele, Bukit Sibea-bea,” ujar Tetti melalui pesan singkat WhatsApp.
Ia menjelaskan, hingga saat ini pihaknya masih melakukan pendataan jumlah kunjungan wisatawan secara keseluruhan. Data resmi akan diumumkan kepada publik pada Senin (30/3/2026), mengingat arus wisatawan yang masih terus meningkat selama masa libur Lebaran.
Meski demikian, secara umum jumlah wisatawan yang berkunjung ke Pulau Samosir diperkirakan mencapai antara 6.000 hingga 10.000 orang per hari. Lonjakan ini menunjukkan tingginya minat masyarakat untuk berlibur ke kawasan Danau Toba, khususnya Pulau Samosir, yang dikenal memiliki beragam destinasi unggulan.
Kunjungan wisatawan tersebut tercatat berlangsung sejak Kamis (18/3/2026) hingga Selasa (24/3/2026), dengan tren peningkatan signifikan terutama pada akhir pekan dan puncak arus libur Idulfitri.
“Akan kami publish Senin tanggal 30 Maret ya, karena masih ramai wisatawan,” tuturnya.
Pemerintah Kabupaten Samosir juga terus berupaya meningkatkan pelayanan dan kenyamanan bagi wisatawan, termasuk pengelolaan destinasi, kebersihan, serta pengaturan arus lalu lintas di kawasan wisata. Diharapkan, momentum libur Lebaran ini dapat mendorong sektor pariwisata daerah sekaligus memberikan dampak positif bagi perekonomian masyarakat setempat. (SN14)









Jadilah yang pertama berkomentar di sini